Breaking News
light_mode

Pertanian Modern Jadi Strategi Lampung Tingkatkan Hasil Panen Petani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur Jihan Nurlela menegaskan pentingnya penerapan teknologi dan modernisasi dalam memajukan sektor pertanian daerah guna meningkatkan pendapatan petani.

Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat melaksanakan Gerakan Tanam Padi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) serentak seluruh Indonesia, di Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat, Rabu (30/9/2026).

Wagub Jihan memaparkan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Provinsi Lampung. Dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah yang menembus lebih dari Rp500 triliun, hampir 28 persen disokong oleh sektor pertanian, dengan serapan tenaga kerja mencapai 44 persen populasi.

“44 persen masyarakat kita yang bekerja di bidang pertanian, perikanan, dan hortikultura. Maka kalau ini jadi fokus perhatian kita di Provinsi Lampung, fokus kesejahteraannya, fokus produktivitas pertaniannya, maka insya Allah Lampung akan semakin maju dan juga semakin sejahtera pula,” ujar Wagub Jihan.

Wagub selanjutnya menjelaskan bahwa adopsi sistem modern PM-AAS tidak boleh hanya dimaknai sebatas pemanfaatan alat mekanisasi baru. Esensi utamanya adalah menciptakan efisiensi beban produksi sekaligus memperbesar keuntungan para petani.

“Pentingnya Pertanian Modern Advanced Agriculture System atau PM-AAS ini menjadi salah satu instrumen modernisasi pertanian yang tidak boleh dimaknai sekadar menghadirkan mesin atau teknologi baru ke sawah, tetapi lebih dari itu bagaimana efisiensi cost pertanian, produktivitasnya meningkat, dan tentu ada margin yang lebih besar lagi untuk dapat diuntungkan oleh petani para petani kita,” jelasnya.

Wagub juga membeberkan keberhasilan percontohan PM-AAS di Kabupaten Lampung Tengah seluas 100 hektare yang dikelola 77 petani dan berhasil mencatatkan hasil panen mencapai 11,2 ton per hektare. Selain itu, secara agregat pada tahun sebelumnya Lampung memproduksi 3,2 juta ton padi yang menempatkan provinsi ini dalam posisi surplus beras secara nasional.

Guna menjaga stabilitas ekosistem pangan dari hulu ke hilir, Pemerintah Provinsi Lampung terus menyalurkan intervensi program, mulai dari pemberian pupuk hayati cair untuk menjaga kesuburan tanah, penyediaan mesin pengering gabah (bed dryer), hingga penguatan peran BUMDes dan koperasi desa dalam memangkas rantai tata niaga panen.

“Dengan ekosistem seperti ini tentu saja petani memiliki lebih banyak pilihan ke depannya dalam mengelola hasil pertanian. Saya berharap bantuan dan kegiatan hari ini menjadi bagian dari proses peningkatan produktivitas kesejahteraan petani, khususnya di Kota Metro dan seluruh Provinsi Lampung,” pungkas Wagub Jihan.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Hubungan Kelembagaan, Regulasi, dan Reformasi Birokrasi Tin Latifah mengungkapkan bahwa akselerasi swasembada pangan yang telah berhasil diraih harus terus dijaga keberlanjutannya secara konsisten.

“Bapak Presiden kan maunya kita swasembada pangan. Waktu itu swasembada pangannya 4 tahun, ternyata dipersingkat menjadi 3 tahun, terus dipersingkat lagi menjadi 1 tahun. Alhamdulillah itu tercapai,” ujar Tin Latifah.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi nyata di lapangan antara petani, penyuluh, dan jajaran pemerintah daerah. Namun, memasuki tahun 2026, tantangan iklim ekstrem menuntut adanya lompatan inovasi agar produktivitas gabah tidak mengalami kemandekan.

“Produktivitas padi kita dari tahun 2010 itu stagnan di angka 5 ya, 5 ton, 5,1, 5,2, terakhir 5,3. Kita harus punya lompatan teknologi, kita harus berpikir di luar yang kebiasaannya. Nah, ini PM-AAS sudah dicoba di beberapa provinsi, memang rata-ratanya semua di atas 10 ton. Kemarin di Lampung Tengah ada yang 12 ton, ada yang 11 ton, ada yang 10 ton ya, rata-ratanya 11 koma sekian. Jadi ini bukan angan-angan, ini sudah terealisasi,” jelasnya.

Terkait dengan target internasional, Tin Latifah memaparkan bahwa Food and Agriculture Organization (FAO) memprediksi produksi beras Indonesia pada 2026 berpotensi mencapai 38,6 juta ton dan masuk jajaran empat besar dunia. Melalui implementasi PM-AAS seluas 1 juta hektare secara nasional di tahun 2026 dan 3 juta hektare pada 2027, rata-rata produktivitas nasional diharapkan mampu terdongkrak secara signifikan.

Khusus di Provinsi Lampung, program PM-AAS dialokasikan seluas 35.100 hektare, dengan target awal pertanaman bulan September sebesar 2.500 hektare yang terus dikejar hingga akhir tahun.

Tin Latifah kemudian mengungkapkan bahwa kondisi cadangan beras nasional saat ini sangat kokoh.

“Selama 10 bulan ke depan insya Allah stok beras masih aman. Ketika stok kita aman, Indonesia tidak melakukan impor beras dan dampaknya harga beras nasional langsung turun. Artinya apa, kita tuh pasar terbesar. Makanya Pak Presiden melalui Bapak Menteri, kedaulatan pangan, ketersediaan pangan harus bisa kita penuhi secara mandiri,” paparnya.

Ia juga menekankan bahwa percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) pada September menjadi momentum krusial penentu kebijakan pangan kedepan. Padi yang ditanam pada akhir musim tanam ini diproyeksikan panen pada Desember hingga Januari, sehingga ketersediaan stok dalam negeri tercukupi secara mandiri tanpa memerlukan opsi impor di tahun 2027.

Guna menjamin kelancaran program PM-AAS, Kementan bersama Pemprov Lampung turut menginstruksikan pengawalan ketat terhadap ketersediaan air irigasi bersama BBWS, keandalan listrik bagi modernisasi pertanian melalui PLN, serta kepastian distribusi pupuk bersubsidi bersama PT Pupuk Indonesia agar tidak terjadi keterlambatan di tingkat petani. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lampung Siapkan Sentra Bioetanol, Dari Potensi Pertanian Menuju Kemandirian Energi

    Lampung Siapkan Sentra Bioetanol, Dari Potensi Pertanian Menuju Kemandirian Energi

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PROVINSI Lampung mulai memperkuat langkah menuju pengembangan ekosistem bioetanol nasional melalui pembangunan Bioethanol Development Center di Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Pusat pengembangan tersebut diluncurkan pada Senin (14/9/2026) dan menjadi bagian dari upaya menghubungkan potensi sektor pertanian Lampung dengan pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa. Program ini melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, […]

  • PLN ULP Bandar Jaya Perkuat K3, Pastikan Keselamatan Kerja Jelang Hari Buruh

    PLN ULP Bandar Jaya Perkuat K3, Pastikan Keselamatan Kerja Jelang Hari Buruh

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – BANDAR Jaya, 20 April 2026, menjelang peringatan Hari Buruh, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bandar Jaya memperkuat komitmennya dalam perlindungan tenaga kerja melalui penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengecekan serta penyediaan alat pelindung diri (APD) bagi seluruh personel, khususnya petugas lapangan yang berhadapan langsung […]

  • Menata Masa Depan Lewat Ekonomi Syariah

    Menata Masa Depan Lewat Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung terus memperkuat fondasi ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Langkah tersebut diwujudkan melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2027 yang dibahas dalam Rapat Koordinasi Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Ruang […]

  • Resmikan Kampus UM Jakarta, Wagub Jihan Tegaskan Pentingnya Sinergi Antara Pemda dan Perguruan Tinggi

    Resmikan Kampus UM Jakarta, Wagub Jihan Tegaskan Pentingnya Sinergi Antara Pemda dan Perguruan Tinggi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (28/4/2026). Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Ia […]

  • Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Ketapang–Negara Ratu, 93 Persen Jalan Provinsi di Lampura Berstatus Mantap

    Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Ketapang–Negara Ratu, 93 Persen Jalan Provinsi di Lampura Berstatus Mantap

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau progres penanganan dan perbaikan jalan provinsi pada ruas Ketapang–Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, Senin (28/9/2026). Ruas jalan tersebut mendapat penanganan dengan anggaran sebesar Rp6,8 miliar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lampung Utara. Gubernur Rahmat […]

  • DPRD Lampung Dukung Perluasan QRIS TAP dan SMART BRT ITERA untuk Percepat Transformasi Digital

    DPRD Lampung Dukung Perluasan QRIS TAP dan SMART BRT ITERA untuk Percepat Transformasi Digital

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — ANGGOTA Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Diah Dharma Yanti, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Kick-Off SIGER FEST 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Kuliah Umum 2 Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Kamis (18/6/2026). Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung […]

expand_less