Gubernur Lampung Lepas Jemaah Haji Kloter 7 Asal Bandar Lampung, Tekankan Makna Spiritual dan Kebersamaan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Pelepasan jemaah haji kloter 7. Foto: Ist
PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 7 asal Bandar Lampung di Gedung Madinatul Hujjaz, Asrama Haji Indonesia Rajabasa, Minggu (26/4/2026).
Pelepasan ini menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi bagi jemaah asal Provinsi Lampung, sekaligus wujud perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Lampung kepada para calon tamu Allah yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
Tahun ini, Provinsi Lampung memberangkatkan sebanyak 5.869 jemaah yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter), masing-masing berjumlah 445 orang. Khusus Kloter 7, total jemaah yang diberangkatkan sebanyak 445 orang, terdiri dari 441 jemaah dan 4 petugas pendamping.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan nikmat sekaligus panggilan istimewa dari Allah SWT yang patut disyukuri, mengingat tingginya minat masyarakat serta panjangnya masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia.
“Ibadah haji adalah panggilan Allah. Banyak yang mendaftar dan menunggu bertahun-tahun, tetapi tidak semua diberi kesempatan. Bapak dan Ibu yang hari ini berangkat adalah orang-orang pilihan yang dipanggil menjadi tamu-Nya,” ujar Gubernur.
Ia menegaskan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesabaran, keikhlasan, ketundukan, dan kekhusyukan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.
“Haji bukan hanya tentang melihat Makkah, Ka’bah, atau berziarah ke makam Nabi. Ini adalah perjalanan jiwa—untuk menundukkan ego, membersihkan diri, dan mendekatkan diri sepenuhnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pesannya.
Gubernur juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan pelaksanaan ibadah wajib selama berada di Tanah Suci.
Ia menekankan pentingnya solidaritas antarsesama jemaah, saling membantu dan mengingatkan, mengingat seluruh rangkaian ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung turut memberikan dana tali asih sebesar Rp1 juta kepada setiap jemaah asal Lampung sebagai bentuk perhatian dan dukungan, yang diharapkan dapat membantu kenyamanan selama menjalankan ibadah.
Sebagai penutup, Gubernur menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar mendoakan Provinsi Lampung di Tanah Suci, demi keberkahan, kemajuan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta masa depan generasi muda.
“Saya titip doa untuk Lampung. Semoga daerah kita diberi keberkahan, masyarakatnya sejahtera, generasi mudanya membanggakan, dan Lampung terus maju menuju Indonesia Emas,” tutupnya.
Melalui pelepasan Kloter 7 ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, diberikan kesehatan dan keselamatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. (*)
- Penulis: Redaksi