Breaking News
light_mode

Gubernur Mirza Tekankan Digitalisasi untuk Tingkatkan PAD dan Pelayanan Publik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

Foto : Dok Adpim

PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Lampung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin (25/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan digitalisasi pelayanan publik melalui penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Dalam arahannya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa struktur ekonomi Lampung masih didominasi sektor primer seperti pertanian, perkebunan, dan kehutanan yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sektor primer menyerap hampir dua juta tenaga kerja dan menjadi sumber penghidupan bagi sekitar enam hingga tujuh juta masyarakat Lampung,” ujarnya.

Menurutnya, nilai komoditas sektor primer di Lampung diperkirakan mencapai hampir Rp150 triliun, dengan perputaran uang sepanjang 2025 mencapai Rp528 triliun. Namun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperoleh baru berkisar Rp8,5 triliun hingga Rp10 triliun atau belum mencapai lima persen dari total aktivitas ekonomi daerah.

“Masyarakat menginginkan fasilitas publik yang lebih baik, mulai dari sekolah, jalan, hingga pusat pelayanan ekonomi. Namun, kemampuan fiskal daerah masih terbatas,” katanya.

Gubernur Mirza menilai belum optimalnya digitalisasi transaksi daerah menjadi salah satu penyebab rendahnya PAD karena masih adanya potensi kebocoran pendapatan.

Ia mencontohkan sektor pariwisata Lampung pada 2024 yang mencatat 27 juta wisatawan dengan perputaran ekonomi mencapai Rp55,5 triliun. Dari angka tersebut, potensi tambahan pajak PB1 diperkirakan mencapai Rp1,6 triliun, sementara realisasi penerimaan pajaknya masih di bawah Rp700 miliar.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung tengah mengembangkan super app “Lampung-In” yang akan mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah, mulai dari pembayaran PAD dan pajak daerah, layanan Samsat, hingga sistem pelaporan masyarakat.

“Selain meningkatkan pendapatan daerah, digitalisasi juga diharapkan mampu mempercepat pelayanan publik dan respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat,” ujarnya.

Mirza menambahkan, birokrasi yang panjang selama ini membuat laporan masyarakat kepada organisasi perangkat daerah (OPD) kerap membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk ditindaklanjuti.

“ETPD bukan sekadar mengubah transaksi menjadi digital, tetapi juga membangun transparansi dan integritas tata kelola keuangan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan HLM TP2DD menjadi momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi pembangunan daerah melalui sinkronisasi peta jalan dan rencana aksi ETPD di Lampung.

“Hari ini kita berdiskusi tentang bagaimana membuat pelayanan publik menjadi lebih cepat, tepat sasaran, bermanfaat, dan bersih dari korupsi. Tujuan utama pemanfaatan teknologi adalah menghadirkan manfaat nyata yang dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujar Jihan.

Menurutnya, transformasi digital merupakan langkah strategis untuk membangun tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.

Meski demikian, Jihan mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, mulai dari kebiasaan masyarakat menggunakan uang tunai hingga keterbatasan infrastruktur internet dan fasilitas digital di sejumlah wilayah.

“Pertemuan ini penting agar seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung dapat bergerak bersama demi menghadirkan pelayanan yang semakin baik dan mudah bagi masyarakat,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung atau yang mewakili, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Direksi Bank Lampung, Kanwil DJPb Lampung, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, serta instansi terkait lainnya. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Pelatihan PKA dan Latsar CPNS 2026, Jihan Minta ASN Jadi Penggerak Transformasi Birokrasi

    Buka Pelatihan PKA dan Latsar CPNS 2026, Jihan Minta ASN Jadi Penggerak Transformasi Birokrasi

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II dan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan XIV dan XV Tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil […]

  • Gubernur Mirza Minta MBG Libatkan Petani, Peternak dan UMKM Lokal 

    Gubernur Mirza Minta MBG Libatkan Petani, Peternak dan UMKM Lokal 

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.CON – GUBENRUR Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Provinsi […]

  • Akademisi UBL Sebut UMKM Rentan Dampak Global

    Akademisi UBL Sebut UMKM Rentan Dampak Global

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PERNYATAAN Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar dalam aktivitas sehari-hari memang mencerminkan realitas transaksi domestik masyarakat Indonesia. Meski demikian, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap memiliki keterkaitan kuat dengan dinamika ekonomi global yang memengaruhi stabilitas dan keberlanjutan usaha di daerah. Pandangan tersebut disampaikan akademisi Program Studi […]

  • Pelindo Regional 2 Panjang Khitan Gratis 156 Anak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat

    Pelindo Regional 2 Panjang Khitan Gratis 156 Anak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang melalui Pusat Pembinaan Dakwah Islam (PPDI) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar program Khitan Massal Gratis yang diikuti 156 anak. Program ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Kegiatan yang berlangsung […]

  • Ketahanan Energi Jadi Prioritas, Pemprov Lampung Siap Kawal Pemeriksaan BPK RI

    Ketahanan Energi Jadi Prioritas, Pemprov Lampung Siap Kawal Pemeriksaan BPK RI

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Lampung mengikuti Grand Entry Meeting Pemeriksaan Tematik Nasional Ketahanan Energi Tahun 2026 yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) secara daring dari Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Kamis (20/8/2026). Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti kegiatan tersebut didampingi Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, Kepala BPKAD Mirza Irawan […]

  • Gebyar Samsat, Pemprov Lampung Berharap Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Meningkat

    Gebyar Samsat, Pemprov Lampung Berharap Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Meningkat

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung mengajak masyarakat menjadikan pembayaran pajak kendaraan bermotor sebagai bentuk investasi bersama untuk mempercepat pembangunan daerah. Melalui Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 dan penyelenggaraan Gebyar Samsat, pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan terus meningkat sebagai fondasi pembangunan Lampung. “Mungkin kita melihat Gebyar Samsat identik dengan hadiah. Namun sesungguhnya […]

expand_less