Breaking News
light_mode

Membangun dari Ladang, Lampung Bidik Industri Pangan Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung terus mendorong transformasi sektor pertanian melalui pembangunan kawasan industri pangan. Langkah ini dilakukan agar komoditas unggulan tidak lagi dijual sebagai bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menerima kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas RI Rahmat Pambudy di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (24/7/2026).

Gubernur Mirza mengapresiasi kunjungan Menteri PPN beserta jajaran deputi Bappenas yang datang untuk melihat langsung potensi sekaligus kebutuhan pembangunan di Provinsi Lampung.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Menteri bersama para deputi. Kami berharap Bappenas dapat memberikan dukungan terhadap berbagai program percepatan pembangunan di Provinsi Lampung,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan, Lampung merupakan provinsi seluas sekitar 3,3 juta hektare di ujung selatan Pulau Sumatra, dengan sekitar 70 persen penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

“Lampung tidak memiliki sumber daya tambang maupun minyak. Perekonomian daerah sangat bergantung pada sektor pertanian dan komoditas pangan,” katanya.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lampung menempati peringkat keenam nasional dalam produksi padi dan peringkat kelima produksi jagung. Sekitar 70 persen hasil panen jagung dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak.

Lampung juga merupakan penghasil utama ubi kayu nasional yang memasok sekitar 70 persen kebutuhan tapioka Indonesia. Selain itu, Lampung dikenal sebagai produsen nanas terbesar dengan kontribusi sekitar 23 persen produksi nanas dunia, serta menjadi sentra produksi pisang, tebu, kopi, kakao, lada, karet, kelapa sawit, dan berbagai komoditas peternakan.

Untuk mempercepat transformasi ekonomi desa, Pemprov Lampung menyiapkan sejumlah program prioritas, di antaranya pembangunan fasilitas produksi pupuk hayati cair di 2.500 desa, pembangunan pengering (dryer) hasil pertanian di 500 desa, peningkatan kualitas SDM melalui program vokasi, serta penguatan hilirisasi komoditas pertanian melalui Program Desa Ku Maju.

Melalui program tersebut, pemerintah mendorong agar hasil pertanian diolah menjadi produk bernilai tambah di daerah asalnya, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurut Mirza, masih banyak komoditas unggulan Lampung yang belum diolah secara optimal sehingga peluang peningkatan nilai tambah masih sangat besar.

“Bagaimana sisa komoditas yang belum dihilirisasi ini dapat diolah di Lampung. Karena itu, dibutuhkan kawasan industri pangan agar nilai tambah tetap berada di daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pengembangan komoditas singkong sebagai salah satu prioritas. Produktivitas singkong, menurutnya, masih dapat ditingkatkan melalui penggunaan varietas unggul, peningkatan kadar pati, penerapan teknologi budidaya, serta penguatan kemitraan antara petani dan industri.

Di akhir sambutannya, Mirza berharap Bappenas mendukung pengembangan kawasan industri pangan di Lampung sebagai pusat hilirisasi komoditas pertanian nasional. Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat daya saing industri pengolahan, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rahmat Pambudy menyambut positif paparan yang disampaikan Gubernur Lampung. Ia menilai perencanaan pembangunan harus berangkat dari kondisi nyata di daerah, terutama dari desa.

Menurut Rahmat, identifikasi persoalan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung merupakan modal penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan nasional. Bahkan, pendekatan pembangunan berbasis desa yang diterapkan Lampung akan dipelajari sebagai salah satu model perencanaan pembangunan.

Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Di Indonesia Timur ada daerah yang pertumbuhannya sampai 20 persen, tetapi pemerataannya rendah sekali. Kita tidak ingin seperti itu. Kita ingin pertumbuhan tinggi dan pemerataan juga tinggi. Dari mana caranya? Pertanian. Pertanian seperti apa? Pertanian hilirisasi. Hilirisasi berbasis pertanian,” tegasnya.

Rahmat memastikan Bappenas siap mempelajari seluruh usulan Pemerintah Provinsi Lampung untuk dirumuskan menjadi program pembangunan yang konkret. Ia juga menilai pengembangan komoditas singkong memiliki prospek strategis bagi masa depan Indonesia, baik untuk mendukung industri berbasis pertanian maupun pengembangan energi terbarukan. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Gibran Respons Keluhan Petani Lampung Timur, Harga Singkong hingga Jalan Jadi Perhatian

    Wapres Gibran Respons Keluhan Petani Lampung Timur, Harga Singkong hingga Jalan Jadi Perhatian

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyerap langsung aspirasi petani singkong saat mengunjungi Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/7/2026). Dalam dialog tersebut, petani menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari rendahnya harga singkong, keterbatasan irigasi, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga kondisi jalan yang menghambat distribusi hasil panen. […]

  • PLN ULP Bandar Jaya Perkuat K3, Pastikan Keselamatan Kerja Jelang Hari Buruh

    PLN ULP Bandar Jaya Perkuat K3, Pastikan Keselamatan Kerja Jelang Hari Buruh

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – BANDAR Jaya, 20 April 2026, menjelang peringatan Hari Buruh, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bandar Jaya memperkuat komitmennya dalam perlindungan tenaga kerja melalui penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengecekan serta penyediaan alat pelindung diri (APD) bagi seluruh personel, khususnya petugas lapangan yang berhadapan langsung […]

  • MAN 1 Bandar Lampung Salurkan Daging Kurban untuk 280 Penerima, Tanamkan Nilai Keikhlasan kepada Siswa

    MAN 1 Bandar Lampung Salurkan Daging Kurban untuk 280 Penerima, Tanamkan Nilai Keikhlasan kepada Siswa

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — MOMENTUM Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan MAN 1 Bandar Lampung untuk menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial kepada para siswa melalui pelaksanaan ibadah kurban. Tahun ini, sekolah tersebut menyembelih dua ekor sapi hasil kurban tujuh guru serta satu ekor hewan kurban dari program latihan berkurban yang melibatkan siswa. Pelaksana Harian (Plh) Kepala […]

  • Hadiri HUT ke-344, Gubernur Mirza Sebut Bandar Lampung Simbol Kemajuan Lampung

    Hadiri HUT ke-344, Gubernur Mirza Sebut Bandar Lampung Simbol Kemajuan Lampung

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – GUBERNUR Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung sebagai pengingat bahwa pembangunan merupakan kerja bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk mewujudkan kota yang maju, nyaman dihuni, dan mampu menjawab tantangan zaman. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD […]

  • Unila Wisuda 966 Lulusan, Rektor Dorong Alumni Jadi Agen Perubahan di Masyarakat

    Unila Wisuda 966 Lulusan, Rektor Dorong Alumni Jadi Agen Perubahan di Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – UNIVERSITAS Lampung (Unila) menggelar Wisuda Program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma Periode VI Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Unila, Sabtu (27/6/2026). Sebanyak 966 lulusan resmi dikukuhkan dalam prosesi tersebut. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unila Nomor 2556/UN26/PP.06.03/2026, jumlah lulusan yang diwisuda terdiri atas 15 lulusan program doktor, 74 lulusan program magister, […]

  • Dukung Program Desaku Maju, Bank Lampung Salurkan Kredit Alsintan Lebih dari Rp1 Miliar di Mesuji

    Dukung Program Desaku Maju, Bank Lampung Salurkan Kredit Alsintan Lebih dari Rp1 Miliar di Mesuji

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – BANK Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung Program Prioritas Pemerintah Provinsi Lampung “Desaku Maju”, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) senilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji, Rabu (24/6/2026). Melalui Sub Branch Unit […]

expand_less