Dekranasda Lampung Dorong Tapis, Batik, dan Sulam Usus Tembus Pasar Nasional
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM — DEWAN Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung menyiapkan sejumlah produk kriya unggulan untuk ditampilkan dalam berbagai ajang berskala nasional di Jakarta sepanjang September hingga Oktober 2026.
Salah satu agenda utama yang akan diikuti yakni Kriya Nusa 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26–30 September 2026. Dalam ajang tersebut, Dekranasda Provinsi Lampung akan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kain tapis, Batik Lampung, produk fashion, hingga demo pembuatan tapis.
Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengatakan keikutsertaan Lampung dalam berbagai event nasional tersebut tidak sekadar menjadi ajang promosi produk, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan karakter dan identitas kriya Lampung kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kerajinan yang dibawa harus mampu menampilkan kriya khas Lampung, berupa kerajinan tangan yang mempunyai kekhasan dan karakter,” tegas Purnama Wulan Sari, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, tapis dan Batik Lampung akan menjadi bagian penting dalam promosi kriya daerah. Selain itu, sulam usus, produk fashion, serta berbagai kerajinan bernuansa Lampung juga akan diperkenalkan kepada pengunjung.
Purnama Wulan Sari yang akrab disapa Batin Wulan menegaskan, produk yang dibawa ke ajang nasional harus memiliki kualitas dan telah melalui proses kurasi. Langkah tersebut diperlukan agar karya yang ditampilkan benar-benar memenuhi standar sekaligus mampu membangun citra positif kriya Lampung.
“Produk yang akan ditampilkan harus berkualitas dan sudah terkurasi,” ujarnya.
Keikutsertaan Lampung dalam Kriya Nusa 2026 juga akan diperkuat dengan partisipasi sejumlah kabupaten/kota. Kabupaten Pesisir Barat, Kota Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Utara direncanakan turut membawa produk kriya unggulan dari daerah masing-masing.
Rangkaian promosi tersebut akan berlanjut pada peringatan Hari Batik Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Oktober 2026 di Jakarta. Ketua Dekranasda Provinsi Lampung juga mendapat undangan kehormatan dalam kegiatan tersebut.
Selanjutnya, pada 7–11 Oktober 2026, Dekranasda Provinsi Lampung akan kembali berpartisipasi dalam Inacraft, salah satu ajang kerajinan dan produk kreatif berskala nasional.
Purnama Wulan Sari berharap keikutsertaan Lampung dalam berbagai ajang tersebut dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para perajin dan pelaku usaha. Produk seperti tapis, batik, sulam usus, fashion, dan kerajinan khas Lampung diharapkan tidak hanya dikenal sebagai bagian dari warisan budaya, tetapi juga mampu berkembang menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tambah.
Dekranasda Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan kualitas, desain, dan karakter produk kriya agar tetap mempertahankan identitas budaya daerah sekaligus mampu mengikuti perkembangan selera pasar.
“Panggung nasional menjadi kesempatan bagi Lampung untuk menunjukkan bahwa kekayaan tradisi dan kreativitas para perajin daerah dapat berjalan beriringan dengan tuntutan industri kreatif modern,” tegasnya. (Rls)
- Penulis: Redaksi



