UIN Raden Intan Lampung dan Universiti Sultan Azlan Shah Malaysia Perkuat Kerja Sama Akademik
- account_circle Redaksi
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – UNIVERSITAS Intan Lampung (RIL) dan Universiti Sultan Azlan Shah (USAS) Perak, Malaysia, sepakat memperkuat kerja sama akademik yang mencakup bidang pengajaran, penelitian, konferensi ilmiah, publikasi, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan program pertukaran mahasiswa.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam rangkaian International Seminar & The 15th Annual General Meeting of the Asian Islamic Universities Association (AIUA) yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (24/6/2025).
Pertemuan dihadiri Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, M.Ag., Ph.D., didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Bambang Budiwiranto, Ph.D. Dari pihak USAS hadir Vice Chancellor Universiti Sultan Azlan Shah, Professor Dato’ Dr. Wan Sabri bin Wan Yusof.
Dalam pertemuan tersebut, kedua perguruan tinggi menyepakati tiga langkah awal kerja sama. Pertama, mengeksplorasi peluang kolaborasi dalam bidang pengajaran, penelitian, konferensi internasional, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat. Kedua, menggelar pertemuan lanjutan untuk mematangkan berbagai bentuk implementasi kerja sama. Ketiga, memanfaatkan pertemuan virtual sebagai sarana koordinasi yang lebih fleksibel dan mudah diakses oleh kedua institusi.
Kerja sama ini dinilai penting untuk memperkuat hubungan akademik antara perguruan tinggi Islam di Indonesia dan Malaysia, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi pendidikan tinggi yang berkelanjutan.
Vice Chancellor USAS, Professor Dato’ Dr. Wan Sabri bin Wan Yusof, mengatakan bahwa jaringan perguruan tinggi Islam di kawasan Asia memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan pendidikan Islam di tingkat internasional.
“Keberadaan The Asian Islamic Universities Association (AIUA) sangat penting untuk memajukan pendidikan Islam di berbagai negara Asia. Karena itu, melalui kerja sama ini diharapkan lahir program-program nyata yang dapat diimplementasikan, seperti pertukaran mahasiswa,” ujar Wan Sabri.
Menurutnya, kolaborasi antarkampus tidak cukup berhenti pada penandatanganan kesepahaman, tetapi harus diwujudkan melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan institusi.
Sementara itu, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, mengatakan bahwa kampus yang dipimpinnya selama ini telah menjalin berbagai kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia. Ia berharap kemitraan dengan USAS dapat semakin memperkuat posisi UIN Raden Intan Lampung sebagai salah satu tujuan studi mahasiswa internasional.
“Saat ini UIN Raden Intan Lampung telah menjalin dan mengimplementasikan berbagai kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Malaysia. Ke depan, kerja sama seperti ini perlu terus ditingkatkan dalam berbagai bidang, termasuk student intake ke UIN Raden Intan Lampung melalui program degree maupun non-degree,” kata Wan Jamaluddin.
Kedua pihak menilai Malaysia merupakan salah satu negara yang memiliki perkembangan signifikan dalam pengelolaan pendidikan tinggi bertaraf internasional, termasuk pada bidang Islamic Studies. Karena itu, peningkatan kerja sama akademik diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen kedua universitas untuk terlibat dalam program pendidikan, penelitian bersama, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, UIN Raden Intan Lampung dan Universiti Sultan Azlan Shah akan menyusun program kerja bersama yang berorientasi pada implementasi nyata. Program tersebut meliputi pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset internasional, penyelenggaraan konferensi bersama, serta peningkatan mobilitas akademik antara Indonesia dan Malaysia.
Pada kesempatan yang sama, UIN Raden Intan Lampung juga melakukan penandatanganan perpanjangan kerja sama dengan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang selama ini telah terjalin.
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, M.Ag., Ph.D., bersama Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd.
Perpanjangan kerja sama tersebut menjadi komitmen kedua perguruan tinggi untuk melanjutkan dan memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai program akademik dan kelembagaan lainnya.
Melalui perpanjangan kerja sama ini, kedua institusi berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam serta memperluas peluang kolaborasi yang bermanfaat bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan di kedua kampus. (Rls)
- Penulis: Redaksi





