Breaking News
light_mode

RDP Soal Keluhan BBM Subsidi, DPRD dan Pemprov Lampung Siapkan Solusi SPBN hingga Subpenyalur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

Foto : Istimewa

PERISAILAMPUNG.COM – DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kelompok Nelayan Usaha Bersama Bandar Surabaya, Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

RDP yang berlangsung pada Kamis (21/5/2026) tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, dan dihadiri Wakil Ketua Komisi IV Iswan H. Caya, Sekretaris Komisi IV Muhammad Ghofur, anggota Komisi IV Tondi Muammar Ghadaffi, Hazizi, Sahdana, Budi Hadi Yunanto, Elsan Tomi Sagita, serta anggota Komisi V Abdullah Surajaya.

Dalam rapat itu, para nelayan dan petani menyampaikan keluhan terkait sulitnya mendapatkan akses BBM subsidi akibat jauhnya jarak menuju SPBU maupun lembaga penyalur resmi.

“Petani dan nelayan mengeluhkan sulitnya mendapatkan akses BBM subsidi karena lokasi SPBU yang cukup jauh, bahkan sampai 30 kilometer,” kata Mukhlis Basri.

Mukhlis menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan RDP, persoalan utama sebenarnya bukan terletak pada kuota maupun ketersediaan BBM subsidi. Menurutnya, kuota yang disiapkan Pertamina masih mencukupi, namun akses distribusi dan persyaratan administrasi menjadi kendala utama di lapangan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Ghofur, menyoroti pentingnya distribusi kuota BBM subsidi bagi nelayan dan petani agar benar-benar tepat sasaran.

Ia menegaskan, kuota BBM subsidi khusus nelayan yang mencapai lebih dari 79 ribu liter harus dipastikan benar-benar diterima masyarakat yang berhak, khususnya di wilayah Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah.

“Kalau memang ada kuota khusus nelayan sebesar 79 ribu liter lebih, maka harus ada sistem distribusi yang jelas. Jangan sampai kuota itu hanya tercatat di atas kertas, tetapi masyarakat nelayan dan petani tetap kesulitan mendapatkan solar,” ujar politisi PKS tersebut.

Menurut Ghofur, masyarakat Bandar Surabaya hingga kini masih menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh BBM subsidi. Selain akses SPBU yang jauh, pengawasan distribusi di lapangan juga dinilai terlalu ketat sehingga menyulitkan masyarakat mendapatkan solar subsidi.

Akibat kondisi tersebut, sebagian nelayan dan petani terpaksa membeli BBM dari pengecer dengan harga jauh lebih mahal dibandingkan harga subsidi resmi.

“Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana sistem distribusinya. Apakah kuota khusus itu benar-benar dipisahkan dan dapat diakses oleh nelayan dan petani yang memiliki hak, atau hanya dititipkan di SPBU umum tanpa pengawasan distribusi yang jelas,” tegasnya.

Sebagai solusi, Komisi IV DPRD Lampung mendorong langkah jangka pendek hingga jangka panjang, termasuk pembangunan SPBN maupun subpenyalur BBM di wilayah Bandar Surabaya agar akses masyarakat terhadap BBM subsidi lebih mudah.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, menyampaikan bahwa persoalan yang dihadapi nelayan dan petani saat ini bukan disebabkan kelangkaan BBM subsidi, melainkan akses distribusi yang semakin jauh setelah praktik pengecoran BBM ditertibkan.

“RDP tadi kita dengar bersama keluhan dari petani dan nelayan Lampung Tengah. Saat ini memang pengecor BBM sedang ditertibkan, sehingga nelayan dan petani yang membutuhkan BBM subsidi harus menempuh jarak lebih jauh,” kata Budhi usai RDP.

Budhi menjelaskan, pemerintah bersama DPRD dan pihak terkait telah membahas sejumlah solusi untuk memastikan kebutuhan BBM subsidi masyarakat tetap terpenuhi.

Untuk solusi jangka pendek, nelayan dan petani dapat memperoleh rekomendasi dari dinas teknis terkait agar bisa membeli BBM subsidi di badan penyalur resmi terdekat.

“Petani maupun nelayan nantinya bisa mendapatkan rekomendasi dari dinas terkait untuk memperoleh BBM di BPU terdekat,” ujarnya.

Selain itu, pembelian BBM subsidi juga dapat dilakukan secara kolektif oleh kelompok masyarakat. Pemerintah bersama DPRD akan turut mengawal apabila terdapat kendala dalam proses pembelian maupun pengangkutan BBM.

“Pembelian bisa dilakukan secara kolektif dan nanti akan dikawal juga oleh DPRD apabila ada kesulitan, baik dalam pembelian maupun pengangkutannya,” lanjut Budhi.

Untuk solusi jangka menengah, kelompok masyarakat dapat mengajukan diri menjadi subpenyalur BBM subsidi melalui pemerintah kabupaten dan harus mendapatkan persetujuan dari BPH Migas.

“Kelompok masyarakat bisa mengajukan sebagai subpenyalur BBM subsidi melalui bupati dan nantinya harus mendapat persetujuan BPH Migas,” jelasnya.

Apabila disetujui, kelompok tersebut nantinya dapat memiliki tangki penyimpanan BBM berkapasitas hingga 3.000 liter. Penyaluran BBM tetap dilakukan menggunakan rekomendasi dinas terkait dan aplikasi XStar.

Sedangkan untuk solusi jangka panjang, Pemprov Lampung akan mengusulkan pembangunan SPBU maupun SPBU modular yang lebih dekat dengan kawasan pertanian dan perikanan masyarakat.

“Kita akan mengusulkan kepada Hiswana Migas dan Pertamina Patra Niaga agar dapat membangun SPBU atau SPBU modular yang dekat dengan lokasi pertanian dan perikanan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Provinsi Lampung, Sopian Atiek, memastikan tidak terjadi kelangkaan BBM subsidi di Provinsi Lampung.

Menurutnya, kuota BBM subsidi untuk 15 kabupaten/kota di Lampung masih mencukupi, bahkan realisasi penyalurannya disebut melebihi kuota yang telah ditetapkan.

“Tidak ada kelangkaan BBM subsidi di 15 kabupaten/kota di Lampung. Yang terjadi kemungkinan kendala distribusi atau pengisian ulang. Kuota kita masih aman,” tegasnya. (Red)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Lampung Lepas 80 Atlet Lampung ke PON Beladiri II di Kudus

    Gubernur Lampung Lepas 80 Atlet Lampung ke PON Beladiri II di Kudus

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi melepas Kontingen Lampung yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II Tahun 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Acara pelepasan berlangsung di Mahan Agung, Selasa (7/10/2025), ditandai dengan penyematan atribut kontingen kepada perwakilan atlet dan penyerahan bendera pataka dari Gubernur […]

  • PLN UP3 Tanjung Karang Jemput Bola di CFD, Promo “Power Up Real” Diserbu Warga

    PLN UP3 Tanjung Karang Jemput Bola di CFD, Promo “Power Up Real” Diserbu Warga

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – BANDARLAMPUNG, 27 April 2026 – Suasana Car Free Day (CFD) di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, kian semarak dengan kehadiran tim PLN UP3 Tanjung Karang yang aktif menyapa masyarakat. Memanfaatkan momentum akhir pekan, PLN turun langsung ke tengah keramaian untuk mensosialisasikan program promo “Power Up Real – Listrik Aman, Kerja Lancar”. Melalui program […]

  • Jalani Ramadan di Musim Dingin Moskow, Dosen UBL Temukan Makna Baru Ibadah Puasa

    Jalani Ramadan di Musim Dingin Moskow, Dosen UBL Temukan Makna Baru Ibadah Puasa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar
  • Sekdaprov Marindo Dorong Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah melalui Hilirisasi Komoditas

    Sekdaprov Marindo Dorong Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah melalui Hilirisasi Komoditas

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus mendorong penguatan transformasi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas strategis sebagai upaya meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan ketahanan ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat menjadi keynote speaker pada Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Semester I 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Marriott Resort […]

  • Gubernur Lampung Lantik 1.082 PPPK Tahap II, Tegaskan Tanggung Jawab Moral dan Pengabdian

    Gubernur Lampung Lantik 1.082 PPPK Tahap II, Tegaskan Tanggung Jawab Moral dan Pengabdian

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) — GUBERNUR Lampung melalui Asisten Administrasi Umum, Sulpakar, melantik sekaligus mengambil sumpah/janji jabatan 1.082 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (1/10/2025). Pelantikan tersebut berlangsung secara serentak di 10 lokasi berbeda, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 800.1.2.5/5430/VI.04/2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabatan […]

  • OJK dan Pemprov Lampung Perkuat Akses Keuangan untuk UMKM dan Ekonomi Desa

    OJK dan Pemprov Lampung Perkuat Akses Keuangan untuk UMKM dan Ekonomi Desa

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM– TIM Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di daerah. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Pleno TPAKD Provinsi Lampung Semester I Tahun 2026 yang digelar di Bandar Lampung, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) […]

expand_less