Menuju Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
- account_circle Redaksi
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – RSUD KH Ahmad Hanafiah Kabupaten Lampung Timur menjalani Survei Akreditasi Rumah Sakit oleh Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS), Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD KH Ahmad Hanafiah itu menjadi langkah strategis rumah sakit dalam mewujudkan predikat Akreditasi Paripurna sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Survei akreditasi dibuka langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar proses penilaian, melainkan wujud komitmen rumah sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.
Ela mengajak seluruh jajaran RSUD KH Ahmad Hanafiah menjadikan proses akreditasi sebagai momentum memperkuat budaya mutu, meningkatkan profesionalisme, dan menjaga kekompakan di setiap lini pelayanan.
“Saya titip pesan kepada seluruh jajaran RSUD KH Ahmad Hanafiah. Tunjukkan kekompakan, tunjukkan budaya mutu. Dari ruang direktur, ruang rawat, IGD, kamar operasi, laboratorium, farmasi, gizi, sampai dapur dan kebersihan. Semua adalah bagian penting dari akreditasi ini,” ujar Ela.
Ia berharap semangat tersebut menjadi awal baru bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Lampung Timur.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal baru untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik di Bumi Tuwah Bepadan, Kabupaten Lampung Timur,” tambahnya.
Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir pihaknya terus melakukan pembenahan secara menyeluruh. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penguatan mutu pelayanan, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), pemenuhan standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), penguatan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), hingga penerapan digitalisasi rekam medis.
Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk memastikan setiap pasien memperoleh pelayanan yang aman, bermutu, efektif, dan berkeadilan.
Meski demikian, rumah sakit menyadari masih terdapat sejumlah aspek yang perlu terus disempurnakan. Karena itu, pihaknya berharap tim surveior LAM-KPRS dapat memberikan arahan, bimbingan, serta masukan yang konstruktif sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami mohon kepada Tim Surveior LAM-KPRS untuk memberikan arahan, bimbingan, dan masukan yang membangun. Kami berharap setiap temuan dapat menjadi jalan bagi RSUD KH Ahmad Hanafiah untuk terus berkembang dan meraih predikat Rumah Sakit Terakreditasi Paripurna,” ujarnya.
Survei akreditasi dipimpin oleh dua surveior LAM-KPRS, yakni Benedikta Betty Bawaningtyas (Tata) dan drg. Sri Kuswahyuni. Selama proses survei, keduanya melakukan penilaian terhadap implementasi standar pelayanan, keselamatan pasien, tata kelola rumah sakit, hingga berbagai aspek pendukung lainnya.
Mengusung tema “Menuju Akreditasi Paripurna, Wujudkan Pelayanan yang Berkelanjutan dan Berorientasi pada Keselamatan Pasien”, pelaksanaan survei diharapkan menjadi pendorong bagi RSUD KH Ahmad Hanafiah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sesuai standar nasional.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah beserta jajaran, keluarga besar rumah sakit, serta Kepala Puskesmas Sukadana.
Melalui survei akreditasi ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap RSUD KH Ahmad Hanafiah mampu meraih predikat Akreditasi Paripurna sekaligus semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang profesional, aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (Rls)
- Penulis: Redaksi






