Breaking News
light_mode

Fakultas Kedokteran Unila Luncurkan Empat Program Pendidikan Dokter Spesialis Baru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung mengapresiasi peluncuran empat Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) baru di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila).

Keempat program tersebut yakni PPDS Penyakit Dalam, Anestesiologi dan Terapi Intensif, Kesehatan Anak, serta Bedah.

Peluncuran program pendidikan spesialis tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Lampung, Senin (10/8/2026).

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan, hadirnya empat program PPDS tersebut merupakan sejarah baru bagi FK Unila sekaligus langkah penting dalam memperkuat sumber daya manusia di bidang kesehatan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Universitas Lampung. Kami akan terus membersamai Unila dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin baik dan kuat untuk mendukung pembangunan, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan,” ujar Jihan.

Menurut Jihan, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Investasi sumber daya manusia juga harus menjadi perhatian utama karena menjadi fondasi bagi keberlanjutan pembangunan.

“Pembangunan yang sesungguhnya juga harus memberikan perhatian besar terhadap investasi jangka panjang yang menjadi fondasi masa depan daerah. Investasi itu adalah pembangunan sumber daya manusia,” katanya.

Ia menilai keberadaan PPDS di FK Unila sejalan dengan visi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas, terutama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing.

Jihan menyebut kebutuhan dokter spesialis masih menjadi salah satu tantangan besar di sektor kesehatan. Persoalannya bukan hanya menyangkut jumlah dokter spesialis, tetapi juga pemerataan distribusinya hingga ke daerah.

“Kita ingin menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dokter spesialis, khususnya di daerah. Namun, selain persoalan jumlah, kita juga menghadapi tantangan bagaimana memastikan pemerataan distribusi dokter spesialis di seluruh wilayah,” jelasnya.

Ia mengatakan dokter spesialis saat ini masih cenderung terkonsentrasi di kota-kota besar. Kondisi tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan.

Karena itu, Jihan menegaskan pemerataan dokter spesialis harus dibarengi dengan kesiapan fasilitas kesehatan di daerah. “Ke depan agar untuk bisa sama-sama kita uraikan agar dokter spesialis ini mau berpraktik di daerah,” ujarnya.

Jihan menambahkan, Pemprov Lampung akan terus mengevaluasi berbagai kebutuhan tenaga kesehatan di daerah. Dukungan terhadap dokter spesialis yang bertugas di daerah, menurutnya, harus diberikan agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas proses pendidikan PPDS. Para peserta didik tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik dan klinis, tetapi juga harus memiliki integritas, empati, etika, serta jiwa kepemimpinan. “Saya menitipkan khususnya kepada para ketua program studi untuk mengawal para peserta didiknya untuk menjalani program studi dengan sebaik-baiknya dan mewariskan ekosistem pendidikan kepada adik-adik tingkatnya dengan baik,” tegas Jihan.

Jihan juga mengajak pemerintah kabupaten dan kota, rumah sakit mitra, organisasi profesi, serta seluruh pihak terkait untuk menjaga kolaborasi dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis.

Ia mengibaratkan kerja sama berbagai pihak tersebut seperti membangun sebuah rumah tangga yang harus memiliki visi dan tujuan yang sama. “Rumah tangga yang kita bangun ini adalah ekosistem pendidikan dokter spesialis. Untuk menyatukan visi dan misi berbagai institusi memang tidak mudah, tetapi saya percaya tujuan kita sama, yaitu menciptakan dokter spesialis berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Jihan optimistis PPDS FK Unila dapat berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan dokter spesialis terbaik di wilayah Sumatera.

Ia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota agar memberikan rekomendasi pendidikan spesialis berdasarkan kebutuhan riil di masing-masing daerah. “Rekomendasi harus didasarkan pada pemetaan kebutuhan dokter spesialis di daerah masing-masing. Kita harus memastikan dokter yang mendapat rekomendasi memiliki kompetensi dan komitmen untuk kembali mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan,” tegasnya.

Menurut Jihan, langkah tersebut penting agar investasi pemerintah daerah melalui pendidikan dokter spesialis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. “Jangan sampai seseorang mendapatkan rekomendasi dari daerah untuk menempuh pendidikan spesialis, tetapi setelah selesai justru tidak kembali mengabdi ke daerahnya. Kita harus memastikan investasi yang dilakukan daerah benar-benar kembali memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FK Unila Evi Kurniawaty mengatakan, peluncuran empat program PPDS tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan dokter spesialis di Lampung.

Dengan terbitnya Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Januari 2026, FK Unila memperoleh kesempatan menambah empat program PPDS. Dengan demikian, jumlah program studi PPDS di FK Unila yang sebelumnya dua bertambah menjadi enam program.

“Dengan terbitnya SK Kemendiktisaintek pada Januari 2026, ini menjadi kado yang sangat indah bagi keluarga besar Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Kami mendapatkan kesempatan menambah program studi PPDS yang sebelumnya berjumlah dua menjadi enam program studi,” kata Evi.

Sejak keputusan tersebut diterbitkan, FK Unila melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan kurikulum, penyiapan sumber daya manusia, hingga membangun kerja sama dengan sejumlah institusi. “Kami melakukan MoU dengan FK Unpad sebagai pembina kami, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek sebagai rumah sakit utama, serta sejumlah rumah sakit jejaring di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Ia menyebutkan pada Mei 2026, FK Unila bersama RSUD Dr. H. Abdul Moeloek melaksanakan seleksi calon peserta PPDS untuk empat program studi tersebut.

Seleksi meliputi administrasi, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan kejiwaan, pemeriksaan buta warna, pemeriksaan narkoba, hingga wawancara. Selanjutnya, pada Juni 2026 diumumkan calon mahasiswa PPDS dari empat program studi yang dinyatakan lulus seleksi.

Evi mengatakan, pembukaan program pendidikan dokter spesialis tersebut merupakan salah satu upaya menjawab kebutuhan dokter spesialis di Provinsi Lampung. “Lahirnya PPDS di Provinsi Lampung merupakan jawaban atas kebutuhan dokter spesialis yang masih dirasakan kurang untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut masih terdapat sejumlah kabupaten dan wilayah di Lampung yang belum memiliki dokter spesialis secara memadai.

Karena itu, penerimaan peserta PPDS diarahkan kepada dokter umum yang berasal dari kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Lampung. “Kami berharap para dokter umum yang mengikuti pendidikan spesialis ini nantinya telah memiliki tempat untuk kembali dan mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan,” kata Evi.

Dengan begitu, FK Unila berharap lulusan PPDS tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota yang layanan dokter spesialisnya sudah relatif lengkap, tetapi dapat kembali ke daerah asal untuk mengisi kekurangan tenaga dokter spesialis. “Harapannya tentu saja, para spesialis nantinya tidak akan bekerja di kota ataupun provinsi yang layanan dokter spesialisnya sudah dirasa lengkap dan cukup,” pungkasnya.(Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marindo: Biro Perekonomian Harus Jadi Pusat Kendali Ekonomi Lampung

    Marindo: Biro Perekonomian Harus Jadi Pusat Kendali Ekonomi Lampung

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung memperkuat peran Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung sebagai pusat analisis, koordinasi, dan pengendalian kebijakan ekonomi daerah untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif, mandiri, dan inovatif. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin Rapat Penguatan Peran Biro Perekonomian sebagai Pengendali, Pengintegrasi, dan Akselerator Pertumbuhan Ekonomi Lampung yang […]

  • PLN Pastikan Pemulihan Kelistrikan Sumatra Terus Berjalan, 8,3 Juta Pelanggan Kembali Nikmati Listrik

    PLN Pastikan Pemulihan Kelistrikan Sumatra Terus Berjalan, 8,3 Juta Pelanggan Kembali Nikmati Listrik

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PLN terus mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Sumatra pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) Muara Bungo–Sungai Rumbai, Jambi, sejak Jumat (22/5). Hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, lebih dari 8,3 juta pelanggan telah kembali menikmati pasokan listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang sebelumnya […]

  • Puluhan Massa Demo di DPRD Lampung, Soroti MBG dan Utang Daerah

    Puluhan Massa Demo di DPRD Lampung, Soroti MBG dan Utang Daerah

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PERISAILMPUNG.COM – PULUHAN massa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Bersatu Awasi Kebijakan dan Anggaran (Alam Baka) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, Kamis (25/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan terkait pengawasan program pemerintah, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tunggakan BPJS Kesehatan, hingga pinjaman daerah senilai Rp1 triliun. […]

  • Bank Lampung Serahkan Ambulans CSR untuk Perkuat Layanan Kesehatan di Lampung Utara

    Bank Lampung Serahkan Ambulans CSR untuk Perkuat Layanan Kesehatan di Lampung Utara

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — BANK Lampung menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Selasa (8/9/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Lampung untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ambulans ini diharapkan dapat mendukung peningkatan akses serta kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lampung […]

  • Dari Satelit hingga Water Bombing, Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu

    Dari Satelit hingga Water Bombing, Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — UPAYA Pemerintah Provinsi Lampung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan dengan pola terpadu. Deteksi titik panas melalui satelit, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemadaman dari udara melalui water bombing, hingga pengerahan personel di lapangan menjadi satu rangkaian penanganan untuk mencegah kebakaran meluas. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan kesiapan operasi tersebut saat meninjau […]

  • Sekdaprov Marindo Dorong Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah melalui Hilirisasi Komoditas

    Sekdaprov Marindo Dorong Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah melalui Hilirisasi Komoditas

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus mendorong penguatan transformasi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas strategis sebagai upaya meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan ketahanan ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat menjadi keynote speaker pada Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Semester I 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Marriott Resort […]

expand_less