Breaking News
light_mode

Sisa Kebakaran Way Kambas Capai 30 Hektare, Pemprov Lampung Perkuat Pemadaman dan Mitigasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung mempercepat penanganan sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, terutama kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Berdasarkan pemantauan terbaru, sekitar 30 hektare area di Way Kambas masih terindikasi terbakar atau berasap. Pemerintah terus mengintensifkan pemadaman dari darat dan udara, sekaligus memperkuat langkah mitigasi untuk mencegah munculnya titik api baru di tengah kondisi cuaca yang masih kering dan panas.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta seluruh unsur penanganan bencana bergerak cepat menyelesaikan sisa kebakaran serta memperkuat pencegahan hingga tingkat desa. Menurutnya, penanganan karhutla harus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan melibatkan TNI, Polri, relawan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Penanganan bencana tidak akan bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Semangat kolaborasi itu harus kita dorong, dengan koordinasi yang baik bersama TNI, Polri, relawan, serta masyarakat di desa, kabupaten, kota, dan kecamatan,” ujar Gubernur Mirza dalam konferensi pers di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Lampung, Senin (19/10/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Lampung Aswarodi menjelaskan, kebakaran di kawasan TNWK telah berlangsung selama 24 hari sejak 25 September 2026. Hingga laporan penanganan 18 Oktober, pemadaman dari darat telah menjangkau sekitar 192 hektare, sedangkan operasi pengeboman air atau water bombing telah dilakukan sedikitnya 923 kali dengan estimasi area yang terkena siraman sekitar 124 hektare. Pemantauan menggunakan drone pada pukul 17.00 WIB sehari sebelumnya masih mengindikasikan sekitar 30 hektare area terbakar atau berasap, tersebar di titik B sekitar 3 hektare, titik C sekitar 13 hektare, dan titik D sekitar 14 hektare.

Untuk menangani sisa kebakaran tersebut, operasi darat dilakukan oleh empat tim melalui pemantauan drone, pemadaman di Rawa Gelam dan titik B, serta pembukaan jalur sekitar 6 kilometer menuju titik D. Petugas masih menghadapi kendala berupa vegetasi yang rapat, keterbatasan peralatan dan logistik, serta jarak sumber air dari Sungai Way Pegadungan ke titik api yang mencapai sekitar 1,5 kilometer. BNPB memberikan dukungan peralatan pemadaman yang direncanakan didistribusikan kepada sekitar 350 personel satgas darat. Pemprov Lampung juga berharap adanya tambahan helikopter untuk memperkuat pemadaman dari udara.

Selain pemadaman, pemerintah memperkuat mitigasi melalui pemetaan titik panas atau hotspot. Aswarodi menyebut pemantauan dilakukan menggunakan citra satelit, aplikasi Pusdalops, serta laporan masyarakat dan BPBD kabupaten/kota. Data satelit diperbarui dua kali sehari, sekitar pukul 08.00 dan 20.00 WIB. Hasil pemantauan menunjukkan rata-rata 30–60 titik panas pada data malam yang dirilis pagi hari dan 80–100 titik pada data siang yang dirilis malam hari. Namun, titik panas tidak selalu menandakan kebakaran karena dapat pula berasal dari suhu panas atau aktivitas pembakaran terkendali.

Gubernur Mirza meminta data tersebut dimanfaatkan sebagai dasar pencegahan, bukan sekadar untuk menemukan indikasi kebakaran. BPBD diminta menyusun pola persebaran titik panas dan menyampaikan hasilnya kepada pemerintah kabupaten/kota agar kepala desa dapat mengidentifikasi wilayah rawan serta kebiasaan pembakaran yang berpotensi memicu karhutla. Sosialisasi dan patroli juga perlu ditingkatkan, terutama untuk mencegah pembakaran sampah maupun lahan selama musim kering.

Upaya pemadaman turut dilakukan di luar kawasan Way Kambas, antara lain kebakaran di sekitar gerbang tol Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, dan tempat pembuangan sampah di sekitar kilometer 132B Tol Lampung Tengah, Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar. Kebakaran di Menggala pada 16 Oktober telah terkendali pada malam hari dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. Sementara kebakaran di lokasi pembuangan sampah berdampak pada area sekitar 1,5 hektare, tanpa laporan korban jiwa maupun bangunan terdampak.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengoordinasikan dukungan personel dan armada pemadam dari sejumlah daerah untuk menangani kebakaran di Lampung Tengah. Bantuan meliputi dua unit mobil pemadam dari Bandar Lampung serta masing-masing satu unit dari Metro, Lampung Selatan, dan Pesawaran, ditambah dukungan ekskavator. Alat berat digunakan untuk mengurai dan membolak-balik tumpukan sampah agar api yang masih membara di bagian dalam dapat dipadamkan secara menyeluruh.

Sebelumnya, BPBD Lampung bersama BNPB dan BMKG juga melaksanakan operasi modifikasi cuaca pada 11–13 Oktober melalui tiga sorti penerbangan selama total 6 jam 16 menit, dengan penggunaan 3.000 kilogram natrium klorida (NaCl) sebagai bahan semai. Operasi tersebut dihentikan pada 18 Oktober karena tidak ditemukan awan potensial untuk penyemaian. Berdasarkan perkiraan BMKG yang disampaikan dalam konferensi pers, kondisi cuaca masih sangat kering dan panas sehingga kewaspadaan terhadap kebakaran perlu dipertahankan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Riski Sofyan melaporkan, hasil pengukuran kualitas udara di Bandar Lampung dan sekitarnya berdasarkan tujuh parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) masih berada di bawah ambang batas baku mutu. Pembaruan pukul 09.00 WIB pada 19 Oktober 2026 menunjukkan kualitas udara masih dapat diterima untuk kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau menjaga lingkungan dan menerapkan langkah perlindungan kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif.

Terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau, Aswarodi melaporkan empat erupsi berdurasi pendek pada 18 Oktober 2026. Berdasarkan koordinasi dengan pos pengamatan dan relawan di Pulau Sebesi serta Pulau Tejang, abu vulkanik dilaporkan belum mencapai pulau-pulau terdekat dan kondisi gelombang masih normal. Pemerintah tetap memantau perkembangan aktivitas gunung dan mengimbau masyarakat mengikuti informasi serta rekomendasi resmi dari otoritas terkait.

Gubernur Mirza menegaskan, seluruh unsur pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat harus tetap siaga hingga musim hujan tiba. Penyampaian informasi bencana secara berkala juga perlu dilakukan agar masyarakat memperoleh perkembangan yang akurat, sementara setiap kejadian dapat ditangani secepat mungkin dengan mengutamakan keselamatan jiwa.

Melalui percepatan pemadaman sisa kebakaran, penguatan patroli, pemetaan titik panas, serta koordinasi lintas daerah hingga tingkat desa, Pemprov Lampung berharap kebakaran dapat segera dikendalikan dan kejadian berulang dapat ditekan. Langkah tersebut diarahkan untuk melindungi masyarakat dari dampak kebakaran dan asap, menjaga keselamatan pengguna jalan, serta mengurangi kerusakan lingkungan. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Mirza Tinjau Kebakaran di Braja Harjosari, Lampung Timur

    Gubernur Mirza Tinjau Kebakaran di Braja Harjosari, Lampung Timur

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM— GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan kebakaran yang terjadi di Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (23/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Kepala Balai TN Way Kambas, Bupati Lampung Timur, unsur TNI-Polri, BPBD, Forkopimda, serta jajaran terkait memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman dan mitigasi terus […]

  • LDII Lampung Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata

    LDII Lampung Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – DPW LDII Provinsi Lampung menggelar Seminar dan Aksi Tanam Pohon dalam rangka Hari Hutan Indonesia 2026 dengan mengusung tema “Menjaga Hutan, Menjaga Kehidupan: Kolaborasi Umat untuk Indonesia Hijau dan Berkelanjutan”, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui konsep dakwah bil hal, yakni berdakwah melalui tindakan nyata. […]

  • Bupati Lampung Timur Serahkan Bantuan Alsintan untuk Petani

    Bupati Lampung Timur Serahkan Bantuan Alsintan untuk Petani

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Kabupaten Lampung Timur terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani dan penerima manfaat di daerah tersebut. Bantuan Alsintan diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Tani, Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana. Bupati Ela mengatakan, […]

  • Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Komoditas Strategis

    Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Komoditas Strategis

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM– PEMERINTAH Provinsi Lampung mencatat capaian positif dalam pengendalian inflasi dengan menjadi provinsi yang memiliki tingkat inflasi tahunan (year on year/yoy) terendah di Indonesia. Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yayan Ruchyansah, dari Ruang Command Center Lantai II Dinas […]

  • Perkuat Spiritual dan Soliditas, Raker UIN RIL 2026 Diisi Qiyamul Lail hingga Senam Pagi

    Perkuat Spiritual dan Soliditas, Raker UIN RIL 2026 Diisi Qiyamul Lail hingga Senam Pagi

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 625
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM- RAPAT Kerja (Raker) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) 2026 memasuki hari kedua dengan diawali kegiatan bernilai spiritual, Sabtu (18/04/2026). Suasana ini sejalan dengan motto kampus, yakni insan ber-ISI (Intellectuality, Spirituality, dan Integrity). Kegiatan dimulai sejak dini hari dengan rangkaian qiyamul lail yang meliputi shalat hajat, shalat tahajud, shalat witir, hingga shalat subuh […]

  • Gubernur Lampung Lantik 1.082 PPPK Tahap II, Tegaskan Tanggung Jawab Moral dan Pengabdian

    Gubernur Lampung Lantik 1.082 PPPK Tahap II, Tegaskan Tanggung Jawab Moral dan Pengabdian

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) — GUBERNUR Lampung melalui Asisten Administrasi Umum, Sulpakar, melantik sekaligus mengambil sumpah/janji jabatan 1.082 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (1/10/2025). Pelantikan tersebut berlangsung secara serentak di 10 lokasi berbeda, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 800.1.2.5/5430/VI.04/2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabatan […]

expand_less