Breaking News
light_mode

Balai Besar PPTP Dorong Realisasi Target Hilirisasi Tebu di Lampung Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

Foto: Istimewa

PERISAILAMPUNG.COM – TARGET tanam tebu di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun 2026 seluas 2.800 hektare berupa perluasan maupun bongkar ratoon.

Pj. Hilirisasi Tebu Lampung – Sumsel, Kus Haryanto, yang juga Kepala Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan siap mendorong percepatan realisasi hilirisasi tebu yang akan ditanam di tahun 2026.

Targetnya tahun 2026 seluas 2.800 ha tanaman perkebunan tebu di Kabupaten Lampung Utara. “Dengan semangat baru kita dorong percepatan proses tanam program hilirisasi tanaman tebu di Provinsi Lampung pada umumnya. Dan Kabupaten Lampung Utara khususnya,” kata dia saat rakor percepatan hilirisasi tebu bersama pemprov diwakilkan Kepala Dinas Perkebunan Lampung, Desti Arisandi, pemkab melalui Kepala Disbunnak Lampura, M Rizki, pihak perusahaan (Bunga Mayang), Kementan, penyuluh dan masyarakat kelompok tani di Wisma Tamu I PG Bunga Mayang, Kamis (21/5/2026).

Pihaknya mendorong pemerintah daerah, stake holder dan elemen masyarakat mendorong program swasembada pangan yang diinisiasi oleh Presiden-RI, Prabowo Subianto. “Termasuk energi, karena ada bio etanol-nya juga. Kita juga sudah menjalin kerja sama dengan pihak kejaksaan, mulai dari Kejagung, Kejati sampai dengan kejari dalam pembinaan. Dan untuk kepolisian akan segera, guna mengawal program tersebut,” terangnya.

Dalam memberikan penguatan, sekaligus pengawalan terhadap pelaksanaan program yang mendukung swasembada pangan dan energi itu. “Jadi program ini diberikan secara cuma – cuma (gratis), dijamin. Terlebih kalau dia (hilirisasi tebu) berlebih pembiayaannya maka harus dipulangkan,” tegasnya.

Dijelaskannya bahwasanya komoditas yang saat ini digeluti masyarakat di wilayah Lampung Utara (tebu) dapat menjadi pilihan dibandingkan komoditas lain.”Sebab ini program pemerintah, berapapun hasilnya (panen) pasti ditampung pemerintah. Saat ini harganya diatas 65 dan kedepannya bisa 68, karena bio ethanol terus digenjot. Kalau dibanding dengan komoditas saat ini sedang naik daun, ubi kayu misalnya itu bersaing harganya,” ungkapnya.

“Kalau singkong kan tidak, hari ini harganya tinggi besok – besok petani panen itu turun. Melihat ‘trend’ yang terjadi selama ini. Kalau inikan tidak,” imbuhnya.

Disisi lain, Ketua Kelompok Tani Semusim, Direktorat Tani Semusim dan Tahunan, Dirjend Perkebunan, Kementan-RI, Wahyudi menambahkan pemerintah akan berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya masalah pembiayaan dikala masa perawatan tanaman. “Demikian juga dengan hasil panen, berapapun kita siap menampung melalui pabrik – pabrik yang ditunjuk sebagai kepanjangan tangan menyerap hasil petani. Termasuk pupuk urea saat ini menjadi keluhan masyarakat,” tambahnya.

Petani Tebu asal Desa Tanah Abang, Kecamatan Bunga Mayang, Syarifudin, mengaku tantangan yang dihadapi masyarakat dalam program hilirisasi tebu ialah persoalan perawatan. Mulai dari masalah pupuk (Urea), sampai kepada pembiayaan lain seperti penyiangan sampai musim panen tiba. “Masalahnya kan itu perlu dirawat, tidak hanya disaat penanaman. Seperti pembersihan lahan dan pembajakan (HOK), kalau perawatannya asal maka hasil kurang dirasakan masyarakat petani,” ujarnya.

Sehingga menyulitkan masyarakat. Apalagi, beberapa diantaranya berusaha dilahan HGU. Dan kesulitan mendapatkan pembiayaan dari pemerintah, seperti KUR. “Jadi kami perlu penjelasan. Bagaimana petani, khususnya disekitar PG Bunga Mayang bisa tenang menjalankan usaha perkebunan tebu ini,” timpal petani tebu lain asal Desa Handuyang Ratu, Andre.

Mereka berharap pemerintah dapat membantu petani, sekaligus pendampingan dilapangan. Untuk memberikan kepastian terhadap usaha yang mereka lakukan.”Apalagi sekarang ubi kayu sedang naik – naiknya. Sudah ditembus Rp 1.800/kg, bagaimana tidak beralih,” imbuh petani lain asal Desa Penagan Ratu, Thamrin.

Petani tidak menyangka cukup terbantu dengan program hilirisasi tebu di Kabupaten Lampung Utara. Selain dibantu modal tanam (HOK) dan bibit, juga mendapat pembinaan langsung dari pemerintah. “Kalau untuk HOK, jumlah itu Rp3,6 juta/ Ha yang kami terima. Dan itu direalisasikan semua,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Jihan Nurlela Ajak Mahasiswa UIN Raden Intan Kembangkan Pariwisata Lampung Lewat Konten Dakwa

    Wagub Jihan Nurlela Ajak Mahasiswa UIN Raden Intan Kembangkan Pariwisata Lampung Lewat Konten Dakwa

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur (Wagub)Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., mengajak mahasiswa untuk aktif berperan dalam mempromosikan pariwisata daerah melalui konten dakwah yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Hal itu disampaikan saat memberikan kuliah umum (Studium Generale) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Senin (20/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ballroom […]

  • Menyalakan Mimpi Anak Desa Lewat HKA Mengajar

    Menyalakan Mimpi Anak Desa Lewat HKA Mengajar

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – SUASANA belajar di SDN 4 Tajimalela, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, tampak berbeda pada Selasa (4/8/2026). Bukan hanya guru yang berdiri di depan kelas, tetapi juga para profesional dari berbagai bidang yang datang membawa cerita, pengalaman, dan inspirasi. Melalui program HKA Mengajar, PT Hakaaston Unit Pemeliharaan (UP) Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) mengajak […]

  • Universitas Teknokrat Indonesia Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

    Universitas Teknokrat Indonesia Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PERSATUAN Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, PWI Lampung mulai membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Salah satunya melalui pertemuan dengan jajaran Universitas Teknokrat Indonesia, […]

  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Lampung Tanam Pohon Perkuat Komitmen Keberlanjutan

    Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Lampung Tanam Pohon Perkuat Komitmen Keberlanjutan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – DALAM rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar aksi penanaman pohon sebagai wujud nyata komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang melibatkan pegawai PLN tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya keberlanjutan (sustainability culture) di lingkungan kerja sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan […]

  • Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam Rangka HUT RI ke 81, Pemkab Lampung Timur Perkuat Komitmen Dukung Kebijakan Nasional

    Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam Rangka HUT RI ke 81, Pemkab Lampung Timur Perkuat Komitmen Dukung Kebijakan Nasional

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — BUPATI Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, bersama Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Timur dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Timur, KH. Ahmad […]

  • Pupuk Hayati Cair Dongkrak Produktivitas dan Percepat Masa Panen Kopi

    Pupuk Hayati Cair Dongkrak Produktivitas dan Percepat Masa Panen Kopi

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal terus mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu sektor unggulan daerah melalui penerapan inovasi teknologi pertanian yang ramah lingkungan. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, sekaligus kesejahteraan petani kopi di Provinsi Lampung. Komitmen tersebut ditunjukkan saat Gubernur meninjau Kebun Induk Hanakau milik UPTD Balai Benih […]

expand_less