Awali Perjalanan Akademik, Mahasiswa Baru UBL Diajak Mengenali Diri dan Merancang Masa Depan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 15 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM — UNIVERSITAS Bandar Lampung (UBL) menghadirkan pendekatan berbeda dalam menyambut mahasiswa baru melalui Career Discovery Program (CDP) UBL 2026. Tidak hanya memperkenalkan lingkungan kampus, program ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengenali diri sebagai bekal dalam menyusun perjalanan akademik, karier, dan masa depan.
Memasuki hari kedua pelaksanaan di Kampus A UBL, Senin (6/7/2026), mahasiswa baru mengikuti sesi bertajuk “Who Am I & Self-Awareness”. Dalam sesi tersebut, peserta diajak menjawab satu pertanyaan mendasar, yakni “Siapa saya sebenarnya?”
Melalui refleksi tersebut, mahasiswa didorong mengenali potensi, kelebihan, kelemahan, pengalaman, nilai-nilai hidup, hingga cita-cita yang ingin diwujudkan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya berorientasi pada perolehan indeks prestasi, tetapi juga memiliki kesadaran diri dalam menentukan arah pengembangan akademik maupun karier.
Mahasiswi baru Program Studi Ilmu Komunikasi UBL asal SMA Xaverius Bandar Lampung, Ovellya Griselda, mengaku memperoleh pengalaman baru yang berbeda dari bayangannya mengenai kegiatan penyambutan mahasiswa baru.
“Saya jadi sadar bahwa kuliah bukan hanya soal masuk kelas dan mengejar IPK. Dari sesi ini saya belajar mengenali kekuatan, kelemahan, serta hal-hal yang ingin saya kembangkan selama menjadi mahasiswa UBL. Saya merasa lebih percaya diri untuk memulai perjalanan kuliah,” ujarnya.
Dalam materi yang disampaikan, self-awareness atau kesadaran diri dijelaskan sebagai kemampuan memahami diri secara jujur dan utuh. Mahasiswa diajak menyadari apa yang mereka lakukan, memahami pola pikir dan perasaan, serta menghubungkannya dengan tujuan hidup yang ingin dicapai.
Konsep tersebut juga ditekankan bukan sebagai bentuk berpikir berlebihan, melainkan sebagai fondasi dalam mengambil keputusan yang lebih bijak, baik dalam kehidupan pribadi, akademik, maupun karier.
Hal senada disampaikan Raihan Al Faqi, mahasiswa baru Program Studi Teknik Sipil UBL asal SMA Kebangsaan. Menurutnya, pendekatan yang diterapkan dalam CDP UBL 2026 terasa berbeda karena mahasiswa tidak langsung diarahkan berbicara mengenai profesi atau pekerjaan impian, tetapi terlebih dahulu diajak mengenali diri sendiri.
“Biasanya mahasiswa baru langsung ditanya ingin menjadi apa setelah lulus. Namun di CDP ini kami justru diajak mundur selangkah untuk mengenali diri terlebih dahulu. Saya jadi lebih banyak berpikir tentang impian, kebiasaan, dan hal-hal yang perlu saya perbaiki mulai sekarang,” ungkapnya.
Selama sesi berlangsung, mahasiswa mengikuti berbagai aktivitas reflektif dan interaktif, seperti 3 Things About Me, Identity Iceberg, Self Map, Wheel of Life, hingga penyusunan Personal Reflection Journal.
Rangkaian kegiatan tersebut membantu mahasiswa menggali minat, nilai hidup, pengalaman yang membentuk karakter, impian, serta aspek kehidupan yang masih perlu dikembangkan.
Melalui Career Discovery Program 2026, UBL ingin menanamkan pemahaman bahwa kesuksesan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh pilihan program studi, tetapi juga oleh kemampuan seseorang mengenali dirinya, mengembangkan potensinya, serta mengambil keputusan yang tepat sejak awal perkuliahan.
Karena itu, CDP UBL 2026 tidak sekadar menjadi agenda pengenalan kampus, melainkan bagian dari komitmen UBL dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, kesadaran diri, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia profesional maupun kehidupan di masa depan. (**)
- Penulis: Redaksi









