Dari Pendidikan hingga Lingkungan, Lampung Panen Apresiasi di Regional Sumatera
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – PRESTASI pemerintah daerah di Lampung mendapat pengakuan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Dalam ajang yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bersama Kompas TV tersebut, Lampung berhasil membawa pulang empat penghargaan dari sejumlah kategori yang menilai kinerja, inovasi, serta dampak pembangunan terhadap masyarakat.
Empat penghargaan itu masing-masing diraih Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Terbaik II kategori Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan tingkat provinsi, Kabupaten Way Kanan sebagai Terbaik III kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kabupaten, Kota Bandar Lampung sebagai Terbaik I kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kota, serta Kabupaten Lampung Selatan sebagai Terbaik II kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat kabupaten.
Capaian tersebut menjadi gambaran atas berbagai upaya pemerintah daerah di Lampung dalam memperluas akses pelayanan dasar, meningkatkan kualitas pendidikan, menyediakan hunian layak, serta membangun lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Pada kategori Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan, Pemerintah Provinsi Lampung menempati posisi Terbaik II tingkat provinsi, di bawah Provinsi Aceh sebagai Terbaik I. Penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Kategori tersebut menilai komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan yang berkualitas dan merata. Penilaian mencakup pemerataan guru, ketersediaan sarana pendidikan, capaian literasi dan numerasi, partisipasi masyarakat, serta inovasi daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Prestasi berikutnya datang dari Kabupaten Way Kanan yang meraih Terbaik III kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kabupaten. Capaian ini menempatkan Way Kanan di jajaran pemerintah daerah regional Sumatera yang dinilai memiliki komitmen dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Sementara itu, Kota Bandar Lampung tampil sebagai Terbaik I kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kota. Bandar Lampung mengungguli Pekanbaru sebagai Terbaik II dan Batam sebagai Terbaik III.
Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah menilai dukungan pemerintah daerah terhadap penyediaan hunian layak melalui kebijakan daerah, percepatan pembangunan perumahan, serta tata kelola permukiman yang berkelanjutan. Inovasi dan kolaborasi daerah dalam menghadirkan solusi penyediaan hunian turut menjadi bagian dari penilaian.
Penghargaan keempat diraih Kabupaten Lampung Selatan sebagai Terbaik II kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat kabupaten. Terbaik I diraih Kabupaten Samosir, sedangkan Terbaik III diraih Kabupaten Bintan.
Kategori ini menilai komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan sampah terpadu sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Aspek penilaian meliputi pengelolaan sampah, kualitas lingkungan hidup, efektivitas program, serta inovasi daerah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian mengatakan, Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan motivasi sekaligus penghargaan kepada daerah yang menunjukkan kinerja dan inovasi dalam pembangunan.
Menurut Tito, penyelenggaraan apresiasi dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah Indonesia. Batch II diawali dari Regional Sumatera yang dipusatkan di Kota Batam.
Ia menjelaskan, sejumlah kategori yang diberikan pada putaran kedua berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, antara lain pengelolaan sampah dan lingkungan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.
Tito menegaskan, penghargaan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi kepala daerah, melainkan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah sekaligus pemicu untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Acara ini dimaksudkan untuk memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang berprestasi,” ujar Tito.
Menurutnya, apresiasi tersebut juga menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa di tengah berbagai persoalan yang menimpa sebagian kepala daerah, masih banyak pemerintah daerah yang bekerja dengan baik dan menghasilkan capaian positif. “Di balik itu, melalui acara seperti ini kita bisa menunjukkan banyak daerah juga yang baik-baik,” katanya.
Tito berharap daerah yang telah menerima penghargaan dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya. Sementara bagi daerah yang belum memperoleh penghargaan, ia meminta agar terus berbenah dan meningkatkan inovasi karena masih tersedia kesempatan pada putaran apresiasi berikutnya.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang berhasil meraih penghargaan.
Ia menilai, capaian daerah tidak lahir dari kerja satu atau dua orang, melainkan merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, aparatur, pemangku kepentingan, dan masyarakat. “Saya ucapkan selamat kepada kepala daerah atau daerah-daerah yang berprestasi. Kabar baik prestasi yang sudah dicapai oleh daerah adalah juga kabar baik bagi kita semua,” ujar Djamari.
Menurutnya, kategori yang diberikan dalam apresiasi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan agenda pembangunan nasional dan program unggulan pemerintah pusat. Karena itu, capaian pemerintah daerah diharapkan turut mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.
Djamari juga menegaskan bahwa pemerintah pusat terus menunggu lahirnya berbagai prestasi baru dari pemerintah daerah, khususnya di wilayah Sumatera. “Prestasi yang tercapai ini adalah hasil kerja sama di lingkungan daerah masing-masing. Tidak bisa dilakukan oleh satu orang atau dua orang saja, tetapi seluruh masyarakat juga terlibat,” katanya.
Empat penghargaan yang diraih Lampung menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dari ruang-ruang pendidikan, penyediaan hunian, hingga pengelolaan lingkungan, capaian tersebut menunjukkan bahwa kerja pemerintah daerah di Lampung mendapat pengakuan di tingkat regional Sumatera.
Namun, penghargaan bukanlah titik akhir. Capaian tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi pemerintah daerah di Lampung untuk terus memperkuat inovasi, kolaborasi, dan kualitas pelayanan publik agar manfaat pembangunan semakin nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. (Rls)
- Penulis: Redaksi






