Breaking News
light_mode

Guru Besar UBL: Vape Narkoba Kini Jadi Ancaman Sosial yang Mengkhawatirkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

Guru Besar Sosiologi Hukum, Fakultas Hukum UBL, Prof. Dr. Zainab Ompu Jainah

PERISAILAMPUNG.COM — FENOMENA penyalahgunaan New Psychoactive Substances (NPS) atau zat psikoaktif baru yang dikemas dalam bentuk liquid vape kini menjadi perhatian serius kalangan akademisi.

Modus peredaran narkotika dengan memanfaatkan rokok elektronik dinilai telah berkembang menjadi ancaman sosial yang mengintai generasi muda melalui pendekatan gaya hidup modern dan media digital.

Guru Besar Sosiologi Hukum, Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung (UBL), Prof. Dr. Zainab Ompu Jainah, menilai perkembangan modus kejahatan narkotika saat ini semakin kompleks karena mengikuti perubahan teknologi, budaya populer, dan pola konsumsi masyarakat urban.

Menurutnya, vape yang semula dikenal sebagai bagian dari tren gaya hidup modern kini mengalami pergeseran fungsi menjadi media baru penyalahgunaan narkotika yang sulit dikenali masyarakat.

“Liquid vape dimanfaatkan sebagai sarana penyalahgunaan narkotika karena bentuknya praktis, mudah dibawa, dan memiliki aroma perasa buah yang membuat peredarannya terselubung. Ini jauh lebih sulit dideteksi dibanding narkotika konvensional,” ujarnya saat ditemui di kampus Pascasarjana UBL, Selasa (19/5/2026).

Berdasarkan hasil pengawasan dan uji laboratorium Badan Narkotika Nasional, sejumlah liquid vape ilegal diketahui mengandung zat berbahaya seperti methamphetamine (sabu), MDMA (ekstasi), kokain, synthetic cannabinoid (ganja sintetis), hingga etomidate. Kandungan tersebut berpotensi merusak sistem saraf pusat, memicu gangguan mental, ketergantungan, hingga hilangnya kontrol diri.

Prof. Zainab menilai, pola penyebaran narkotika melalui vape saat ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih halus melalui budaya populer dan media sosial. Vape dipromosikan sebagai simbol modernitas, solidaritas pergaulan, hingga ekspresi kebebasan anak muda. “Masyarakat sering kali gagal membedakan antara budaya konsumsi modern yang wajar dengan perilaku menyimpang yang tumbuh secara terselubung,” katanya.

Dalam perspektif sosiologi hukum, Prof. Zainab menjelaskan bahwa kerentanan remaja terhadap fenomena tersebut dapat dipahami melalui sejumlah teori perilaku sosial. Salah satunya adalah Teori Differential Association dari Edwin H. Sutherland yang menjelaskan bahwa perilaku menyimpang dipelajari melalui lingkungan pergaulan dan komunitas sosial.

Selain itu, Teori Social Learning dari Albert Bandura menunjukkan adanya proses imitasi terhadap konten media sosial yang membentuk persepsi bahwa penggunaan vape merupakan sesuatu yang “keren” dan dapat diterima dalam pergaulan. Sementara Teori Anomie dari Robert K. Merton menggambarkan kondisi masyarakat modern yang mendorong pencarian kesenangan dan pengakuan sosial tanpa diimbangi dengan kontrol moral yang kuat.

Secara regulasi, peredaran liquid vape yang mengandung narkotika melanggar UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan terkait distribusi bahan berbahaya tanpa standar medis.

Namun demikian, Prof. Zainab menegaskan penanganan persoalan ini tidak cukup hanya melalui pendekatan represif berupa penangkapan dan sanksi pidana. Mengacu pada teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto, keberhasilan penegakan hukum juga ditentukan oleh budaya masyarakat, tingkat literasi hukum, dan kekuatan kontrol sosial.

“Persoalan terbesar hari ini adalah budaya permisif, lemahnya pengawasan lingkungan sosial, serta menurunnya kontrol orang tua terhadap perubahan gaya hidup anak-anak mereka,” tegas Ketua Program Studi Doktor (S3) Hukum UBL ini.

Karena itu, ia mendorong pemerintah memperketat pengawasan perdagangan digital dan mempercepat regulasi terhadap zat psikoaktif baru yang terus berkembang. Di sisi lain, keluarga dan institusi pendidikan harus kembali diperkuat sebagai benteng utama perlindungan moral generasi muda.

“Ketika penyimpangan sudah dibungkus atas nama gaya hidup dan kebebasan, hukum tidak boleh hanya hadir untuk menghukum, tetapi juga untuk membangun kesadaran sosial agar generasi muda tidak kehilangan arah,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Universitas Teknokrat Indonesia Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

    Universitas Teknokrat Indonesia Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PERSATUAN Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, PWI Lampung mulai membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Salah satunya melalui pertemuan dengan jajaran Universitas Teknokrat Indonesia, […]

  • Status Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun Menjadi Waspada

    Status Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun Menjadi Waspada

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — AKTIVITAS Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda menunjukkan kecenderungan menurun. Seiring perkembangan tersebut, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada), terhitung mulai Senin, 21 September 2026 pukul 18.30 WIB. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah […]

  • Hadiri Yudisium Teknik Unila, Sekdaprov Marindo Dorong Lulusan Teknik Unila Jadi Motor Inovasi di Era Bonus Demografi

    Hadiri Yudisium Teknik Unila, Sekdaprov Marindo Dorong Lulusan Teknik Unila Jadi Motor Inovasi di Era Bonus Demografi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — SEKRETARIS Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mendorong para lulusan Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila) untuk meningkatkan keterampilan, daya saing, serta semangat inovasi dalam menghadapi tantangan masa depan, khususnya di tengah momentum bonus demografi. Hal tersebut disampaikan Marindo saat menghadiri Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Teknik Unila dalam rangka Yudisium Program Magister, Profesi, Sarjana, […]

  • Merdeka Rasa Nusantara, Horison Lampung Hadirkan Sensasi Kuliner Kemerdekaan dalam Satu Sajian

    Merdeka Rasa Nusantara, Horison Lampung Hadirkan Sensasi Kuliner Kemerdekaan dalam Satu Sajian

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – SEMANGAT Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tak hanya dirayakan lewat upacara dan dekorasi merah putih. Hotel Horison Lampung mengajak masyarakat merayakannya melalui pengalaman kuliner bertajuk “Merdeka Rasa Nusantara”, sebuah paket spesial yang memadukan cita rasa khas Indonesia dalam suasana hangat penuh kebersamaan selama bulan Agustus. Mengusung konsep bundling, tamu cukup membayar Rp81.000 untuk menikmati […]

  • Kampus Didorong Jadi Motor Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

    Kampus Didorong Jadi Motor Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mempercepat hilirisasi komoditas unggulan serta mencetak sumber daya manusia (SDM) yang inovatif dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat memberikan kuliah umum pada kegiatan Harmoni Akademik Nagamandala untuk Anak Tunggal Negeri (HANUANG) 2026 bertema […]

  • Magang Berdampak UBL, Solusi Nyata Cetak Mahasiswa Siap Karier

    Magang Berdampak UBL, Solusi Nyata Cetak Mahasiswa Siap Karier

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — UNIVERSITAS Bandar Lampung (UBL) kembali mempertegas komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang adaptif dan kompetitif melalui program pemagangan Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026. Sebanyak 222 mahasiswa diterjunkan ke 47 instansi mitra yang terdiri atas lembaga pemerintah, sektor swasta, hingga industri, dengan penempatan yang disesuaikan dengan minat dan target profesi masing-masing. Adapun mitra penempatan mencakup […]

expand_less