Breaking News
light_mode

Rektor UBL Serukan Kolaborasi Multipihak Hadapi Ancaman Krisis Iklim Global

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

Foto : Dok UBL

PERISAILAMPUNG.COM — KRISIS iklim global yang semakin nyata mendorong lahirnya kolaborasi lintas sektor yang lebih konkret dan berkelanjutan. Kondisi tersebut menjadi perhatian utama dalam 4th International Symposium on Global Collaboration for Sustainability (ISGCS) 2026 yang digelar Universitas Bandar Lampung (UBL) di Holiday Inn Lampung Bukit Randu, Rabu (20/5/2026).

Mengusung tema “Navigating Global Climate Challenges through Multi-Stakeholder Partnership”, forum internasional tersebut mempertemukan akademisi, pemerintah, sektor industri, organisasi masyarakat sipil, hingga media untuk membahas strategi menghadapi tantangan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Rektor UBL, Prof. M. Yusuf S. Barusman, menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, melainkan ancaman nyata yang dampaknya telah dirasakan di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Perubahan iklim bukan lagi persoalan masa depan yang hanya menjadi bahan diskusi akademik. Kita telah menyaksikan berbagai fenomena cuaca ekstrem yang sebelumnya sulit dibayangkan. Beberapa waktu terakhir kita mengalami intensitas hujan yang sangat tinggi. Bayangkan apabila kondisi seperti itu terjadi terus-menerus dalam jangka panjang. Dampaknya tentu tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga pada ketahanan pangan, ekonomi, kesehatan masyarakat, hingga stabilitas sosial,” ujarnya.

Menurut Yusuf, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendorong lahirnya solusi dan kebijakan berbasis kolaborasi. Kampus, kata dia, tidak cukup hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus mampu menjadi penghubung antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

“Perubahan iklim merupakan tantangan global yang membutuhkan respons kolektif. Universitas harus hadir sebagai katalisator lahirnya inovasi, penguatan kebijakan, sekaligus jembatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat,” katanya.

Ia menilai penanganan krisis iklim tidak dapat dilakukan secara parsial karena dampaknya telah meluas ke berbagai sektor strategis, mulai dari lingkungan, ekonomi, ketahanan pangan, hingga keberlanjutan suatu bangsa.

“Karena itu, solusi terhadap tantangan global ini tidak dapat dilakukan secara individual. Kita membutuhkan kolaborasi yang lebih kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, masyarakat, NGO, dan organisasi internasional,” tegas Yusuf.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh SDGs Center UBL tersebut merupakan bagian dari penguatan implementasi proyek Strengthening Capacities for Policy Planning for the Implementation of the 2030 Agenda in Indonesia and in the Global South Phase II (SDGs SSTC Phase II) yang didukung oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia.

Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan piagam kolaborasi MSP KEM11LAU sebagai simbol penguatan kemitraan multipihak dalam pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim.

Selain menghadirkan pembicara nasional dan internasional, ISGCS 2026 turut diisi dengan panel diskusi dan presentasi hasil riset. Sebanyak 35 presenter memaparkan berbagai penelitian dan praktik baik terkait pembangunan berkelanjutan, ketahanan iklim, serta penguatan kolaborasi multipihak.

Melalui penyelenggaraan forum internasional ini, UBL menegaskan komitmennya dalam membangun diplomasi akademik dan jejaring global guna mendukung percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Memenuhi Standar Kesehatan, Wagub Jihan Tinjau Rumah Penyintas TBC di Tulang Bawang

    Belum Memenuhi Standar Kesehatan, Wagub Jihan Tinjau Rumah Penyintas TBC di Tulang Bawang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM- WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau langsung rumah penyintas Tuberculosis (TBC) calon penerima bantuan renovasi rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kampung Sumber Makmur, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (20/5/2026). Dalam peninjauan itu, Jihan melihat kondisi rumah penyintas TBC yang dinilai belum memenuhi standar kesehatan dan memerlukan perbaikan agar […]

  • Jelang Hari Kesaktian Pancasila, YBM PLN UP3 Pringsewu Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Bencana

    Jelang Hari Kesaktian Pancasila, YBM PLN UP3 Pringsewu Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Bencana

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PERINGSEWU (PERISAILAMPUNG.COM) – TAK hanya cepat memulihkan listrik pasca bencana, PLN lewat Yayasan Baitul Maal (YBM) juga sigap menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir, longsor, maupun kebakaran di wilayah Lampung. Sepanjang September 2025, bantuan disalurkan kepada warga yang terdampak banjir di Dusun Gunung Sari, Desa Banding Agung, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat; korban longsor di […]

  • Kampus Top Inggris Cardiff University Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Universitas Bandar Lampung

    Kampus Top Inggris Cardiff University Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Universitas Bandar Lampung

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — UNIVERISTAS Bandar Lampung (UBL) kembali memperluas jejaring globalnya melalui kunjungan akademik delegasi Cardiff University, Inggris, Selasa (12/05/2026). Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama internasional di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia, dengan delegasi diwakili oleh Programme Director MSc in Business Management, Prabirendra Chatterjee, Ph.D. Pertemuan yang berlangsung di Kampus UBL itu […]

  • Balai Besar PPTP Dorong Realisasi Target Hilirisasi Tebu di Lampung Utara

    Balai Besar PPTP Dorong Realisasi Target Hilirisasi Tebu di Lampung Utara

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – TARGET tanam tebu di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun 2026 seluas 2.800 hektare berupa perluasan maupun bongkar ratoon. Pj. Hilirisasi Tebu Lampung – Sumsel, Kus Haryanto, yang juga Kepala Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan siap mendorong percepatan realisasi hilirisasi tebu yang akan ditanam di tahun 2026. Targetnya tahun 2026 […]

  • Unila dan Untirta Perkuat Kerjasama Tridharma Serta Pengembangan SDM

    Unila dan Untirta Perkuat Kerjasama Tridharma Serta Pengembangan SDM

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) – UNIVERSITAS Lampung (Unila) dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa  (Untirta) menjalin kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., dan Rektor Untirta Prof. Dr. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., di Ruang […]

  • Agrowisata Kaligua PTPN I Reg. 3: Menyatu dengan Alam, Menyegarkan Jiwa lewat “The Healing Power of Tea”

    Agrowisata Kaligua PTPN I Reg. 3: Menyatu dengan Alam, Menyegarkan Jiwa lewat “The Healing Power of Tea”

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BREBES (PERISAILAMPUNG.COM) – HAMPARAN kebun teh di lereng Gunung Slamet, Kawasan Agrowisata Kaligua, Brebes, Jawa Tengah, membentang indah bagaikan permadani hijau yang memeluk kontur perbukitan. Berada di ketinggian 1.500–2.000 meter di atas permukaan laut, kawasan milik PTPN I Regional 3 (dulu PTPN IX) ini memiliki udara sejuk hingga dingin. Tak heran, para pekerja maupun warga […]

expand_less