Rektor UBL: Wisuda ke-75 Jadi Momentum Cetak Lulusan Adaptif dan Penguatan Akademik Kampus
- account_circle Redaksi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

REKTOR UBL Prof. M. Yusuf S. Barusman
PERISAILAMPUNG.COM – REKTOR UBL Prof. M. Yusuf S. Barusman menegaskan komitmen Universitas Bandar Lampung (UBL) dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital pada Sidang Terbuka Senat UBL dalam rangka Wisuda ke-75 Periode Genap Tahun Akademik 2025/2026, yang digelar di Convention Hall Mahligai Agung, Rabu (3/6/2026).
Momentum wisuda kali ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan pengukuhan Ida Farida sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Publik. Acara tersebut turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah II, Iskhaq Iskandar.
Mengusung tema “Merayakan Prestasi, Menyiapkan Masa Depan”, UBL mewisuda sebanyak 758 lulusan yang siap mengabdikan diri di berbagai sektor dan berkontribusi bagi masyarakat.
Rektor UBL, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A., menyampaikan kebanggaannya atas dua pencapaian penting yang diraih kampus tersebut secara bersamaan.
“Hari ini kita merayakan dua pencapaian besar sekaligus, yaitu keberhasilan para wisudawan menyelesaikan pendidikan tinggi serta pencapaian akademik tertinggi yang diraih Prof. Dr. Ida Farida sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Publik,” ujar Yusuf.

Pengukuhan Guru Besar
Menurutnya, pengukuhan guru besar baru memiliki arti strategis, tidak hanya bagi UBL tetapi juga bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan tata kelola publik di Indonesia. Kehadiran Prof. Ida Farida diharapkan mampu memperkuat kontribusi UBL dalam menghasilkan gagasan dan inovasi di bidang manajemen publik yang profesional, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf juga mengingatkan para lulusan bahwa dunia kerja saat ini mengalami perubahan sangat cepat akibat perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
“Keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh gelar yang dimiliki, tetapi oleh kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkembang. Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang,” tegasnya.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi era disrupsi, Yusuf menjelaskan bahwa sejak Tahun Akademik 2025/2026, UBL telah menerapkan inovasi kurikulum melalui konsep Personally Customized Curriculum (PCC).
Melalui PCC, mahasiswa diberikan keleluasaan untuk merancang jalur pembelajaran, jalur profesi, hingga jalur industri yang sesuai dengan minat, bakat, dan tujuan karier masing-masing.
“Transformasi ini merupakan bagian dari komitmen UBL dalam mewujudkan visi sebagai World Class Entrepreneurial University yang menghasilkan lulusan inovatif, adaptif, dan berjiwa kewirausahaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai transformasi yang dilakukan kampus telah membuahkan hasil positif. Saat ini mayoritas program studi di UBL telah meraih akreditasi Unggul, sekaligus memperluas jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.
Menutup sambutannya, Yusuf menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendampingi perjuangan putra-putrinya selama menempuh pendidikan, serta kepada seluruh pemangku kepentingan yang terus memberikan kepercayaan kepada UBL dalam memajukan dunia pendidikan di Lampung.
“Keberhasilan para wisudawan hari ini tidak terlepas dari dukungan keluarga, dosen, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UBL,” pungkasnya. (Rls)
- Penulis: Redaksi




