PLN Pastikan Pemulihan Kelistrikan Sumatra Terus Berjalan, 8,3 Juta Pelanggan Kembali Nikmati Listrik
- account_circle Redaksi
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat memberikan keterangan. Foto: Dok PLN
PERISAILAMPUNG.COM — PLN terus mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Sumatra pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) Muara Bungo–Sungai Rumbai, Jambi, sejak Jumat (22/5).
Hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, lebih dari 8,3 juta pelanggan telah kembali menikmati pasokan listrik dari total 13,1 juta pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, sejak gangguan terjadi pada Jumat (22/5) sekitar pukul 18.44 WIB, PLN langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan serta pemulihan sistem kelistrikan.
“Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatra, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” ujar Darmawan dalam konferensi pers, Sabtu (23/5).
Ia menjelaskan, dalam waktu sekitar dua jam jaringan transmisi yang terganggu berhasil dipulihkan. Setelah itu, PLN memfokuskan upaya pada pengoperasian kembali pembangkit-pembangkit yang terdampak untuk diselaraskan dengan sistem transmisi yang telah kembali siap beroperasi.
Menurut Darmawan, proses penyalaan pembangkit dilakukan secara sistematis dan bertahap dengan tetap mengutamakan keamanan sistem. Pembangkit berbasis hidro dan gas dapat lebih cepat menyuplai sistem guna mempercepat pemulihan awal, sedangkan pembangkit thermal seperti PLTU membutuhkan waktu lebih lama, yakni sekitar 15 hingga 20 jam sejak tahap start-up hingga beroperasi penuh.
“Proses pemulihan dilakukan secara simultan mulai dari transmisi, gardu induk hingga pembangkit di sistem kelistrikan Sumatra,” katanya.
Untuk mendukung percepatan pemulihan, PLN menerjunkan ratusan personel yang bekerja selama 24 jam di berbagai wilayah terdampak, mulai dari Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara hingga Aceh.
Hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, sebanyak 3.192 megawatt (MW) pasokan listrik berhasil disalurkan kembali dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak. Selain itu, sebanyak 157 gardu induk dari total 176 gardu induk terdampak telah kembali beroperasi.
Dengan kondisi tersebut, sebanyak 8.351.670 pelanggan kini kembali memperoleh pasokan listrik secara bertahap.
“Saat ini seluruh petugas dan tim teknis PLN bekerja penuh selama 24 jam di lapangan. Proses pemulihan terus berjalan dan kami all out agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman,” tegas Darmawan.
PLN juga terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, aparat terkait, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proses pemulihan berjalan lancar dan sistem kelistrikan kembali normal.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami terus siaga agar sistem kelistrikan bisa segera pulih dan masyarakat dapat kembali menikmati listrik secepat mungkin,” tutupnya. (Rls)
- Penulis: Redaksi

