Breaking News
light_mode

Barang Bawaan dari Malaysia Dimusnahkan, Karantina Lampung Ingatkan Risiko Hama dan Penyakit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — BALAI Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Lampung memusnahkan sejumlah barang bawaan penumpang hasil penahanan di Satuan Pelayanan Karantina Bandara Internasional Radin Inten II, Jumat (2/10/2026).

Barang yang dimusnahkan beragam, mulai dari bakso, daging, sosis, telur, produk perikanan, buah-buahan, sayuran, biji-bijian hingga berbagai jenis benih. Barang-barang tersebut ditemukan dalam lalu lintas penerbangan internasional dan tidak memenuhi persyaratan karantina.

Pada jalur kedatangan internasional, seluruh media pembawa yang ditahan diketahui berasal dari Malaysia. Komoditas tersebut terdiri atas produk hewan, hasil perikanan, produk tumbuhan, biji-bijian, hingga benih tanaman.

Untuk produk hewan, petugas menemukan bakso, daging, kulit kerupuk, madu, nugget ayam, produk susu, sosis, dan telur ayam kampung. Sementara produk perikanan yang ditahan antara lain bakso ikan, cumi kering, ikan asin kering, ikan, dan pempek ikan.

Petugas juga menemukan sejumlah komoditas tumbuhan, seperti anggur, pir, apel, dokong, anggur muskat, kelengkeng, kentang, bawang bombai, bawang merah, bawang putih, gandum, biji durian, biji lada, biji kecipir, cabai kering, daun kari, stroberi, dan biji pala.

Selain itu, terdapat benih kacang panjang, buncis, oyong, kecipir, bayam, okra, ketimun, dan terung. Sedangkan pada arus keberangkatan internasional, media pembawa yang ditahan meliputi biji pinang kering, jeruk, jengkol, dan ikan asin kering.

Kepala Karantina Lampung Donni Muksydayan mengatakan, beragamnya jenis barang yang ditemukan menunjukkan bahwa risiko karantina tidak selalu berasal dari komoditas dalam jumlah besar.

Menurutnya, barang bawaan penumpang dalam jumlah kecil sekalipun dapat menjadi media pembawa hama dan penyakit apabila tidak memenuhi persyaratan.

“Barang bawaan penumpang mungkin terlihat biasa, tetapi dari perspektif karantina, setiap produk hewan, ikan, tumbuhan, maupun benih memiliki potensi risiko. Karena itu, pemeriksaan di pintu masuk negara menjadi penting untuk memastikan risiko tersebut tidak masuk dan menyebar di Indonesia,” kata Donni.

Ia menjelaskan, risiko tersebut tidak selalu dapat dikenali secara kasatmata. Produk hewan dan hasil perikanan dapat menjadi media pembawa agen penyakit, sedangkan buah, sayuran, biji-bijian, dan benih berpotensi membawa organisme pengganggu tumbuhan.

Ketika penyakit atau organisme pengganggu tumbuhan masuk dan menyebar, dampaknya dapat meluas, tidak hanya terhadap hewan, ikan, dan tanaman, tetapi juga terhadap produksi pangan, perekonomian masyarakat, serta keanekaragaman hayati.

“Ketika penyakit atau organisme pengganggu sudah masuk dan menyebar, dampaknya bisa jauh lebih besar. Bukan hanya terhadap hewan, ikan, dan tanaman, tetapi juga terhadap produksi pangan, ekonomi masyarakat, dan keanekaragaman hayati,” ujar Donni.

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari tindakan karantina terhadap media pembawa yang tidak memenuhi persyaratan. Langkah itu dilakukan untuk mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK), serta Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

Tindakan karantina tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Donni menegaskan, pengawasan di pintu masuk dan keluar negara menjadi salah satu lapisan awal dalam melindungi sumber daya hayati Indonesia dari berbagai risiko yang dapat terbawa melalui pergerakan manusia dan barang.

Karena itu, masyarakat yang datang dari luar negeri maupun akan bepergian ke luar negeri diimbau melaporkan barang bawaan berupa hewan, ikan, tumbuhan, produk turunannya, maupun benih kepada petugas karantina.

“Prinsipnya adalah mencegah lebih awal. Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan barang bawaan berupa hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya kepada petugas karantina sebelum dilalulintaskan,” kata Donni.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Sebab, barang yang tampak sederhana sekalipun dapat membawa risiko bagi sektor pertanian, peternakan, perikanan, pangan hingga keanekaragaman hayati Indonesia. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAT KPRI Saptawa 2025 Jadi Momentum Penguatan Koperasi ASN di Lampung

    RAT KPRI Saptawa 2025 Jadi Momentum Penguatan Koperasi ASN di Lampung

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus mendorong penguatan koperasi sebagai salah satu pilar peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditegaskan dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Saptawa Provinsi Lampung Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Gedung Pusiban, Kamis (9/7/2026). RAT dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, […]

  • Usaha Maju, Impian Terwujud: Nasabah Asal Lampung Umroh Gratis dari BTPN Syariah

    Usaha Maju, Impian Terwujud: Nasabah Asal Lampung Umroh Gratis dari BTPN Syariah

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PERISAI LAMPUNG.COM – DARI hamparan sawah dan kebun di Lampung, para perempuan tangguh akhirnya berhasil menjemput impian besar mereka untuk beribadah ke Tanah Suci. Nasabah inspiratif BTPN Syariah asal Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Tulang Bawang berhasil meraih hadiah Umroh Satu Pesawat sebagai apresiasi atas konsistensi mereka dalam menerapkan perilaku unggul BDKS (Berani Berusaha, Disiplin, […]

  • Hingga Triwulan III, Tercatat 15 Ribu Pelanggan PLN Manfaatkan Promo Tambah Daya

    Hingga Triwulan III, Tercatat 15 Ribu Pelanggan PLN Manfaatkan Promo Tambah Daya

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mencatat sebanyak 15.000 pelanggan di Provinsi Lampung telah memanfaatkan promo tambah daya hingga akhir Triwulan III 2025. Program ini terbukti mendukung UMKM lokal agar lebih produktif hingga meningkatkan kenyamanan pada pelanggan rumah tangga. General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa promo […]

  • Bapanas dan BULOG Salurkan Bantuan Pangan kepada 1,24 Juta Penerima di Provinsi Lampung

    Bapanas dan BULOG Salurkan Bantuan Pangan kepada 1,24 Juta Penerima di Provinsi Lampung

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum BULOG melanjutkan penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Provinsi Lampung. Penyaluran dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. […]

  • Enam Dekade Bank Lampung, Teguhkan Komitmen Jadi Bank Unggul Pilihan Masyarakat

    Enam Dekade Bank Lampung, Teguhkan Komitmen Jadi Bank Unggul Pilihan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — BANK Lampung genap berusia 60 tahun pada Sabtu, 31 Januari 2026. Momentum bersejarah ini diperingati melalui upacara bendera yang digelar di Kantor Pusat Bank Lampung dan diikuti oleh jajaran komisaris, direksi, karyawan, serta para purnabakti Bank Lampung. Dalam sambutannya, Pjs Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menyampaikan bahwa enam dekade perjalanan Bank Lampung […]

  • Pelindo Regional 2 Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Tambah QCC 004, Perkuat Posisi Lampung sebagai Gerbang Logistik Sumatera

    Pelindo Regional 2 Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Tambah QCC 004, Perkuat Posisi Lampung sebagai Gerbang Logistik Sumatera

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PT PELABUHAN Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang meresmikan depo petikemas sekaligus menyambut kedatangan Quay Container Crane (QCC) 004 di Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang, Selasa (19/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur kepelabuhanan untuk mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang […]

expand_less