Breaking News
light_mode

Berperan Menggerakkan Ekonomi Keluarga, Wagub Jihan Apresiasi Perempuan Pelaku UMKM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • print Cetak

Dok: Adpim

PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan naik kelas, salah satunya dengan menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha Akbar bagi pelaku UMKM Kabupaten Tulang Bawang di Gedung Serba Guna Menggala, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan bertajuk “Dari Kemasan Jadi Andalan: UMKM Tulang Bawang Makin Cuan” tersebut digelar bekerja sama dengan PT PNM dan diikuti para nasabah program Mekaar.

Wagub Jihan mengapresiasi para perempuan pelaku UMKM yang dinilai memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga.

Menurutnya, mayoritas nasabah PNM merupakan perempuan tangguh yang terus berjuang mengembangkan usaha di tengah tantangan ekonomi saat ini.

“Saya merasa bangga bisa hadir di tengah para pejuang ekonomi keluarga. Perempuan-perempuan hebat inilah yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, kami ingin terus membersamai para pelaku UMKM agar semakin berdaya saing dan naik kelas,” ujar Jihan.

Jihan menilai keberadaan PNM memberikan manfaat besar bagi pelaku UMKM di Provinsi Lampung.

“Ini menunjukkan bahwa PNM benar-benar hadir untuk memberdayakan masyarakat, khususnya para perempuan pelaku UMKM,” ujarnya.

Jihan menjelaskan, dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini, di mana perubahan terjadi sangat cepat dan menuntut pelaku usaha untuk mampu beradaptasi.

Ia mencontohkan perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini semakin bergantung pada teknologi digital. Jika dahulu masyarakat berbelanja pakaian langsung di pasar dan membeli makanan di warung, kini hampir seluruh kebutuhan dapat diperoleh hanya melalui telepon genggam.

“Perubahan yang cepat ini menjadi tantangan besar bagi para pelaku UMKM,” katanya.

Menurut Jihan, tantangan utama UMKM saat ini bukan lagi sekadar persoalan modal usaha. Akses pembiayaan dinilai sudah semakin terbuka melalui berbagai program seperti PNM maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Tantangan terbesarnya adalah apakah kita mampu bertahan di tengah perubahan zaman dan cukup peka terhadap perkembangan yang terjadi,” ujarnya.

Karena itu, Jihan menilai peran PNM sangat penting, bukan hanya dalam menyediakan akses permodalan, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang lengkap bagi para nasabah.

“PNM tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga menghadirkan pelatihan, pendampingan pengembangan usaha, hingga sistem pengawasan melalui kelompok. Semua instrumen ini dirancang agar usaha kecil dan menengah dapat tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” katanya.

Ia berharap para nasabah yang saat ini memulai usahanya dapat berkembang menjadi pelaku usaha menengah dengan kapasitas lebih besar, bahkan mampu mandiri tanpa bergantung pada pinjaman. “Itulah tujuan besar yang ingin dicapai bersama,” ucapnya.

Jihan menekankan pentingnya pengembangan kapasitas usaha, salah satunya melalui peningkatan kualitas kemasan produk atau packaging. Menurutnya, konsumen saat ini tidak hanya melihat rasa maupun kualitas produk, tetapi juga keseriusan pelaku usaha dalam mengemas produknya.

Menurutnya, produk makanan ringan yang dikemas seadanya tentu akan kalah menarik dibanding produk dengan kemasan rapi dan profesional.

“Kemasan hari ini adalah bagian dari strategi pemasaran dan nilai tambah produk,” tegasnya.

Jihan mengapresiasi model pembiayaan berbasis kelompok yang diterapkan PNM karena dinilai mampu menciptakan kontrol sosial, rasa tanggung jawab bersama, serta semangat saling mendukung antaranggota.

“Banyak program pembiayaan berbasis individu gagal bertahan karena tidak memiliki sistem pengawasan dan tanggung jawab kolektif seperti ini. PNM telah membuktikan keberhasilannya. Selama bertahun-tahun program ini mampu bertahan dan berkembang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jihan menyinggung teori survival economy yang menyebut UMKM sebagai sektor usaha yang paling mampu bertahan menghadapi krisis karena memiliki fleksibilitas tinggi.

Menurutnya, hal tersebut terbukti saat pandemi COVID-19, ketika banyak usaha besar berhenti beroperasi bahkan gulung tikar akibat sulit beradaptasi. Sebaliknya, UMKM justru mampu bergerak cepat menyesuaikan diri dengan kondisi pasar.

“Pelaku UMKM dapat dengan cepat beralih dari penjualan offline ke online, memodifikasi produk, hingga menciptakan kebutuhan baru sesuai kondisi pasar,” katanya.

Ia mencontohkan saat masker dan alat pelindung diri sulit diperoleh selama pandemi, pelaku UMKM mampu menghadirkan berbagai inovasi produksi masker kain dan APD dari bahan yang tersedia.

“Inilah bukti bahwa UMKM memiliki daya tahan dan kemampuan adaptasi yang luar biasa,” ujarnya.

Karena itu, Jihan menegaskan bahwa modal bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan usaha. Menurutnya, banyak usaha dengan modal besar gagal berkembang karena tidak mampu membaca perubahan zaman.

“Yang paling penting adalah kepekaan terhadap peluang, kemampuan beradaptasi, keberanian berinovasi, dan semangat untuk terus belajar,” tegasnya.

Jihan menyampaikan rasa bangga kepada para ibu yang terus berjuang membantu perekonomian keluarga melalui usaha yang dijalankan.

“Saya tahu ada anak dan keluarga yang harus ditinggalkan sejenak demi membantu mencari nafkah keluarga. Namun percayalah, bentuk cinta seorang ibu tidak selalu hadir dalam pelukan dan kebersamaan, tetapi juga dalam bentuk tanggung jawab dan perjuangan,” katanya.

Ia berharap seluruh kerja keras para pelaku UMKM hari ini dapat menjadi jalan bagi masa depan anak-anak yang lebih baik.

“Saya bersama Bapak Gubernur berkomitmen untuk terus membersamai para pelaku UMKM agar dapat berkembang, mandiri, dan sukses mencapai harapan masing-masing. Semangat terus untuk seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Tulang Bawang,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Warsito Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

    Prof. Warsito Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — TAHAPAN Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 terus bergulir. Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D., menjadi pendaftar pertama yang secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran dan persyaratan administrasi sebagai Bakal Calon (Balon) Rektor Unila kepada Panitia Pilrek di Sekretariat Pilrek, Gedung Rektorat Unila lantai 3, Selasa (18/8/2026). Penyerahan berkas tersebut diterima langsung Koordinator […]

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau, Operasional Pelabuhan Panjang Tetap Normal

    Erupsi Gunung Anak Krakatau, Operasional Pelabuhan Panjang Tetap Normal

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — AKTIVITAS operasional Pelabuhan Panjang tetap berjalan normal di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga saat ini, seluruh pelayanan kepelabuhanan, termasuk kegiatan bongkar muat, berlangsung seperti biasa dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan. General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Menurutnya, pihaknya […]

  • DPRD Lampung Dorong Penguatan Sinergi PGRI untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan dan IPM Daerah

    DPRD Lampung Dorong Penguatan Sinergi PGRI untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan dan IPM Daerah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – KETUA DPRD Provinsi Lampung yang diwakili Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, M. Syukron Muchtar, Lc., M.Ag., menghadiri Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Lampung Masa Bakti XV Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pelantikan Ibunda Guru Kabupaten/Kota di Aula STKIP PGRI Bandar Lampung, Senin (9/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri […]

  • YJI Lampung Ikuti Lomba Senam Nasional, Dorong Masyarakat Hidup Sehat

    YJI Lampung Ikuti Lomba Senam Nasional, Dorong Masyarakat Hidup Sehat

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — YAYASAN Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Lampung berpartisipasi dalam Lomba Senam Online Tingkat Nasional yang diselenggarakan YJI Pusat secara virtual, Sabtu-Minggu (19-20 September 2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dipusatkan di Ruang Auditorium Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Keikutsertaan kontingen Lampung menjadi bagian dari upaya mendorong budaya hidup sehat, menjaga kebugaran, serta […]

  • Tinjau Rumah Korban Gempa, Wagub Jihan Beri Bantuan Warga

    Tinjau Rumah Korban Gempa, Wagub Jihan Beri Bantuan Warga

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    TANGGAMUS (PERISAILAMPUNG.COM) – Wakil Gubernur Jihan Nurlela meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga di Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Senin (29/9/25). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur Jihan menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat agar tabah menghadapi musibah. “Saya turut prihatin atas musibah yang terjadi. Yang sabar dan […]

  • Sebelum Bara Menjalar, Jihan Minta Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

    Sebelum Bara Menjalar, Jihan Minta Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela meminta kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkuat dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari personel, peralatan, akses sumber air hingga sistem penanganan di wilayah rawan. Menurut Jihan, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan di Lampung selama ini relatif mampu merespons kebakaran setelah titik api muncul. […]

expand_less