Kepemimpinan Jadi Kunci Kemajuan Desa, Gubernur Mirza Apresiasi Desa Karang Pucung dan Gedung Air
- account_circle Redaksi
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM — KEMAJUAN sebuah desa tidak semata ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam maupun kelengkapan infrastruktur. Di balik desa yang berkembang dan masyarakat yang sejahtera, ada kepemimpinan yang mampu menggerakkan warga, menumbuhkan inovasi, serta membangun semangat gotong royong.
Pesan itu ditegaskan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat memimpin Rapat Optimalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Desaku Maju di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (23/10/2026).
Menurut Gubernur, kualitas kepemimpinan kepala desa dan lurah menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan. Dengan jumlah 2.449 desa dan 205 kelurahan di Provinsi Lampung, setiap pemimpin wilayah dituntut memiliki kepekaan, motivasi, serta kemampuan menyatukan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama.
“Infrastruktur dan potensi desa bisa relatif sama, tetapi yang membedakan desa itu maju atau tidak adalah kualitas kepemimpinannya. Pemimpin yang memiliki jiwa melayani, inovasi, dan cinta rakyatnya akan membawa dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat sehari-hari,” ujar Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi kepada para pemenang Lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berhasil melaju ke babak final penilaian tingkat nasional. Dua wilayah yang menjadi sorotan adalah Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, serta Kelurahan Gedung Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung.
Desa Karang Pucung, yang meraih Juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung 2026, dinilai berhasil membangun kemandirian ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Salah satu upayanya adalah menyuplai komoditas pangan lokal secara mandiri. Untuk memperkuat usaha tersebut, Gubernur menjanjikan bantuan berupa unit mesin pengering (dryer), mesin pembuat pakan ternak, dan mesin pengolahan beras (rice milling unit) yang akan dikelola BUMDes pada tahun ini.
Sementara itu, Kelurahan Gedung Air meraih Juara I Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung 2026 berkat keberhasilan menggerakkan partisipasi masyarakat perkotaan. Semangat gotong royong warga tercermin dari pengumpulan donasi swadaya sebesar Rp1,3 miliar untuk pembebasan lahan pemakaman umum, sebuah capaian yang menunjukkan kuatnya kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan bersama.
Gubernur berharap keberhasilan Karang Pucung dan Gedung Air dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kepala desa dan lurah di Lampung. Ia juga optimistis kedua wilayah tersebut mampu meraih hasil terbaik dalam evaluasi tingkat nasional, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak desa dan kelurahan yang mandiri, inovatif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (Rls)
- Penulis: Redaksi



