Mahasiswa Unila Ciptakan Aplikasi Penilaian Otomatis untuk Lomba Bookstar Silent Reading
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 2 Nov 2026
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – INOVASI teknologi mahasiswa Universitas Lampung (Unila) turut mewarnai penyelenggaraan Library Expo 2026. Palwa Abiyyu Jaya, mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer angkatan 2024, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), menghadirkan aplikasi penilaian digital untuk mendukung pelaksanaan lomba Bookstar Silent Reading.
Palwa yang juga merupakan Duta Baca Unila 2026 mengembangkan aplikasi tersebut bersama Alya Nurani. Inovasi ini berangkat dari kebutuhan untuk mempermudah proses penilaian yang sebelumnya dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan skor hingga rekapitulasi nilai peserta.
Melalui aplikasi tersebut, juri dapat memasukkan nilai peserta secara langsung. Sistem kemudian mengolah nilai dari kedua juri, melakukan rekapitulasi, serta menentukan peringkat peserta secara otomatis. Dengan demikian, proses penilaian menjadi lebih praktis dan meminimalkan potensi kesalahan dalam penghitungan.
“Dengan adanya aplikasi ini, juri tidak perlu lagi menghitung dan merekap nilai secara manual. Cukup memasukkan nilai, kemudian sistem akan memproses dan menampilkan hasil akhirnya,” jelas Palwa, Senin (2/11/2026).
Ia mengatakan, pengembangan aplikasi tersebut menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kebutuhan nyata di lingkungan kampus. Selain mempermudah pekerjaan juri, inovasi ini diharapkan mampu membuat proses penilaian berlangsung lebih efektif, efisien, dan terorganisasi.
Dalam penerapannya, aplikasi tersebut mendapat respons positif dari juri dan panitia. Kemudahan dalam memasukkan nilai serta proses penghitungan otomatis dinilai mampu menghemat waktu dan mendukung kelancaran pelaksanaan lomba.
Meski demikian, Palwa mengakui aplikasi tersebut masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penyesuaian fitur penambahan peserta yang mendaftar setelah perlombaan berlangsung.
Ia berharap aplikasi ini dapat terus disempurnakan sehingga dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan perlombaan lainnya.
Inovasi ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa Unila dalam memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan solusi praktis bagi kebutuhan di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui pengembangan aplikasi penilaian digital, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi pelaksanaan kegiatan kampus. (**)
- Penulis: Redaksi



