Breaking News
light_mode

Presiden Turun Tangan, Api di TN Way Kambas Dipadamkan dan Hotspot Terus Diburu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — SEHARI setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dan dukungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Provinsi Lampung, operasi pemadaman dan pendinginan terus diperkuat pada Selasa (25/8/2026). Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengerahan personel, peralatan pemadaman darat, Tim Alpha TNI, hingga dukungan udara dari BNPB untuk melaksanakan water bombing di lokasi karhutla.

Kobaran api di sejumlah lokasi telah dipadamkan. Namun potensi munculnya kembali api masih harus diwaspadai karena tim masih menemukan titik-titik panas atau hotspot yang berpotensi menjadi bara dan kembali memicu kebakaran.

Sehari setelah arahan Presiden tersebut, tim gabungan langsung memperkuat penanganan di lapangan. Selain pemadaman dari darat, dukungan udara juga telah dikerahkan untuk menjangkau titik-titik yang sulit ditangani secara langsung oleh personel.

Pada Selasa (25/8/2026) pukul 13.49 WIB, sebuah helikopter BNPB dengan misi Fire Fighting Mission mendarat di Bandara Radin Inten II Lampung. Helikopter tersebut kemudian digunakan untuk mendukung operasi water bombing di lokasi karhutla kawasan TNWK. Pada Selasa sore, water bombing telah dilaksanakan oleh tim BNPB untuk membantu menurunkan suhu pada titik-titik panas sekaligus mencegah munculnya kembali api.

Kobaran api di sejumlah lokasi telah dipadamkan. Namun potensi munculnya kembali api masih harus diwaspadai karena tim masih menemukan titik-titik panas atau hotspot yang berpotensi menjadi bara dan kembali memicu kebakaran.

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudi Syawal mengatakan, pelaksanaan water bombing menjadi bagian dari upaya mempercepat pemadaman dan pendinginan di lokasi yang sulit dijangkau tim darat.

“Water bombing sudah dilakukan sore ini oleh tim BNPB di lokasi karhutla. Ini untuk membantu pendinginan dan menurunkan suhu di titik-titik yang masih panas. Helikopter akan terus standby sampai api benar-benar padam,” ujar Rudi.

Menurutnya, dukungan udara akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama apabila masih ditemukan titik panas yang membutuhkan penanganan dari udara.

“Jadi tidak hanya melihat api yang kelihatan, tetapi titik-titik panas yang masih ada juga kita antisipasi supaya tidak menjadi bara dan kemudian muncul api kembali,” katanya.

Dukungan pemadaman dari udara ini melengkapi operasi darat yang dilakukan secara terpadu oleh TNI-Polri, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Balai TN Way Kambas, BPBD dan unsur terkait lainnya.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, pemadaman dari udara dibutuhkan untuk membantu menurunkan suhu pada titik-titik yang masih terdeteksi memiliki panas. Menurutnya, meskipun kobaran api telah berhasil ditangani di sejumlah lokasi, kondisi hotspot yang masih ditemukan menunjukkan potensi kebakaran belum sepenuhnya hilang.

“Water bombing ini kita laksanakan untuk membantu menyirami titik-titik hotspot tadi sehingga suhunya bisa turun, tidak memungkinkan untuk terjadinya kembali api,” ujar Kristomei di lokasi karhutla kawasan TNWK.

Menurutnya, hasil pengamatan menunjukkan masih terdapat titik yang memiliki suhu berbeda dari kondisi normal tanah.

“Tadi dari pengamatan-pengamatan kita, masih ada titik-titik yang memungkinkan, karena suhunya berbeda dengan suhu tanah sebenarnya, masih kuning atau merah. Nah, itu yang harus kita waspadai,” jelasnya.

Titik-titik tersebut menjadi perhatian karena meskipun tidak lagi terlihat sebagai kobaran api, panas yang tersisa dapat menjadi bara dan berpotensi memunculkan api kembali, terutama dengan kondisi vegetasi yang sangat kering. Karena itu, operasi tidak berhenti pada pemadaman kobaran api. Pendinginan dan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan bara yang tersisa tidak kembali menimbulkan kebakaran.

Selain dukungan water bombing dari BNPB, tim juga menyiapkan drone semprot untuk menjangkau lokasi yang sulit didatangi personel melalui jalur darat.

“Sore ini juga kita melakukan drone semprot dengan kapasitas 16 liter, 30 liter, dan 1 liter, sehingga bisa bolak-balik isi, diterbangkan ke tempat-tempat yang susah dijangkau dengan jalan kaki,” kata Kristomei.

Penggunaan drone tersebut diharapkan mempercepat proses pendinginan pada titik-titik yang tidak mudah dijangkau dengan kendaraan maupun personel.

Dengan kombinasi pemadaman darat, water bombing BNPB dan drone semprot, tim menargetkan hotspot yang tersisa segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi bara maupun api baru. “Harapannya jangan ada lagi tambahan-tambahan atau timbul lagi hotspot atau titik-titik api baru,” tegas Kristomei.

Operasi di lapangan juga diperkuat dengan pengerahan Tim Alpha. Pengerahan tersebut dilakukan menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI.

“Kemudian tadi kita terjunkan Tim Alpha sesuai dengan instruksi dari Bapak Presiden dan Panglima TNI. Mereka kita terjunkan di tempat-tempat yang memang susah dijangkau, di tempat-tempat yang masih memiliki hotspot yang ada, sehingga bisa lebih mempercepat proses pemadaman api,” ujar Kristomei.

Sebelum personel bergerak ke lokasi, tim melakukan surveillance menggunakan peralatan thermal untuk menemukan titik panas yang masih berpotensi menjadi bara.

“Tadi sudah kita adakan surveillance dulu, pengamatan menggunakan thermal, di mana kira-kira titik api yang masih mungkin menjadi bara dan menyebabkan kebakaran,” katanya.

Metode tersebut digunakan untuk mendeteksi titik-titik panas yang secara visual mungkin sudah tidak menunjukkan kobaran api, tetapi masih menyimpan bara di bawah vegetasi.

Bergerak Bersama

Briefing tim gabungan pada Selasa (25/8/2026) dilakukan di posko gabungan dan diikuti Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, serta unsur Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Balai TN Way Kambas, TNI-Polri, BPBD dan unsur terkait lainnya.

Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela mengatakan, penanganan karhutla dilakukan melalui kolaborasi seluruh unsur. “Utamanya kita membentuk, mengomandoi tim gabungan, mulai dari TNI, Polda, dan juga seluruh dari tim TN, Balai, membentuk suatu tim gabungan untuk bisa memitigasi hal-hal yang berpotensi menjadikan titik api, hotspot baru,” ujar Jihan.

Menurutnya, penanganan tidak hanya menyangkut pemadaman, tetapi juga mitigasi agar kebakaran tidak kembali muncul. Kolaborasi juga diperluas dengan melibatkan masyarakat dan komunitas di sekitar kawasan TN Way Kambas.

“Kita juga mengajak seluruh komunitas, seperti dari Pramuka atau dari aktivis-aktivis lingkungan lainnya untuk bisa sama-sama menjaga atau aware, lebih aware bagaimana potensi terjadinya api dan lain sebagainya,” katanya.

Sosialisasi kepada masyarakat akan diperkuat sebagai bagian dari langkah pencegahan, terutama mengenai aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Luasan Terdampak

Pangdam XXI/Radin Inten juga menyampaikan data luasan wilayah terdampak dari rangkaian kejadian kebakaran sejak 21 Agustus.

“Di kejadian pertama tanggal 21 sampai 22 Agustus kemarin itu 673 hektar yang terdampak di Desa Braja Harjosari,” kata Kristomei.

Kemudian, pada kejadian 23—24 Agustus, terdapat sekitar 123 hektare yang terdampak di wilayah Braja Kencana dan Braja Luhur. Sementara pada 24 Agustus, kebakaran juga terjadi di wilayah Rantau Jaya.

“Di tanggal 24-nya juga terjadi di daerah Rantau Jaya. Rantau Jaya itu terdampak sekitar 6,4 hektar,” lanjutnya.

Berdasarkan data luasan yang disampaikan Pangdam, total wilayah terdampak dari rangkaian kejadian tersebut mencapai sekitar 802,4 hektare. Dari keseluruhan luasan tersebut, sebagian besar merupakan kawasan vegetasi alang-alang atau savana yang dalam kondisi kering sangat mudah terbakar.

Dengan kondisi tersebut, meskipun api telah dipadamkan di sejumlah titik, potensi munculnya kembali api tetap ada apabila bara yang tersisa tidak segera didinginkan. Karena itu, tim gabungan terus melakukan pemantauan agar tidak ada tambahan luasan akibat munculnya titik api baru.

Terkait dugaan awal penyebab kebakaran, Pangdam mengatakan kondisi kering ekstrem menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai. “Dugaan sementara kan memang karena keringnya ekstrem, terjadi gesekan antar ranting, antar semak-semak itu,” ujar Kristomei.

Kondisi vegetasi yang sangat kering, termasuk alang-alang dan semak di kawasan savana, membuat api lebih mudah berkembang. Namun, dugaan tersebut masih bersifat sementara berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan. Kemungkinan penyebab lain tetap didalami melalui proses penyelidikan kepolisian.

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menjawab pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau dugaan kawasan dibakar. Kapolda menegaskan, kemungkinan tersebut tetap menjadi bagian dari proses penyelidikan. “Penyelidikan antisipasi laporan kebakaran, lahan, untuk tumbuh tanaman baru,” ujar Helfi.

Ia mengatakan aspek tersebut perlu didalami, sekaligus dilakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. “Tanaman baru inilah yang akan menarik perhatian hewan-hewan yang mengkonsumsi ini,” lanjutnya.

Menurut Kapolda, edukasi menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya praktik yang dapat menimbulkan kebakaran. “Nah ini perlu kita edukasi, tentunya kita sudah bekerja sama dengan TNI, kemudian pemerintah, dan masyarakat setempat tentunya untuk diedukasi supaya tidak melakukan hal tersebut,” katanya.

Kapolda menegaskan proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari.

Gubernur Laporkan Kondisi kepada Presiden

Penguatan operasi yang berlangsung saat ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi Pemerintah Provinsi Lampung dengan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung ke lokasi kebakaran pada Minggu (23/8) untuk memastikan penanganan dilakukan secara terpadu dan api tidak meluas menuju kawasan TNWK.

Pada Senin (24/8), perkembangan kondisi tersebut kemudian dilaporkan Gubernur kepada Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video. Dalam komunikasi tersebut, Gubernur menyampaikan kondisi lapangan sekaligus kebutuhan sarana untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang berada jauh dari kanal atau sumber air. “Pompa air perlu untuk yang jauh dari kanal, Pak Presiden,” ujar Mirza.

Presiden kemudian menanyakan jumlah pompa yang dibutuhkan. “Berapa yang Anda perlu?” tanya Presiden. “10, Pak Presiden,” jawab Mirza.

Presiden kemudian memberikan dukungan lebih besar. “Iya, bagus. Saya kirim 20,” ujar Presiden.

Selain pompa, kebutuhan lapangan juga mencakup selang dan flexible tank untuk mendukung penyaluran serta penampungan air di lokasi yang sulit dijangkau. Dukungan tersebut kemudian diperkuat dengan 20 unit pompa air, selang sepanjang 3 kilometer, flexible tank, drone penyemprot, serta dukungan helikopter BNPB untuk water bombing.

Presiden juga menginstruksikan pengerahan Tim Alpha TNI untuk membantu menangani titik-titik yang sulit dijangkau dari darat.

Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, TNI-Polri, Balai TN Way Kambas, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, BPBD, BNPB, masyarakat dan seluruh unsur terkait, penanganan akan terus dilakukan sampai kawasan benar-benar aman dari potensi munculnya kembali kebakaran, sekaligus memastikan kawasan TN Way Kambas dan satwa dilindungi di dalamnya tetap terlindungi. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 2 Panjang Dorong Budaya Kerja Aman dan Produktif

    Peringati Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 2 Panjang Dorong Budaya Kerja Aman dan Produktif

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – KAMIS, 12 Februari 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Panjang menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Kegiatan rutin tahunan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan kerja sebagai fondasi utama operasional pelabuhan.Peringatan diawali dengan apel Bulan K3 Nasional yang […]

  • PLN UID Lampung Ajak Anak Yatim Belanja Perlengkapan Sekolah

    PLN UID Lampung Ajak Anak Yatim Belanja Perlengkapan Sekolah

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – DALAM rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, YBM PLN UID Lampung bersama Srikandi PLN UID Lampung dan PIKK PLN UID Lampung menggelar kegiatan Belanja Ceria Bersama Anak Yatim di Ciplaz Lampung (Ramayana), Senin (10/8). Kegiatan tersebut diikuti puluhan anak yatim dan duafa sebagai bentuk kepedulian PLN dalam mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus menghadirkan kebahagiaan […]

  • PLN UID Lampung Terangi Tujuh Desa, Perkuat Akses Listrik dan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    PLN UID Lampung Terangi Tujuh Desa, Perkuat Akses Listrik dan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Lampung berhasil menyalakan listrik di tujuh desa di Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi dan meningkatkan Rasio Desa Berlistrik (RDB). Program tersebut menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang merata hingga ke wilayah dengan tantangan […]

  • HUT ke-81 TNI, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

    HUT ke-81 TNI, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menghadiri Upacara Parade Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Senin (5/10/2026). Kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjadi bentuk dukungan terhadap peran TNI sekaligus memperkuat sinergi […]

  • Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Bupati Ela Pimpin Audiensi dengan KPP Pratama Metro

    Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Bupati Ela Pimpin Audiensi dengan KPP Pratama Metro

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — BUPATI Lampung Timur Ela Siti Nuryamah memimpin audiensi bersama Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Metro Matheus Setiyono di Aula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lampung Timur, Selasa (1/9/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dengan KPP Pratama Metro, khususnya dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak […]

  • Perkuat Kesiapsiagaan, Gubernur Mirza Dorong Satlinmas Lebih Dekat dengan Masyarakat

    Perkuat Kesiapsiagaan, Gubernur Mirza Dorong Satlinmas Lebih Dekat dengan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan rasa aman dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi tidak akan berjalan optimal apabila masyarakat masih hidup dalam kekhawatiran. Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat membuka Kemah Bhakti Satya Linmas di Lapangan Kepayang, Bumi Perkemahan Pramuka, Bandar Lampung, Kamis […]

expand_less