Breaking News
light_mode

Status Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun Menjadi Waspada

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — AKTIVITAS Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda menunjukkan kecenderungan menurun. Seiring perkembangan tersebut, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada), terhitung mulai Senin, 21 September 2026 pukul 18.30 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Aswarodi menyampaikan bahwa penurunan status tersebut merupakan hasil analisis dan evaluasi Badan Geologi terhadap perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Penurunan status ini menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau mengalami kecenderungan menurun. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga dan masyarakat diminta mengikuti setiap perkembangan informasi dari pihak yang berwenang,” ujar Aswarodi dalam keterangan pers di Ruang Command Center BPBD Provinsi Lampung, Selasa (22/9/2026).

Berdasarkan Laporan Khusus Badan Geologi Nomor 1604.Lap/GL.03/BGL/2026, kecenderungan penurunan aktivitas Gunung Anak Krakatau didukung oleh hasil pemantauan visual, kegempaan, dan deformasi. Data deformasi menunjukkan adanya deflasi yang mengindikasikan penurunan tekanan di dalam tubuh gunung api.

Pada 20 September 2026, aktivitas kegempaan yang tercatat berupa satu kali Gempa Low Frequency dan tremor menerus dengan amplitudo rata-rata sekitar 2 milimeter. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang turut dipertimbangkan dalam evaluasi tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Sebelumnya, status Gunung Anak Krakatau dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada 2 Juli 2026 pukul 16.30 WIB menyusul peningkatan aktivitas kegempaan dan deformasi.

Selama periode peningkatan aktivitas tersebut, Gunung Anak Krakatau mengalami serangkaian erupsi dan erupsi menerus pada awal September 2026. Badan Geologi kemudian melakukan pemantauan dan evaluasi secara intensif terhadap perkembangan aktivitas gunungapi tersebut.

Aswarodi menegaskan, penurunan status menjadi Level II (Waspada) memberikan ruang bagi masyarakat di wilayah Lampung untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal, termasuk kegiatan pendidikan, perkantoran, perekonomian, dan aktivitas sosial kemasyarakatan.

Meski demikian, normalitas aktivitas masyarakat harus tetap disertai kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi resmi. Masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk pengunjung, wisatawan, dan pendaki, tidak diperbolehkan memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Masyarakat sudah dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa. Namun, kami mengingatkan agar tetap memperhatikan perkembangan informasi resmi dan mematuhi arahan dari pemerintah serta instansi yang berwenang,” kata Aswarodi.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya vulkanik, termasuk lontaran material vulkanik dan hujan abu lebat. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di kawasan yang telah ditetapkan sebagai wilayah berbahaya.

Sejalan dengan penurunan status tersebut, BPBD Provinsi Lampung terus memperkuat langkah mitigasi dan pemantauan perkembangan Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah daerah juga memastikan informasi kebencanaan disampaikan secara terbuka dan melalui kanal resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Aswarodi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya isu yang beredar di media sosial mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut-sebut dapat memicu tsunami.

“Masyarakat kami imbau tidak mudah terpengaruh informasi atau isu yang belum jelas sumbernya. Ikuti informasi resmi dari BPBD, BMKG, PVMBG atau Badan Geologi, serta pemerintah daerah,” tegasnya.

Badan Geologi sebelumnya juga mengimbau masyarakat di wilayah pantai Lampung dan Banten untuk tetap tenang, tidak mempercayai informasi yang tidak bersumber dari pihak berwenang, dan tetap mengikuti arahan BPBD setempat.

Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui kanal resmi Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Magma Indonesia, serta kanal informasi kebencanaan Pemerintah Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui BPBD akan terus berkoordinasi dengan Badan Geologi, PVMBG, BMKG, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait untuk memastikan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat dipantau secara berkelanjutan.

Penurunan status dari Siaga menjadi Waspada menjadi perkembangan positif dalam upaya pengendalian risiko bencana di wilayah Lampung. Namun, kondisi tersebut bukan berarti ancaman sepenuhnya hilang. Karena itu, kesiapsiagaan, disiplin mengikuti rekomendasi, dan ketepatan memperoleh informasi menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat Lampung yang tangguh menghadapi bencana. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UBL Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni Budaya Hindu Lewat Widya Dharma Bhakti IV

    UBL Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni Budaya Hindu Lewat Widya Dharma Bhakti IV

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — UNIVERSITAS Bandar Lampung (UBL) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai keagamaan mahasiswa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Seni Budaya Bali dalam rangka Widya Dharma Bhakti IV yang digelar oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Bandar Lampung (KMHD […]

  • Lampung Siapkan Sentra Bioetanol, Dari Potensi Pertanian Menuju Kemandirian Energi

    Lampung Siapkan Sentra Bioetanol, Dari Potensi Pertanian Menuju Kemandirian Energi

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PROVINSI Lampung mulai memperkuat langkah menuju pengembangan ekosistem bioetanol nasional melalui pembangunan Bioethanol Development Center di Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Pusat pengembangan tersebut diluncurkan pada Senin (14/9/2026) dan menjadi bagian dari upaya menghubungkan potensi sektor pertanian Lampung dengan pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa. Program ini melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, […]

  • UIN Raden Intan Lampung Raih Top 1 PTKIN Kampus Hijau dan Predikat Badan Publik Informatif

    UIN Raden Intan Lampung Raih Top 1 PTKIN Kampus Hijau dan Predikat Badan Publik Informatif

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dan internasional. Komitmen kampus dalam membangun tata kelola berkelanjutan dan transparan membuahkan dua capaian penting, yakni pengakuan sebagai kampus hijau berkelas dunia serta predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat. Pada ajang UI GreenMetric World University Rankings […]

  • Membanggakan, Mahasiswa UBL Raih Dua Prestasi Nasional di NATION 2026

    Membanggakan, Mahasiswa UBL Raih Dua Prestasi Nasional di NATION 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – UNIVERSITAS Bandar Lampung (UBL) kembali membuktikan daya saingnya di tingkat nasional. Mahasiswa UBL berhasil meraih dua prestasi bergengsi pada ajang National Accounting and Tax Competition (NATION) 2026 yang diselenggarakan Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Lampung bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu–Lampung. UBL sukses membawa pulang Juara I […]

  • Polinela Perkuat Modernisasi Kampus, Miliki Sekitar 300 Institusi Mitra Kerjasama

    Polinela Perkuat Modernisasi Kampus, Miliki Sekitar 300 Institusi Mitra Kerjasama

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – POLITEKNIK Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat transformasi sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Fokus pengembangan kampus diarahkan pada modernisasi sarana dan prasarana, penguatan kerja sama industri nasional maupun internasional, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga digitalisasi tata kelola. Direktur Polinela Dr. Dwi Puji Hartono menegaskan, penguatan […]

  • Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Inklusif dan Pengentasan Kemiskinan

    Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Inklusif dan Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Lampung, M. Firsada, mengikuti Upacara Bulanan Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (6/7/2026). Upacara dipimpin Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung, Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut […]

expand_less