Breaking News
light_mode

OJK dan Pemprov Lampung Jajaki Obligasi Daerah untuk Percepat Pembangunan Strategis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • print Cetak

Foto: Istimewa

PERISAILAMPUNG.COM – OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung membahas peluang penerbitan obligasi daerah dan sukuk daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan yang inovatif dan berkelanjutan. Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan strategis di Kantor OJK Provinsi Lampung, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan yang dihadiri Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Dr. Ir. Mulyadi Irsan, M.T., itu menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi berbagai peluang serta kesiapan yang diperlukan apabila Pemerintah Provinsi Lampung memanfaatkan instrumen pasar modal sebagai sumber pembiayaan pembangunan.

Instrumen obligasi maupun sukuk daerah dinilai dapat menjadi solusi untuk mempercepat pembangunan berbagai proyek produktif yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, sekaligus mengatasi keterbatasan anggaran daerah.

Dalam diskusi tersebut, turut dibahas sejumlah aspek penting yang harus dipersiapkan, mulai dari regulasi, kapasitas fiskal daerah, tata kelola, pemilihan proyek yang layak dibiayai, hingga kemampuan pembayaran kembali. Langkah ini diperlukan agar kebijakan yang diambil tetap menjaga kesehatan fiskal daerah dan kepercayaan investor.

Kebutuhan terhadap instrumen pembiayaan alternatif tersebut dinilai semakin relevan seiring menurunnya Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026 serta keterbatasan APBD di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan infrastruktur guna mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Selain itu, Lampung dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu daerah pionir dalam penerapan obligasi atau sukuk daerah. Instrumen ini menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain fleksibilitas pembayaran pokok saat jatuh tempo, penentuan imbal hasil dan tenor yang lebih leluasa, fasilitas buyback tanpa penalti, serta skema pendanaan bertahap untuk berbagai proyek strategis.

Pemanfaatan instrumen tersebut juga diyakini dapat memperluas sumber pembiayaan pembangunan, memperkuat tata kelola keuangan daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan kerja, sekaligus menyediakan alternatif investasi yang aman bagi masyarakat.

Ke depan, obligasi maupun sukuk daerah berpotensi diarahkan untuk mendukung pembiayaan proyek-proyek strategis seperti pembangunan infrastruktur produktif, pengembangan ekonomi hijau, peningkatan konektivitas wilayah, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Selain membahas pembiayaan daerah, pertemuan tersebut juga mengulas penyusunan Peta Jalan Pengelolaan Karbon Provinsi Lampung dan pengembangan Program DesaKu Maju Lampung Agrifuture.

Program DesaKu Maju menargetkan transformasi 2.446 desa di Lampung menuju status desa maju dan mandiri. Tahap awal program akan dimulai melalui pilot project di 30 desa yang tersebar di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan.

Program ini berfokus pada pengembangan subsektor peternakan sapi potong dengan pendekatan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada sektor hulu, program mencakup penyediaan bibit unggul, pakan mandiri, dan pupuk hayati. Sementara pada sektor tengah dilakukan penggemukan ternak dan pencatatan digital melalui e-Livestock. Adapun sektor hilir diarahkan pada hilirisasi produk daging, pengolahan limbah berbasis zero waste, serta integrasi pasar.

Melalui skema kemitraan tertutup (closed loop) bersama pihak swasta, program ini ditargetkan mampu mencetak 300 peternak muda aktif, membentuk 30 klaster komunal, dan mendirikan tiga koperasi peternak dalam 12 bulan pertama pelaksanaan.

Menanggapi peluang tersebut, Mulyadi Irsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera membentuk tim khusus guna menindaklanjuti rencana penerbitan obligasi atau sukuk daerah, sekaligus menyiapkan regulasi pendukung Program DesaKu Maju Agrifuture.

“Pemerintah Provinsi Lampung juga menginstruksikan dilakukannya deep dive analysis agar instrumen ini dapat memberikan dampak nyata dan seimbang bagi sektor pemerintahan maupun swasta,” ujarnya.

Menurut Mulyadi, Lampung memiliki potensi ekonomi yang kuat yang ditopang sektor pertanian, perkebunan, logistik, pariwisata, dan sumber daya alam yang melimpah.

“Dengan perencanaan yang matang dan tata kelola yang baik, berbagai instrumen pembiayaan inovatif dapat menjadi katalis percepatan pembangunan daerah,” kata Mulyadi.

Hasil pertemuan tersebut akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kajian kelayakan, pemetaan proyek prioritas, penguatan kapasitas kelembagaan, serta penyusunan roadmap apabila Pemerintah Provinsi Lampung memutuskan mengembangkan instrumen obligasi atau sukuk daerah pada masa mendatang.

Sementara itu, OJK menegaskan bahwa pengembangan instrumen pembiayaan daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“OJK ingin memastikan bahwa setiap instrumen pembiayaan yang dikembangkan bukan sekadar menambah sumber dana pembangunan, tetapi juga menjadi instrumen untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, dan membangun Lampung yang lebih maju serta berkelanjutan,” pungkasnya.

Alternatif judul lain:

Lampung Siapkan Skema Obligasi dan Sukuk Daerah untuk Dukung Pembangunan

OJK Dorong Lampung Manfaatkan Pasar Modal untuk Pembiayaan Infrastruktur

Hadapi Keterbatasan APBD, Lampung Kaji Penerbitan Obligasi Daerah

Pemprov Lampung dan OJK Bahas Pembiayaan Kreatif Lewat Obligasi Daerah

Obligasi Daerah Jadi Opsi Baru Lampung Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BULOG Lampung Perkuat Ketahanan Pangan, Serap 369 Ribu Ton Gabah Petani

    BULOG Lampung Perkuat Ketahanan Pangan, Serap 369 Ribu Ton Gabah Petani

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PERUM BULOG Kantor Wilayah Lampung terus memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga melalui optimalisasi penyerapan gabah petani, penguatan kapasitas penyimpanan, serta percepatan distribusi pangan ke berbagai wilayah di Indonesia. Hingga Mei 2026, Perum BULOG Kanwil Lampung telah merealisasikan penyerapan gabah sebanyak 369.000 ton. Penyerapan dilakukan di sejumlah sentra produksi padi di Provinsi […]

  • Rektor UBL Serukan Kolaborasi Multipihak Hadapi Ancaman Krisis Iklim Global

    Rektor UBL Serukan Kolaborasi Multipihak Hadapi Ancaman Krisis Iklim Global

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — KRISIS iklim global yang semakin nyata mendorong lahirnya kolaborasi lintas sektor yang lebih konkret dan berkelanjutan. Kondisi tersebut menjadi perhatian utama dalam 4th International Symposium on Global Collaboration for Sustainability (ISGCS) 2026 yang digelar Universitas Bandar Lampung (UBL) di Holiday Inn Lampung Bukit Randu, Rabu (20/5/2026). Mengusung tema “Navigating Global Climate Challenges through […]

  • Dari Lumbung Padi ke Sentra Pengolahan Modern, Bulog dan Pemkab Lampung Timur MoU Bangun RMU

    Dari Lumbung Padi ke Sentra Pengolahan Modern, Bulog dan Pemkab Lampung Timur MoU Bangun RMU

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – KABUPATEN Lampung Timur kembali menegaskan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Kali ini, langkah strategis diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perum BULOG Kantor Wilayah Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk mendukung pembangunan Rice Milling Unit (RMU) sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pascapanen, Rabu (29/7/2026). Kerja sama tersebut merupakan implementasi […]

  • LCT MIPA BI GEMPITA XXI HIMASAKTA 2026, MAN 1 Bandar Lampung Raih Juara I dan II

    LCT MIPA BI GEMPITA XXI HIMASAKTA 2026, MAN 1 Bandar Lampung Raih Juara I dan II

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – SISWA MAN 1 Bandar Lampung berhasil meraih Juara I dan II pada Lomba Cerdas Tepat (LCT) MIPA BI dalam rangka GEMPITA XXI HIMASAKTA 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila). Ajang tersebut diikuti oleh 28 tim dari SMA, MA, dan sederajat se-Provinsi Lampung dan dibagi dalam 7 […]

  • Pemprov Lampung Dorong Pendidikan Inklusif dan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

    Pemprov Lampung Dorong Pendidikan Inklusif dan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEERINTAH Provinsi Lampung terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif sekaligus memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat berkembang, mandiri, berkarya, dan berperan aktif di tengah masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menghadiri kunjungan kerja Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto di SLB Dharma Bakti […]

  • BTB Toll dan HKA Bantu Normalisasi 150 Meter Irigasi Sawah di Desa Sidomulyo, Lampung Selatan

    BTB Toll dan HKA Bantu Normalisasi 150 Meter Irigasi Sawah di Desa Sidomulyo, Lampung Selatan

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    LAMPUNG SELATAN (PERISAILAMPUNG.COM) – Sebagai langkah komitmen nyata memberikan manfaat dan dampak positif bagi warga di sekitar Jalan Tol Bakauheni Terbanggi Besar (Bakter), PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB Toll) bersama PT Hakaaston (HKA) kembali merealisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan memberikan bantuan operasional alat berat untuk normalisasi irigasi sawah warga di […]

expand_less