Polinela Perkuat Modernisasi Kampus, Miliki Sekitar 300 Institusi Mitra Kerjasama
- account_circle Redaksi
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – POLITEKNIK Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat transformasi sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Fokus pengembangan kampus diarahkan pada modernisasi sarana dan prasarana, penguatan kerja sama industri nasional maupun internasional, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga digitalisasi tata kelola.
Direktur Polinela Dr. Dwi Puji Hartono menegaskan, penguatan branding institusi juga menjadi salah satu prioritas. Seluruh kanal media sosial resmi kampus, seperti Instagram, Facebook, dan YouTube, dioptimalkan sebagai media publikasi berbagai capaian kampus.
“Tidak hanya itu, seluruh civitas akademika juga didorong untuk ikut menyebarluaskan setiap informasi dan prestasi Polinela agar semakin dikenal masyarakat luas,” kata dia, Selasa (14/7/2026).
Selain publikasi melalui media sosial, Polinela juga secara rutin menghadirkan podcast yang mengangkat berbagai program, inovasi, serta capaian kerja kampus sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.
Dalam bidang akademik, Polinela memprioritaskan modernisasi sarana dan prasarana pembelajaran. Langkah tersebut dilakukan agar proses pendidikan vokasi berjalan sesuai kebutuhan industri dengan dukungan fasilitas praktik yang semakin modern dan relevan.
“Sebagai perguruan tinggi vokasi, keterkaitan dan kesesuaian dengan dunia industri menjadi perhatian utama. Karena itu, modernisasi fasilitas pembelajaran terus dilakukan agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Di sisi lain, Polinela terus memperluas jejaring kerja sama, tidak hanya dengan industri dalam negeri tetapi juga dengan berbagai industri dan perguruan tinggi di luar negeri. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang kampus untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Dosen didorong memiliki sertifikasi kompetensi dan terus meningkatkan keahlian melalui berbagai pelatihan di dalam maupun luar negeri. Salah satunya, sejumlah dosen Polinela mengikuti pelatihan industri di China sebagai upaya memperkuat kompetensi sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri global.
Dalam aspek tata kelola, Polinela juga terus melakukan transformasi digital melalui penguatan sistem informasi. Berbagai layanan administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini beralih ke sistem digital sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien.
Sementara itu, bidang penelitian dan riset juga terus diperkuat melalui berbagai kolaborasi dengan mitra internasional. Selama satu tahun terakhir, Polinela telah menjalin kerja sama internasional dengan delapan perguruan tinggi dan dua mitra industri luar negeri.
Salah satu kerja sama terbaru dilakukan dengan institusi di Prancis yang mencakup penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, serta pertukaran dosen. Kerja sama dengan China juga terus berkembang melalui kemitraan dengan empat perguruan tinggi.
Program yang telah berjalan meliputi pelatihan bahasa Mandarin dengan tutor asal China, serta peningkatan keterampilan dosen melalui berbagai pelatihan di negara tersebut.
Di Malaysia, Polinela menjalin kerja sama dengan dua perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, sedangkan dengan Jepang difokuskan pada program magang mahasiswa dan penyaluran tenaga kerja ke perusahaan-perusahaan di Negeri Sakura.
Melalui berbagai kolaborasi tersebut, Polinela menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya berdaya saing di tingkat nasional, tetapi juga memiliki kiprah di tingkat internasional.
Hingga saat ini, Polinela tercatat telah memiliki sekitar 300 kerja sama dengan berbagai institusi, baik perguruan tinggi, pemerintah, maupun dunia usaha dan dunia industri di dalam maupun luar negeri. (Red)
- Penulis: Redaksi







