Breaking News
light_mode

Kredit Produktif, UMKM, dan Investasi Masyarakat Lampung Terus Menguat, Sektor Jasa Keuangan Tetap Tangguh

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mencatat kinerja sektor jasa keuangan di Provinsi Lampung tetap tumbuh positif hingga Mei 2026.

Di tengah dinamika ekonomi global, penyaluran kredit perbankan mencapai Rp114,57 triliun atau tumbuh 5,35 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara penghimpunan dana masyarakat meningkat 8,77 persen menjadi Rp75,20 triliun.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengatakan kondisi sektor jasa keuangan di Lampung sepanjang Semester I 2026 tetap sehat, resilien, dan mampu menjalankan fungsi intermediasi secara optimal.

“Kondisi sektor jasa keuangan Lampung hingga Semester I 2026 tetap sehat, resilien, dan mampu menjaga fungsi intermediasi. Ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Fokus kami bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi memastikan sektor jasa keuangan benar-benar hadir mendukung masyarakat, UMKM, dan pembangunan daerah,” ujar Otto, Jumat (10/7/2026).

Jaringan Lembaga Keuangan Semakin Kuat

OJK mencatat jaringan lembaga jasa keuangan (LJK) di Lampung terus berkembang dan siap melayani kebutuhan masyarakat.

Di sektor perbankan terdapat 1 Bank Pembangunan Daerah (BPD Lampung), 23 Bank Perekonomian Rakyat (BPR), 11 BPR Syariah (BPRS), 52 kantor cabang bank umum konvensional, serta 11 kantor cabang bank umum syariah.

Sementara sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) didukung oleh 1 perusahaan modal ventura, 1 dana pensiun, 3 perusahaan gadai swasta, 1 penyelenggara P2P Lending, 9 Lembaga Keuangan Mikro (LKM), dan 162 kantor cabang perusahaan pembiayaan.

Di sektor pasar modal, Lampung memiliki 1 Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia, 7 perusahaan efek, 8 emiten lokal, 1 manajer investasi, 34 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta 18 galeri investasi.

Kredit Tumbuh, Kualitas Tetap Terjaga

Penyaluran kredit perbankan di Lampung mencapai Rp114,57 triliun, meningkat sekitar Rp5,81 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh:

✓Kredit Modal Kerja sebesar Rp54,64 triliun atau tumbuh 2,17 persen.

✓Kredit Investasi sebesar Rp18,93 triliun atau tumbuh 9 persen, menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi.

✓Kredit Konsumsi sebesar Rp40,99 triliun atau tumbuh 8,15 persen.

Di sisi lain, kualitas kredit tetap berada pada level yang sehat. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat 2,73 persen dengan nilai Rp3,13 triliun, sedangkan NPL net berada di level 1,31 persen.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga menunjukkan tren positif, mencapai Rp75,20 triliun atau tumbuh 8,77 persen. DPK tersebut terdiri atas tabungan Rp43,35 triliun, deposito Rp19,77 triliun, dan giro Rp12,08 triliun.

UMKM dan KUR Terus Bertumbuh

OJK menegaskan sektor produktif, khususnya UMKM, tetap menjadi prioritas pembiayaan perbankan di Lampung. Selain memperluas akses pembiayaan, OJK juga mendorong pendekatan berbasis ekosistem agar pelaku UMKM memperoleh pendampingan serta akses pasar.

Hingga Mei 2026, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp4,35 triliun, meningkat 6,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan telah dimanfaatkan oleh 73.787 debitur.

Wilayah dengan penyaluran KUR terbesar berada di Kabupaten Lampung Tengah, disusul Lampung Timur dan Lampung Selatan, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi pedesaan di Provinsi Lampung.

Industri Pengolahan Dominasi Penyaluran Kredit Berdasarkan lokasi proyek, total kredit bank umum mencapai Rp95,34 triliun.

Lima sektor ekonomi dengan penyaluran kredit terbesar meliputi:

1. Industri Pengolahan sebesar Rp22,47 triliun (23,6 persen).

2. Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp21,18 triliun (22,2 persen).

3. Rumah Tangga sebesar Rp18,52 triliun (19,4 persen).

4. Bukan Lapangan Usaha Lainnya sebesar Rp17,57 triliun (18,44 persen).

5. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar Rp14,73 triliun (15,5 persen).

Secara wilayah, total kredit berdasarkan lokasi kantor bank mencapai Rp88,70 triliun. Kota Bandar Lampung masih menjadi pusat penyaluran kredit dengan kontribusi 57,86 persen atau Rp51,31 triliun, diikuti Kota Metro sebesar 10,43 persen atau Rp9,26 triliun. Lima daerah terbesar menyumbang hampir 90 persen dari total portofolio kredit perbankan di Lampung.

Kinerja IKNB dan Pasar Modal Menguat

Kinerja Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) juga menunjukkan pertumbuhan yang stabil hingga Maret 2026.

Outstanding pembiayaan P2P Lending mencapai Rp1,55 triliun. Sementara itu, total aset Dana Pensiun tercatat Rp199,05 miliar, Lembaga Keuangan Mikro sebesar Rp43,39 miliar, Modal Ventura sebesar Rp37,29 miliar, dan Pegadaian sebesar Rp14,03 miliar.

Di sektor pasar modal, minat masyarakat Lampung untuk berinvestasi terus meningkat. Jumlah investor yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) telah mencapai 203.565 investor, dengan akumulasi nilai transaksi saham dan efek sebesar Rp3,22 triliun hingga Maret 2026.

Edukasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen Terus Diperkuat

Sepanjang Semester I 2026, OJK Lampung menggelar 35 kegiatan literasi keuangan yang menjangkau 8.315 peserta, terdiri atas pelajar, mahasiswa, petani, perempuan, kelompok PKK, hingga pelaku UMKM.

Selain itu, OJK memberikan 4.660 layanan konsumen serta memproses 11.620 layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), yang terdiri dari 7.422 layanan tatap muka dan 4.198 layanan secara daring.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), OJK juga menjalankan sejumlah program strategis, antara lain:

Pembentukan KNMP Desa Perkasa, untuk memperkuat digitalisasi dan inklusi keuangan di Kampung Nelayan Merah Putih Desa Margasari dan Sukorahayu, Lampung Timur.

Program Bank Sampah Sekolah, yang diterapkan di lima SMA/SMK percontohan di Bandar Lampung dan berhasil mendorong pembukaan ribuan rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren Al-Ghifari Lampung Timur dan Al-Muhsin Kota Metro melalui edukasi keuangan syariah serta pembukaan rekening tabungan dan rekening efek bagi para santri.

OJK optimistis sektor jasa keuangan di Provinsi Lampung akan terus tumbuh secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, pelaku usaha, dan media massa, sektor keuangan diharapkan semakin berperan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung. (**)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo Regional 2 Panjang Khitan Gratis 156 Anak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat

    Pelindo Regional 2 Panjang Khitan Gratis 156 Anak, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang melalui Pusat Pembinaan Dakwah Islam (PPDI) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar program Khitan Massal Gratis yang diikuti 156 anak. Program ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Kegiatan yang berlangsung […]

  • Temuan Kasus TBC Lampung Baru 20 Persen, Wagub Jihan Dorong Skrining Aktif

    Temuan Kasus TBC Lampung Baru 20 Persen, Wagub Jihan Dorong Skrining Aktif

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) secara daring bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (5/6/2026). Rapat yang digelar di Ruang Kerja Wakil Gubernur tersebut membahas evaluasi sekaligus langkah strategis percepatan penanggulangan TBC di tahun anggaran 2026. Dalam arahannya, Jihan menyoroti masih rendahnya angka penemuan kasus TBC di […]

  • Stadium General FUSA UIN RIL Bahas Link and Match Ilmu Keislaman dengan Dunia Kerja

    Stadium General FUSA UIN RIL Bahas Link and Match Ilmu Keislaman dengan Dunia Kerja

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) – FAKULTAS Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Raden Intan Lampung menggelar Stadium General bertema “Link and Match Ilmu-ilmu Keislaman dengan Dunia Kerja Menuju Indonesia Emas 2045” di Aula FUSA, Kamis (2/10/2025). Acara ini menghadirkan narasumber Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, S.STP., M.Si.Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi […]

  • Warga Perum Polri Blok C RT 003 Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing, Syiar Kurban Terus Meningkat

    Warga Perum Polri Blok C RT 003 Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing, Syiar Kurban Terus Meningkat

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — WARGA Perum Polri Blok C, RT 003 RW 001, Dusun 5, Desa Haji Mena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menggelar penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pada tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Ketua RT 003 RW 001 Dusun 5 Perum […]

  • Akademisi UBL Sebut UMKM Rentan Dampak Global

    Akademisi UBL Sebut UMKM Rentan Dampak Global

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PERNYATAAN Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar dalam aktivitas sehari-hari memang mencerminkan realitas transaksi domestik masyarakat Indonesia. Meski demikian, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap memiliki keterkaitan kuat dengan dinamika ekonomi global yang memengaruhi stabilitas dan keberlanjutan usaha di daerah. Pandangan tersebut disampaikan akademisi Program Studi […]

  • Sekdaprov Marindo Dorong Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah melalui Hilirisasi Komoditas

    Sekdaprov Marindo Dorong Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah melalui Hilirisasi Komoditas

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus mendorong penguatan transformasi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas strategis sebagai upaya meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan ketahanan ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat menjadi keynote speaker pada Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Semester I 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Marriott Resort […]

expand_less