Breaking News
light_mode

Marindo: Biro Perekonomian Harus Jadi Pusat Kendali Ekonomi Lampung

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung memperkuat peran Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung sebagai pusat analisis, koordinasi, dan pengendalian kebijakan ekonomi daerah untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif, mandiri, dan inovatif.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin Rapat Penguatan Peran Biro Perekonomian sebagai Pengendali, Pengintegrasi, dan Akselerator Pertumbuhan Ekonomi Lampung yang Inklusif, Mandiri, dan Inovatif di Ruang Kerja Sekda, Jumat (28/8/2026).

Marindo mengatakan, Biro Perekonomian memiliki posisi strategis karena tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mengoordinasikan berbagai kebijakan ekonomi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Menurutnya, jika Biro Organisasi berfokus pada tata kelola internal pemerintahan, maka Biro Perekonomian memiliki cakupan lebih luas dalam memastikan tata kelola ekonomi eksternal melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan stakeholder terkait. “Biro Ekonomi ini lebih luas lagi. Kalau Biro Organisasi memastikan tata kelola internal, Biro Ekonomi memastikan tata kelola eksternal dalam hal ekonomi,” ujar Marindo.

Ia menegaskan, penguatan peran Biro Perekonomian sejalan dengan misi pertama pembangunan Provinsi Lampung, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif.

Karena itu, Biro Perekonomian tidak boleh hanya berkutat pada rutinitas rapat dan administrasi, tetapi harus mampu menghasilkan analisis serta rekomendasi yang dapat menjadi dasar pimpinan dalam mengambil kebijakan secara cepat dan tepat.
Marindo memaparkan lima peran strategis yang perlu diperkuat.

Pertama, sebagai economic intelligence, Biro Perekonomian harus mampu membaca kondisi dan perkembangan ekonomi sebelum kebijakan ditetapkan serta menjadi sumber economic briefing bagi Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, asisten, dan staf ahli, terutama terkait indikator strategis seperti pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Kedua, sebagai economic policy hub, Biro Perekonomian harus mampu mengintegrasikan kebijakan lintas perangkat daerah. Peran ini mencakup penghubung berbagai kebijakan dan program ekonomi di sektor pertanian, energi dan sumber daya mineral, ketahanan pangan, perindustrian, perdagangan, serta sektor strategis lainnya.

Ketiga, sebagai economic control, Biro Perekonomian harus membangun sistem peringatan dini atau early warning system terhadap berbagai indikator ekonomi strategis. Marindo mendorong adanya dashboard ekonomi Lampung yang menyajikan perkembangan indikator secara harian, mingguan, dan bulanan dengan penanda kondisi merah, kuning, dan hijau.

Dashboard tersebut tidak hanya memuat inflasi dan harga komoditas, tetapi juga investasi, ekspor, kinerja BUMD, pertumbuhan ekonomi, serta berbagai indikator strategis lainnya.
Keempat, Biro Perekonomian harus berperan sebagai economic problem solver.

Setelah mampu membaca indikator dan memberikan peringatan dini, Biro Perekonomian harus dapat menyusun rekomendasi penyelesaian terhadap berbagai persoalan ekonomi yang muncul.
Marindo mencontohkan persoalan kenaikan harga komoditas pangan.

Menurutnya, pemantauan data secara berkala memungkinkan pemerintah melakukan intervensi lebih cepat melalui perangkat daerah terkait. Ia menilai intervensi pasar yang dilakukan Dinas Perindustrian pada periode sebelumnya menjadi contoh pentingnya sistem peringatan dini dan respons cepat dalam menjaga stabilitas harga.

“Ketika saya rapat inflasi, harga beras naik. Dari data series minggu ke minggu, kita itu harusnya inflasi tinggi. Tapi karena Dinas Perindustrian melakukan intervensi dengan melaksanakan penetrasi pasar, ternyata asumsi itu tidak menjadi kenyataan. Malah kita deflasi,” jelasnya.

Kelima, Biro Perekonomian harus memastikan setiap kebijakan pemerintah memberikan dampak nyata terhadap masyarakat dan perekonomian daerah. Marindo menegaskan, Biro Perekonomian bukan perangkat daerah teknis yang mengambil alih tugas OPD lainnya, melainkan menjadi pusat analisis dan kendali yang mampu membaca persoalan lebih awal, mengintegrasikan kebijakan, menggerakkan perangkat daerah, dan memastikan kebijakan menghasilkan dampak.

“Biro Ekonomi itu harus menjadi mata, otak, ruang kendali ekonomi Gubernur, Sekda, dan Wagub. Membaca masalah lebih awal, mengintegrasikan kebijakan, menggerakkan OPD, dan memastikan kebijakan ekonomi ini benar-benar menghasilkan dampak,” tegasnya.

Marindo juga meminta penguatan analisis terhadap dampak ekonomi dari setiap program pemerintah. Setiap program, kata dia, harus dapat diukur kontribusinya terhadap peningkatan produktivitas, nilai tambah, dan pertumbuhan ekonomi.

Ia mencontohkan sejumlah program di sektor pertanian yang mulai dapat dihitung dampaknya terhadap perekonomian, termasuk program dryer dan POC. Ke depan, pendekatan serupa perlu diterapkan pada sektor kelautan dan perikanan maupun sektor lainnya.

Menurut Marindo, target pertumbuhan ekonomi Lampung hingga mencapai 8 persen pada akhir masa jabatan kepala daerah pada 2030 bukan sesuatu yang mustahil. Namun, target tersebut membutuhkan perencanaan yang matang, pengukuran dampak, koordinasi lintas sektor, serta respons kebijakan yang cepat dan tepat.
Untuk itu, Marindo meminta jajaran Biro Perekonomian memperkuat budaya briefing secara rutin agar berbagai persoalan ekonomi dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

Ia berharap Biro Perekonomian mampu menjalankan fungsi strategisnya secara lebih proaktif serta menghasilkan informasi yang akurat dan relevan sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan. “Mudah-mudahan Biro Ekonomi seperti yang diharapkan, dapat menjadi mata dan telinga ekonomi bagi Pemerintah Provinsi Lampung,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo Regional 2 Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Tambah QCC 004, Perkuat Posisi Lampung sebagai Gerbang Logistik Sumatera

    Pelindo Regional 2 Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Tambah QCC 004, Perkuat Posisi Lampung sebagai Gerbang Logistik Sumatera

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PT PELABUHAN Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang meresmikan depo petikemas sekaligus menyambut kedatangan Quay Container Crane (QCC) 004 di Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang, Selasa (19/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur kepelabuhanan untuk mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang […]

  • Pendaftaran Calon Ketua APINDO Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dibuka

    Pendaftaran Calon Ketua APINDO Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM– DEWAN Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung resmi membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon Ketua Umum APINDO Lampung periode 2026-2031. Tahapan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII APINDO Lampung. Ketua Pelaksana Musprov VIII APINDO Lampung, Andri Meri, mengatakan DPP APINDO Lampung telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor SK-036/DPP-APINDO/LPG/B/VI/2026 tentang […]

  • Naniek S. Deyang Jabat Kepala BGN Baru, Ini Respon Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar

    Naniek S. Deyang Jabat Kepala BGN Baru, Ini Respon Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – KETUA DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyatakan dukungan penuh atas pengangkatan Naniek S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, menggantikan Dadan Hindayana. Menurut Giri, langkah penyegaran kepemimpinan yang dilakukan Presiden merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional ke depan. “Penunjukan ini tentu […]

  • Wagub Jihan Tinjau Kesiapan Calon Siswa Sekolah Rakyat, Dorong Wujudkan Mimpi Anak Lampung

    Wagub Jihan Tinjau Kesiapan Calon Siswa Sekolah Rakyat, Dorong Wujudkan Mimpi Anak Lampung

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengunjungi rumah sejumlah calon peserta didik Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Kamis (2/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan kesiapan peserta didik beserta keluarganya menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada […]

  • Mengapa Banyak Mahasiswa Salah Program Studi dan Salah Karier?

    Mengapa Banyak Mahasiswa Salah Program Studi dan Salah Karier?

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – MEMILIH perguruan tinggi dan program studi kerap dianggap sebagai keputusan penting yang akan menentukan masa depan seseorang. Namun, di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung begitu cepat akibat perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta transformasi industri global, memilih program studi saja ternyata tidak lagi cukup. Fenomena salah jurusan maupun salah arah karier […]

  • DPRD Lampung Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

    DPRD Lampung Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II yang digelar di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Kamis (30/7/2026). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Lampung […]

expand_less