Wagub Jihan Dorong Literasi AI bagi Guru
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM — WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong peningkatan literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi para guru agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal sekaligus membimbing peserta didik menggunakan AI secara bijak, bertanggung jawab, dan produktif.
Hal tersebut disampaikan Jihan saat membuka Pelatihan Literasi AI bagi Guru se-Kabupaten Lampung Tengah melalui program AI Goes to School di LEC Paramarta, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Mafindo Wilayah Lampung.
Jihan mengatakan perkembangan teknologi, otomatisasi, dan AI berlangsung sangat cepat. Jika dahulu AI diperkirakan baru akan menjadi bagian dari kehidupan di masa depan, kini teknologi tersebut telah hadir dan dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas, termasuk di sektor pendidikan.
“Hari ini kita semua telah menjadi bagian dari era AI. Karena itu, guru harus mampu memahami, memanfaatkan, sekaligus mengarahkan penggunaan AI agar benar-benar menjadi alat yang mendukung proses pembelajaran,” ujarnya.
Menurutnya, AI memiliki potensi besar membantu guru dalam merancang pembelajaran, mengembangkan materi ajar, serta meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Namun, pemanfaatannya harus dilakukan secara bijaksana.
“AI akan menjadi alat yang sangat membantu apabila dimanfaatkan secara bijak. Sebaliknya, jika tidak dipahami dan dikendalikan dengan baik, AI justru dapat membuat peserta didik kehilangan kemampuan berpikir kritis. Karena itu, peran guru sebagai pendidik, pengajar, dan pembimbing menjadi sangat penting,” kata Jihan.
Ia menegaskan guru harus menjadi teladan sekaligus pengarah agar peserta didik mampu menggunakan AI secara tepat, bertanggung jawab, dan produktif.
Menurutnya, tantangan tersebut semakin besar karena anak-anak saat ini sudah sangat akrab dengan teknologi AI. Oleh sebab itu, tenaga pendidik harus memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memanfaatkan dan mengarahkan penggunaan AI dibandingkan peserta didiknya.
Jihan juga meyakini sebagian besar guru telah mengenal berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gemini, dan aplikasi AI lainnya. Ke depan, menurutnya, akan semakin banyak perangkat AI yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran.
Melalui pelatihan yang difasilitasi Mafindo tersebut, Jihan berharap para guru memperoleh wawasan dan keterampilan baru mengenai berbagai perangkat AI yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ia turut mengapresiasi Mafindo yang dinilai konsisten meningkatkan kapasitas guru melalui program AI Goes to School.
Menurutnya, Mafindo merupakan mitra strategis yang memiliki komitmen kuat dalam membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menjawab tantangan pendidikan di era digital. Di akhir sambutannya, Jihan mengajak seluruh guru untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten.
Ia juga menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung terbuka terhadap berbagai masukan sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan program pembangunan. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah,” tutupnya.(Rls)
- Penulis: Redaksi






