PLN UID Lampung Terangi Tujuh Desa, Perkuat Akses Listrik dan Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
- account_circle Redaksi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Lampung berhasil menyalakan listrik di tujuh desa di Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi dan meningkatkan Rasio Desa Berlistrik (RDB).
Program tersebut menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang merata hingga ke wilayah dengan tantangan geografis yang cukup tinggi. Adapun tujuh desa yang menjadi lokasi program meliputi Desa Sindang Anom, Desa Sadar Sriwijaya, Desa Air Naningan, Desa Hujung, Desa Sidorejo, Desa Atar Lebar, dan Desa Giri Mulyo.
Kehadiran infrastruktur kelistrikan di desa-desa tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Program ini terlaksana melalui dukungan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Dengan rampungnya pekerjaan di tujuh desa tersebut, PLN UID Lampung berhasil menyelesaikan seluruh target pembangunan yang ditetapkan dalam program peningkatan akses listrik bagi masyarakat.
Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Lampung, I Putu Kesama, mengatakan bahwa proses pembangunan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perizinan hingga kondisi medan yang cukup berat. Namun, berkat dukungan pemerintah daerah, aparat setempat, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
Untuk mendukung penyalaan listrik tersebut, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 40,44 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 75,72 kms, serta gardu distribusi dengan total kapasitas 2.300 kVA. Infrastruktur yang dibangun tersebut berpotensi melayani hingga 387 pelanggan di wilayah penerima manfaat.
Menurut Putu, kehadiran listrik yang andal tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan, layanan publik, serta mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi dan usaha produktif masyarakat.
“Listrik merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap keberadaan listrik di desa-desa ini dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
PLN juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai kanal resmi layanan kelistrikan. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari pasang baru, tambah daya, pembelian token, pembayaran tagihan, hingga pengaduan gangguan.
Melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan, PLN UID Lampung terus berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal, aman, dan merata guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan daerah di Provinsi Lampung. (Rls)
- Penulis: Redaksi




