Pelindo Regional 2 Panjang Perkuat Kesiapsiagaan Tanggap Darurat K3
- account_circle Redaksi
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menggelar kegiatan Awareness dan Drill Tanggap Darurat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta pemahaman pekerja dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung. Kegiatan turut dihadiri tim Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang.
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan sekaligus memastikan seluruh pekerja memiliki kesiapan menghadapi situasi darurat.
“Kegiatan ini bukan sekadar simulasi, tetapi menjadi sarana untuk menguji kesiapan kita dalam menghadapi kondisi darurat. Ketika terjadi kebakaran, keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. Setiap pekerja harus memahami jalur evakuasi, mengetahui area aman, dan mengikuti arahan tim evakuasi,” ujar Hardianto.
Dalam pelaksanaan drill, BPBD dan Damkarmat Kota Bandar Lampung memberikan dukungan sesuai skenario penanganan keadaan darurat yang telah disiapkan. Skenario simulasi berfokus pada penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja.
Setelah pelaksanaan drill tanggap darurat K3, kegiatan dilanjutkan dengan peningkatan awareness mengenai penanganan kebakaran. BPBD dan Damkarmat memberikan pemahaman kepada pekerja mengenai potensi bahaya kebakaran, langkah yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran, prosedur evakuasi, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta pentingnya tetap tenang dan mengikuti prosedur keselamatan.
“Kita tidak pernah mengharapkan kejadian kebakaran terjadi, tetapi kita harus selalu siap apabila kondisi tersebut terjadi. Karena itu, awareness dan latihan seperti ini harus terus dilakukan. Harapannya, setiap pekerja memiliki pengetahuan, keberanian, dan ketenangan untuk mengambil tindakan yang tepat dalam kondisi darurat,” kata Hardianto.
Ia juga mengapresiasi dukungan BPBD dan Damkarmat Kota Bandar Lampung yang memberikan pemahaman secara langsung kepada pekerja mengenai penanganan kebakaran, mulai dari respons awal, proses evakuasi, hingga penanganan kondisi darurat.
Pelaksanaan Awareness dan Drill Tanggap Darurat K3 tersebut merupakan bagian dari implementasi Business Continuity Management (BCM). Langkah ini dilakukan untuk memastikan Pelindo Regional 2 Panjang memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan, menjaga keberlangsungan proses bisnis, serta melakukan pemulihan secara cepat apabila terjadi gangguan yang berdampak terhadap kegiatan operasional. (Rls)
- Penulis: Redaksi





