Breaking News
light_mode

Wamenkes Sebut Pengobatan TBC Lampung Capai 92 Persen, Tantangan Kini Perkuat Penemuan Kasus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan mendorong keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting karena masih terdapat kesenjangan antara estimasi kasus TBC dengan jumlah kasus yang berhasil ditemukan.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan, penanggulangan TBC tidak dapat hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan hingga masyarakat di tingkat bawah.

“Ini bukan tugas insan kesehatan saja, tetapi seluruh stakeholder, seluruh lapisan masyarakat. Saya ingin gerakannya seperti gerakan Pekan Imunisasi Nasional pada saat dulu,” ujar Jihan saat meluncurkan website Peduli TB Lampung dan mengukuhkan Koalisi Organisasi Profesi Indonesia Tuberkulosis (KOPI TB) se-Provinsi Lampung Tahun 2026 di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, rumah sakit, organisasi profesi, komunitas, dan NGO.

Jihan menjelaskan, berdasarkan estimasi 2026, terdapat sekitar 30.745 kasus TBC di Lampung. Namun, hingga akhir Agustus 2026, notifikasi kasus baru baru mencapai sekitar 38 persen. Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya kesenjangan antara jumlah kasus yang diperkirakan dengan kasus yang berhasil ditemukan.

Menurutnya, tantangan utama penanggulangan TBC bukan hanya memastikan ketersediaan obat, melainkan memperkuat upaya di hulu, terutama menemukan penderita sedini mungkin, memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, melakukan investigasi kontak serumah, serta memberikan terapi pencegahan bagi masyarakat yang memenuhi syarat.

“Ketika satu kasus tuberkulosis ditemukan secara terlambat, dampaknya tidak berhenti pada satu pasien saja. Ia mempunyai konsekuensi terhadap keluarga, terhadap lingkungan, produktivitas pun,” katanya.

Karena itu, Pemprov Lampung mendorong keterlibatan camat, lurah, RT, RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TNI, Polri, fasilitas kesehatan, hingga masyarakat dalam upaya menemukan kasus TBC. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar rantai penularan dapat diputus sedini mungkin.

Jihan menyebut Lampung memiliki 13 kabupaten dan dua kota, 229 kecamatan, serta ribuan desa dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa. Sebanyak 69 persen penduduk berada pada usia produktif, sehingga penularan TBC berpotensi memberikan dampak terhadap produktivitas dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Dari sisi layanan kesehatan, Lampung memiliki sembilan rumah sakit pemerintah, 63 rumah sakit swasta, 322 puskesmas, 560 klinik TPMD, 15 klinik lapas atau rutan, serta dua rumah sakit TNI/Polri. Seluruh fasilitas tersebut diminta tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga aktif dalam penemuan kasus dan pemutusan rantai penularan.

Pemprov Lampung juga mendorong seluruh kabupaten dan kota memiliki Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan TBC serta Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) yang aktif. Rencana tersebut harus diterjemahkan ke dalam program, target, pembiayaan, serta indikator yang jelas.

“Kita terus mendorong seluruh kabupaten/kota memiliki rencana aksi daerah penanggulangan tuberkulosis dan tim percepatan penanggulangan tuberkulosis atau TP2TB yang benar-benar aktif,” kata Jihan.

Pengawasan penanggulangan TBC juga akan diperkuat melalui rapat koordinasi secara berkala. Jihan mengatakan koordinasi dengan 15 kabupaten dan kota telah dilakukan dan akan dilanjutkan setiap pekan untuk memantau perkembangan penanganan TBC di daerah.

Untuk memperkuat penemuan kasus, Pemprov Lampung meluncurkan platform Peduli TB Lampung. Platform yang digagas bersama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) tersebut ditujukan untuk memudahkan masyarakat melakukan skrining awal secara mandiri sekaligus mendukung integrasi skrining TBC dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Dalam tahap uji coba di RSUD Abdul Moeloek, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dan RS Muhammadiyah Metro, platform tersebut telah menjangkau lebih dari 1.000 orang. Ke depan, cakupannya diharapkan diperluas, termasuk menyasar masyarakat yang masuk ke Lampung melalui bandara dan pelabuhan.

Selain penemuan kasus, Pemprov Lampung juga memberi perhatian terhadap kondisi rumah pasien TBC dari keluarga tidak mampu. Sebanyak 367 usulan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi pasien TBC telah diajukan, dengan 217 usulan di antaranya telah terverifikasi sebagai calon penerima.

Upaya investigasi kontak juga terus diperkuat. Saat ini capaian investigasi kontak kasus bakteriologis di Lampung berada di kisaran 63 persen, sementara target yang ditetapkan mencapai 90 persen. Jihan meminta setiap pasien yang ditemukan segera diikuti dengan pemeriksaan terhadap anggota keluarga dan orang-orang yang memiliki kontak erat.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menilai Lampung memiliki kinerja pengobatan TBC yang sangat baik. Tingkat keberhasilan pengobatan TBC di Lampung mencapai sekitar 92 persen dan disebut termasuk yang tertinggi secara nasional.

“Kalau perkara ngobatin sudah pasti bagus. Keberhasilan pengobatan TBC juga bagus, Lampung 92 persen, bahkan nomor satu di Indonesia,” ujar Dante.

Meski demikian, Dante mengingatkan bahwa tingginya keberhasilan pengobatan belum cukup untuk menurunkan angka kasus apabila penemuan dan pencegahan tidak diperkuat. Kementerian Kesehatan karena itu menyiapkan pemeriksaan menggunakan x-ray portable dan NPOC untuk mendukung penemuan kasus secara aktif.

Khusus di Lampung, pemeriksaan aktif akan dilakukan di 15 kabupaten dan kota pada sekitar 1.571 titik lokasi. Kementerian Kesehatan juga menyiapkan 26 unit x-ray portable serta perangkat NPOC untuk mendukung pemeriksaan di 322 puskesmas.

Jihan menegaskan, dukungan tersebut harus diikuti dengan kerja lapangan yang terstruktur, mulai dari penemuan kasus, pengobatan hingga tuntas, investigasi kontak, pemberian terapi pencegahan, hingga perbaikan lingkungan tempat tinggal pasien.

“Kita semua mempunyai cara pandang yang sama bahwa eliminasi tuberkulosis tidak akan tercapai hanya dengan mengobati,” tegas Jihan.

Ia berharap Lampung dapat menjadi salah satu provinsi yang memimpin percepatan eliminasi TBC di Indonesia menuju target Indonesia bebas TBC pada 2030. Upaya tersebut diharapkan mampu melindungi keluarga dan masyarakat dari penularan TBC, menjaga penduduk usia produktif tetap sehat dan produktif, sekaligus mengurangi beban sosial ekonomi akibat penyakit tersebut. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembilan Kali Erupsi, Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III

    Sembilan Kali Erupsi, Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat dan wisatawan meningkatkan kewaspadaan menyusul kenaikan status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Peningkatan status tersebut berlaku sejak Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 21.00 WIB. Kepala BPBD Provinsi Lampung, Aswarodi, menyampaikan informasi tersebut […]

  • Mitigasi Konflik Gajah di Way Kambas Diperkuat, Masyarakat dan Konservasi Jadi Perhatian

    Mitigasi Konflik Gajah di Way Kambas Diperkuat, Masyarakat dan Konservasi Jadi Perhatian

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau progres kegiatan mitigasi interaksi negatif gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Minggu (20/9/2026). Peninjauan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Menteri Kehutanan ke Provinsi Lampung untuk melihat langsung perkembangan pembangunan fasilitas yang mendukung penanganan interaksi antara gajah […]

  • OJK Lampung Dorong Literasi Keuangan Siswa Lewat Program Bank Sampah Sekolah

    OJK Lampung Dorong Literasi Keuangan Siswa Lewat Program Bank Sampah Sekolah

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Bursa Efek Indonesia (BEI), Phintraco Sekuritas, dan Forum CSR Lampung menyelenggarakan kegiatan Edukasi Keuangan dan Pengenalan Investasi melalui Program Bank Sampah Sekolah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Program Bank Sampah Sekolah pada 21 Agustus 2025, sebagai wujud sinergi antara literasi […]

  • Perkebunan Lampung Berkontribusi Besar bagi Ekonomi, Hilirisasi Terus Diperkuat

    Perkebunan Lampung Berkontribusi Besar bagi Ekonomi, Hilirisasi Terus Diperkuat

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus memperkuat sektor perkebunan melalui peningkatan produksi, produktivitas, kualitas hasil, hingga percepatan hilirisasi. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Lukman Pura, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung pada Apel Mingguan di Lingkungan Sekretariat […]

  • Pelindo: Arus Peti Kemas Domestik dan Internasional Sama-sama Tumbuh Positif

    Pelindo: Arus Peti Kemas Domestik dan Internasional Sama-sama Tumbuh Positif

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM— AKTIVITAS ekonomi nasional pada awal tahun 2026 menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari meningkatnya arus peti kemas di sejumlah pelabuhan utama yang menjadi indikator penting aktivitas produksi, perdagangan, konsumsi, investasi, dan distribusi nasional. Hingga April 2026, arus peti kemas yang dilayani PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencapai 6,42 juta Twenty-foot Equivalent Units […]

  • Pemprov Lampung Antisipasi Kenaikan Harga Pangan

    Pemprov Lampung Antisipasi Kenaikan Harga Pangan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung melakukan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri RI dan beberapa Kementerian serta lembaga vertikal lainnya secara daring dari ruang command center Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Selasa (18/08/2026). Selain Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik, Yanyan Ruchyansyah, Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh perwakilan […]

expand_less