Breaking News
light_mode

Status Aktivitas Gunung Anak Krakatau Turun Menjadi Waspada

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — AKTIVITAS Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda menunjukkan kecenderungan menurun. Seiring perkembangan tersebut, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada), terhitung mulai Senin, 21 September 2026 pukul 18.30 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Aswarodi menyampaikan bahwa penurunan status tersebut merupakan hasil analisis dan evaluasi Badan Geologi terhadap perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Penurunan status ini menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Anak Krakatau mengalami kecenderungan menurun. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga dan masyarakat diminta mengikuti setiap perkembangan informasi dari pihak yang berwenang,” ujar Aswarodi dalam keterangan pers di Ruang Command Center BPBD Provinsi Lampung, Selasa (22/9/2026).

Berdasarkan Laporan Khusus Badan Geologi Nomor 1604.Lap/GL.03/BGL/2026, kecenderungan penurunan aktivitas Gunung Anak Krakatau didukung oleh hasil pemantauan visual, kegempaan, dan deformasi. Data deformasi menunjukkan adanya deflasi yang mengindikasikan penurunan tekanan di dalam tubuh gunung api.

Pada 20 September 2026, aktivitas kegempaan yang tercatat berupa satu kali Gempa Low Frequency dan tremor menerus dengan amplitudo rata-rata sekitar 2 milimeter. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang turut dipertimbangkan dalam evaluasi tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Sebelumnya, status Gunung Anak Krakatau dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada 2 Juli 2026 pukul 16.30 WIB menyusul peningkatan aktivitas kegempaan dan deformasi.

Selama periode peningkatan aktivitas tersebut, Gunung Anak Krakatau mengalami serangkaian erupsi dan erupsi menerus pada awal September 2026. Badan Geologi kemudian melakukan pemantauan dan evaluasi secara intensif terhadap perkembangan aktivitas gunungapi tersebut.

Aswarodi menegaskan, penurunan status menjadi Level II (Waspada) memberikan ruang bagi masyarakat di wilayah Lampung untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal, termasuk kegiatan pendidikan, perkantoran, perekonomian, dan aktivitas sosial kemasyarakatan.

Meski demikian, normalitas aktivitas masyarakat harus tetap disertai kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi resmi. Masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk pengunjung, wisatawan, dan pendaki, tidak diperbolehkan memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Masyarakat sudah dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa. Namun, kami mengingatkan agar tetap memperhatikan perkembangan informasi resmi dan mematuhi arahan dari pemerintah serta instansi yang berwenang,” kata Aswarodi.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya vulkanik, termasuk lontaran material vulkanik dan hujan abu lebat. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di kawasan yang telah ditetapkan sebagai wilayah berbahaya.

Sejalan dengan penurunan status tersebut, BPBD Provinsi Lampung terus memperkuat langkah mitigasi dan pemantauan perkembangan Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah daerah juga memastikan informasi kebencanaan disampaikan secara terbuka dan melalui kanal resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Aswarodi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya isu yang beredar di media sosial mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut-sebut dapat memicu tsunami.

“Masyarakat kami imbau tidak mudah terpengaruh informasi atau isu yang belum jelas sumbernya. Ikuti informasi resmi dari BPBD, BMKG, PVMBG atau Badan Geologi, serta pemerintah daerah,” tegasnya.

Badan Geologi sebelumnya juga mengimbau masyarakat di wilayah pantai Lampung dan Banten untuk tetap tenang, tidak mempercayai informasi yang tidak bersumber dari pihak berwenang, dan tetap mengikuti arahan BPBD setempat.

Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui kanal resmi Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Magma Indonesia, serta kanal informasi kebencanaan Pemerintah Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui BPBD akan terus berkoordinasi dengan Badan Geologi, PVMBG, BMKG, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait untuk memastikan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat dipantau secara berkelanjutan.

Penurunan status dari Siaga menjadi Waspada menjadi perkembangan positif dalam upaya pengendalian risiko bencana di wilayah Lampung. Namun, kondisi tersebut bukan berarti ancaman sepenuhnya hilang. Karena itu, kesiapsiagaan, disiplin mengikuti rekomendasi, dan ketepatan memperoleh informasi menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat Lampung yang tangguh menghadapi bencana. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Lampung Lepas 80 Atlet Lampung ke PON Beladiri II di Kudus

    Gubernur Lampung Lepas 80 Atlet Lampung ke PON Beladiri II di Kudus

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi melepas Kontingen Lampung yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II Tahun 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Acara pelepasan berlangsung di Mahan Agung, Selasa (7/10/2025), ditandai dengan penyematan atribut kontingen kepada perwakilan atlet dan penyerahan bendera pataka dari Gubernur […]

  • Sekdaprov Marindo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Dorong Pelayanan Publik Semakin Responsif

    Sekdaprov Marindo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Dorong Pelayanan Publik Semakin Responsif

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — SEKRETARIS Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung melantik dan mengambil sumpah/janji Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Kamis (3/9/2026). Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/3041/VI.04/2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil […]

  • Temuan Kasus TBC Lampung Baru 20 Persen, Wagub Jihan Dorong Skrining Aktif

    Temuan Kasus TBC Lampung Baru 20 Persen, Wagub Jihan Dorong Skrining Aktif

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) secara daring bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (5/6/2026). Rapat yang digelar di Ruang Kerja Wakil Gubernur tersebut membahas evaluasi sekaligus langkah strategis percepatan penanggulangan TBC di tahun anggaran 2026. Dalam arahannya, Jihan menyoroti masih rendahnya angka penemuan kasus TBC di […]

  • Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Bupati Ela Pimpin Audiensi dengan KPP Pratama Metro

    Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Bupati Ela Pimpin Audiensi dengan KPP Pratama Metro

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — BUPATI Lampung Timur Ela Siti Nuryamah memimpin audiensi bersama Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Metro Matheus Setiyono di Aula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lampung Timur, Selasa (1/9/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dengan KPP Pratama Metro, khususnya dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak […]

  • Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Gubernur Lampung Terbitkan SE Belajar Daring Selama 2 Hari

    Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Gubernur Lampung Terbitkan SE Belajar Daring Selama 2 Hari

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengeluarkan Surat Edaran Nomor 150 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik di wilayah Provinsi Lampung. Dalam surat edaran yang ditetapkan di Bandar Lampung pada 6 […]

  • Wagub Jihan Nurlela Ajak Mahasiswa UIN Raden Intan Kembangkan Pariwisata Lampung Lewat Konten Dakwa

    Wagub Jihan Nurlela Ajak Mahasiswa UIN Raden Intan Kembangkan Pariwisata Lampung Lewat Konten Dakwa

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur (Wagub)Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., mengajak mahasiswa untuk aktif berperan dalam mempromosikan pariwisata daerah melalui konten dakwah yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Hal itu disampaikan saat memberikan kuliah umum (Studium Generale) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Senin (20/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ballroom […]

expand_less