Breaking News
light_mode

832 Ekor Burung Tanpa Dokumen Diamankan di Bakauheni, Diangkut Pakai Minibus Modifikasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – PETUGAS Karantina Lampung bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni mengamankan 832 ekor burung berbagai jenis yang diangkut tanpa dokumen persyaratan menggunakan sebuah minibus di pintu masuk seaport Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (13/10) sekitar pukul 01.30 WIB.

Minibus tersebut telah dimodifikasi dengan meniadakan kursi penumpang untuk mengangkut ratusan burung. Berdasarkan pemeriksaan awal, burung-burung itu berasal dari Palembang dan rencananya dibawa menuju Pasar Kemis, Bitung, Banten.

Karena tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan, petugas mengamankan kendaraan beserta seluruh muatannya untuk pemeriksaan lebih lanjut di Kantor KSKP Bakauheni. Dari hasil pendataan awal, sebanyak 832 ekor burung ditemukan dalam 59 keranjang buah berwarna putih dan 10 kardus.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung, Donni Muksydayan, mengatakan pemeriksaan di pintu masuk dan keluar wilayah menjadi bagian penting untuk memastikan lalu lintas satwa memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Pengangkutan satwa tidak cukup hanya memastikan hewan sampai ke tempat tujuan. Asal-usul, legalitas, dan persyaratan kesehatannya juga harus diperhatikan,” ujar Donni di Lampung, Selasa (13/10).

Menurut Donni, pengawasan diperlukan untuk mencegah risiko terhadap kesehatan hewan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya hayati. Karena itu, setiap pengangkutan satwa harus memenuhi ketentuan dan dapat ditelusuri asal-usulnya.

Berdasarkan pendataan awal, petugas menemukan 14 jenis burung. Jumlah terbanyak adalah jalak kebo sebanyak 240 ekor, disusul pleci 120 ekor, ciblek 100 ekor, kepodang 80 ekor, gelatik batu 80 ekor, dan pentet 75 ekor.

Jenis lainnya meliputi siri-siri sebanyak 41 ekor, srigunting abu-abu 40 ekor, cucak rawis atau bayeman 20 ekor, rambatan gunung 10 ekor, bondol cokelat atau emprit 10 ekor, cerocok 10 ekor, manyar empat ekor, serta perling mata merah dua ekor.

Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait dokumen pengangkutan, asal-usul burung, serta pihak yang bertanggung jawab atas pengiriman tersebut.

Donni menegaskan, pengawasan lalu lintas satwa di Pelabuhan Bakauheni membutuhkan sinergi antarlembaga. Pelabuhan tersebut merupakan salah satu jalur utama penghubung Sumatera dan Jawa yang memiliki peran strategis dalam pengawasan pergerakan hewan dan tumbuhan.

Ia mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tidak mengangkut maupun memperdagangkan satwa tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku. Kepatuhan terhadap persyaratan dokumen dan pemeriksaan karantina penting untuk memastikan lalu lintas satwa berlangsung secara legal serta memenuhi persyaratan kesehatan.

Pengangkutan satwa yang tidak memenuhi kewajiban karantina dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Melalui pengawasan terpadu di Pelabuhan Bakauheni, Karantina Lampung bersama aparat terkait terus memperketat pemeriksaan guna mencegah pengangkutan satwa tanpa dokumen dari Sumatera menuju Jawa. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum Hardiknas, UBL Transformasi Pendidikan Tinggi: Fokus Talenta dan Masa Depan Karier Mahasiswa

    Momentum Hardiknas, UBL Transformasi Pendidikan Tinggi: Fokus Talenta dan Masa Depan Karier Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – HARI Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 menjadi momentum bagi Universitas Bandar Lampung (UBL) untuk menegaskan transformasi pendidikan tinggi yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Kampus ini memperkuat posisinya sebagai career and talent platform yang berorientasi pada pengembangan talenta serta kesiapan karier mahasiswa di tengah dinamika dunia industri. Di tengah disrupsi teknologi, digitalisasi, […]

  • RTRW Pesisir Barat Dibahas, Pemprov Lampung Fokus Penataan Ruang dan Investasi

    RTRW Pesisir Barat Dibahas, Pemprov Lampung Fokus Penataan Ruang dan Investasi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pesisir Barat sebagai upaya menciptakan penataan ruang yang selaras dengan kebijakan nasional dan daerah. Penyusunan RTRW ini juga diharapkan mampu memperkuat iklim investasi serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo […]

  • Pemrov Lampung Dorong CSR Jadi Investasi Sosial

    Pemrov Lampung Dorong CSR Jadi Investasi Sosial

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung mendorong program Corporate Social Responsibility (CSR) tidak lagi dipandang sekadar sebagai bentuk bantuan perusahaan, tetapi menjadi investasi sosial yang terintegrasi dengan program pembangunan daerah. Dorongan tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Pemerintah Daerah dengan Dunia Usaha melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kantor […]

  • 1.689 Ekor Burung Tanpa Dokumen Diamankan di Bakauheni, 57 Ekor Satwa Dilindungi

    1.689 Ekor Burung Tanpa Dokumen Diamankan di Bakauheni, 57 Ekor Satwa Dilindungi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PETUGAS gabungan mengamankan 1.689 ekor burung berbagai jenis tanpa dokumen persyaratan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (9/10/2026). Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 ekor teridentifikasi sebagai satwa dilindungi. Ribuan burung tersebut ditemukan di dalam bagasi sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang diperiksa petugas sekitar pukul 19.15 WIB. Seluruhnya dikemas dalam 27 keranjang plastik […]

  • Perkuat SDM Penyuluh Pertanian Lewat Bimtek Pupuk Hayati Cair

    Perkuat SDM Penyuluh Pertanian Lewat Bimtek Pupuk Hayati Cair

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui optimalisasi penggunaan Pupuk Hayati Cair (PHC). Upaya tersebut dibarengi dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian melalui bimbingan teknis (bimtek) bagi para penyuluh dan pendamping pertanian di lapangan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa keberhasilan program pertanian sangat ditentukan oleh peran […]

  • Pupuk Hayati Cair Dongkrak Produktivitas dan Percepat Masa Panen Kopi

    Pupuk Hayati Cair Dongkrak Produktivitas dan Percepat Masa Panen Kopi

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal terus mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu sektor unggulan daerah melalui penerapan inovasi teknologi pertanian yang ramah lingkungan. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, sekaligus kesejahteraan petani kopi di Provinsi Lampung. Komitmen tersebut ditunjukkan saat Gubernur meninjau Kebun Induk Hanakau milik UPTD Balai Benih […]

expand_less