Manajemen Tol Bakter Sosialisasikan Pengelolaan Limbah di Rest Area, Perkuat Komitmen Ciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat
- account_circle Redaksi
- calendar_month 15 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – PENGELOLA Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) melalui PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi pengelolaan limbah di Rest Area KM 87A, Sabtu (30/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan, kesehatan, serta kelestarian lingkungan di kawasan rest area.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya menciptakan lingkungan rest area yang bersih, tertib, nyaman, dan ramah lingkungan bagi para pengguna jalan tol. Kegiatan ini juga mendukung penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Perlindungan Lingkungan (K3L/QHSE) secara berkelanjutan.
Kegiatan diikuti oleh para pedagang, petugas kebersihan (cleaning service), dan petugas keamanan (security) yang beraktivitas di Rest Area KM 87A. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai jenis-jenis limbah yang dihasilkan di kawasan rest area, tata cara pemilahan sampah, hingga mekanisme pengelolaan limbah yang tepat agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Operational Excellence–QHSE BTB, Didi Ardiansyah, menjelaskan bahwa pengelolaan limbah yang baik merupakan bagian penting dari standar operasional rest area. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan limbah sangat bergantung pada kesadaran dan kedisiplinan seluruh pihak yang terlibat.
“Pengelolaan limbah yang benar tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung keamanan, kesehatan, dan kenyamanan seluruh aktivitas operasional di rest area Tol Bakter. Penerapan standar QHSE membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak, mulai dari pedagang hingga petugas operasional,” ujarnya.
Didi menambahkan, pelatihan pengelolaan limbah ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) melalui pengelolaan sampah mandiri berbasis ekonomi sirkular.
Ia menekankan bahwa langkah sederhana, seperti memilah sampah sejak sumbernya dan mematuhi prosedur yang telah ditetapkan, dapat memberikan dampak besar terhadap keberlanjutan kualitas lingkungan rest area.
Sementara itu, Manager Usaha dan Jasa Lainnya (UJL) BTB, Irpan Sahpani, mengatakan bahwa kebersihan dan pengelolaan lingkungan merupakan salah satu indikator utama kualitas pelayanan di rest area.
“Rest area adalah wajah pelayanan jalan tol. Karena itu, kebersihan dan pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap seluruh pedagang dan petugas operasional dapat mematuhi peraturan serta SOP yang berlaku, sekaligus aktif mendukung setiap program kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang diselenggarakan pengelola rest area,” kata Irpan.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta juga menyatakan komitmen untuk mematuhi peraturan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di lingkungan BTB. Mereka menyatakan kesiapan mendukung berbagai program kebersihan dan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kawasan rest area.
Manajemen Tol Bakauheni–Terbanggi Besar menilai keterlibatan aktif seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan di kawasan rest area. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan pembinaan akan terus dilakukan secara berkala guna meningkatkan pemahaman, kepatuhan, serta kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, BTB berharap Rest Area KM 87A maupun rest area lainnya di Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dapat menjadi contoh kawasan istirahat yang bersih, tertib, dan ramah lingkungan, sekaligus memberikan kenyamanan optimal bagi para pengguna jalan tol. (Rls)
- Penulis: Redaksi




