Prof. Elfahmi Resmi Jabat Rektor Itera, Prioritaskan Penguatan Riset, Inovasi, dan Pendidikan Unggul
- account_circle Redaksi
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

Foto istimewa
PERISAILAMPUNG.COM – INSTITUT Teknologi Sumatera (Itera) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., dilantik sebagai Rektor Itera periode 2026–2030 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Brian Yuliarto, di Graha Diktisaintek, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Guru Besar Sekolah Farmasi ITB tersebut menggantikan Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha. Di bawah kepemimpinannya, Prof. Elfahmi membawa visi menjadikan Itera sebagai perguruan tinggi teknologi yang inovatif, unggul, adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Itera untuk memperkuat perannya dalam menghasilkan riset dan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan pembangunan nasional.
Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, menegaskan bahwa jabatan rektor merupakan amanah besar untuk memimpin transformasi perguruan tinggi di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial (AI), dan dinamika global.
“Perguruan tinggi harus mampu melahirkan talenta unggul, menghasilkan riset yang menjawab persoalan bangsa, serta membangun inovasi yang berdampak melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan industri,” ujarnya.
Sebagai rektor baru, Prof. Elfahmi menetapkan tiga program prioritas yang akan menjadi fokus pengembangan Itera selama lima tahun ke depan, yakni penguatan pendidikan unggul, pengembangan riset dan inovasi yang berdampak, serta peningkatan pengabdian kepada masyarakat.
Pada sektor riset, ia menargetkan setiap program studi mampu menghasilkan sedikitnya satu produk riset atau inovasi yang dapat dihilirisasi sehingga memiliki nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat maupun dunia industri.
“Di bidang riset, kita akan menargetkan setiap program studi mampu menghasilkan sedikitnya satu produk riset atau inovasi yang dapat dihilirisasi sehingga memiliki nilai guna bagi masyarakat maupun dunia industri,” kata Prof. Elfahmi.
Di bidang pendidikan, fokus akan diarahkan pada penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri, peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan, serta penyediaan sarana pembelajaran yang semakin modern.
Selain itu, Itera juga akan memperluas kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat kontribusi kampus terhadap pembangunan Sumatera dan Indonesia.
“Kita juga berkomitmen memperluas kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat kontribusi Itera terhadap pembangunan Sumatera dan Indonesia,” jelasnya.
Sebelum dilantik, Prof. Elfahmi memenangkan pemilihan Rektor Itera yang digelar pada 20 Mei 2026 dengan perolehan 91,30 persen suara, mengungguli dua kandidat lainnya. Hasil tersebut mencerminkan kuatnya dukungan dari Senat Itera dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terhadap kepemimpinannya.
Lahir di Ampang Pulai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada 25 April 1969, Prof. Elfahmi memiliki rekam jejak panjang di bidang pendidikan tinggi dan riset. Ia menyelesaikan pendidikan di Universitas Andalas, ITB, hingga meraih gelar doktor dari University of Groningen, Belanda.
Sebelum dipercaya memimpin Itera, ia menjabat sebagai Direktur Riset dan Inovasi ITB serta mengemban berbagai posisi strategis di lingkungan kampus tersebut.
Berbekal pengalaman di bidang akademik, riset, dan tata kelola perguruan tinggi, Prof. Elfahmi diharapkan mampu membawa Itera menjadi pusat pengembangan teknologi dan inovasi yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. (**)
- Penulis: Redaksi









