Breaking News
light_mode

Dari APBD untuk Harapan, Lampung Menata Pembangunan yang Lebih Bermakna

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – GUBERNUR Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar instrumen pengelolaan keuangan, tetapi harus menjadi alat untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Pembicaraan Tingkat I dengan agenda Jawaban Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Senin (20/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD Provinsi Lampung atas berbagai masukan, kritik, dan saran yang diberikan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tersebut.

Menurutnya, pandangan fraksi merupakan bagian penting dari mekanisme checks and balances dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

“Kami meyakini bahwa seluruh pandangan tersebut merupakan wujud kepedulian dan komitmen bersama agar tata kelola pemerintahan semakin baik, pembangunan semakin tepat sasaran, dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa jawaban rinci atas seluruh pandangan fraksi telah dituangkan dalam Buku Jawaban Gubernur yang menjadi satu kesatuan dengan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tersebut.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Lampung mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah memastikan tata kelola keuangan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang lebih penting adalah bagaimana tata kelola keuangan yang baik mampu menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan Provinsi Lampung sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,28 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,98, angka kemiskinan menurun menjadi 9,66 persen, Gini Ratio berada pada angka 0,287, inflasi sebesar 1,25 persen atau menjadi yang terendah kedua secara nasional, serta Tingkat Pengangguran Terbuka mencapai 4,21 persen.

Di sisi lain, Gubernur mengakui masih terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, khususnya terkait Indeks Demokrasi Indonesia Lampung yang sempat mengalami penurunan sebelum kembali meningkat pada 2025.

Ia menekankan bahwa seluruh kebijakan APBD harus mampu menghasilkan manfaat yang terukur melalui penciptaan lapangan kerja, pengurangan ketimpangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan demokrasi yang inklusif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan berbagai langkah perbaikan melalui optimalisasi pendapatan daerah, penguatan perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja, percepatan pelaksanaan program pembangunan, serta peningkatan sistem pengendalian dan evaluasi.

Menurut Gubernur, setiap program pembangunan akan diarahkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sesuai prinsip value for money, sehingga setiap rupiah APBD menghasilkan manfaat yang optimal.

Pada sektor pendapatan daerah, Gubernur menjelaskan bahwa realisasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai 86,70 persen dari target yang ditetapkan. Persentase tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun secara nominal mengalami penurunan sekitar Rp738 miliar.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pemberlakuan skema opsen pajak pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengoptimalkan berbagai potensi pendapatan melalui inovasi pengelolaan pendapatan serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, dan para pemangku kepentingan.

Sementara itu, pada sisi belanja daerah, realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai 85,57 persen dari total anggaran yang telah ditetapkan.

Gubernur menegaskan bahwa ukuran keberhasilan belanja daerah tidak semata-mata ditentukan oleh tingginya tingkat serapan anggaran, melainkan sejauh mana program pembangunan terlaksana secara efektif, tepat sasaran, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta tetap memenuhi prinsip akuntabilitas dan kehati-hatian.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen memenuhi seluruh kewajiban belanja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak DPRD Provinsi Lampung untuk terus memperkuat sinergi dalam setiap tahapan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah sehingga menghasilkan kebijakan yang semakin berkualitas.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan bukan hanya menghadirkan laporan keuangan yang baik, tetapi juga mewujudkan pembangunan yang merata, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta kesejahteraan yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Lampung.

“Yang ingin kita wujudkan bukan hanya sekadar laporan keuangan yang baik, tetapi pembangunan yang semakin merata, pelayanan publik yang semakin berkualitas, dan kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat,” pungkas Gubernur. (Rls/**)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Banyak Mahasiswa Salah Program Studi dan Salah Karier?

    Mengapa Banyak Mahasiswa Salah Program Studi dan Salah Karier?

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – MEMILIH perguruan tinggi dan program studi kerap dianggap sebagai keputusan penting yang akan menentukan masa depan seseorang. Namun, di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung begitu cepat akibat perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta transformasi industri global, memilih program studi saja ternyata tidak lagi cukup. Fenomena salah jurusan maupun salah arah karier […]

  • Besok, UBL Wisuda 758 Lulusan dan Kukuhkan Guru Besar Bidang Manajemen Publik

    Besok, UBL Wisuda 758 Lulusan dan Kukuhkan Guru Besar Bidang Manajemen Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – UNIVERITAS Bandar Lampung (UBL) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Wisuda ke-75 Periode Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang akan berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026, di Convention Hall Mahligai Agung, Kampus Pascasarjana UBL. Dalam prosesi tersebut, sebanyak 758 lulusan yang terdiri atas 477 lulusan program sarjana dan 281 […]

  • Jalani Ramadan di Musim Dingin Moskow, Dosen UBL Temukan Makna Baru Ibadah Puasa

    Jalani Ramadan di Musim Dingin Moskow, Dosen UBL Temukan Makna Baru Ibadah Puasa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar
  • PWI Gelar UKW Angkatan 38, Kompetensi Wartawan Harus Tercermin dari Integritas dan Etika

    PWI Gelar UKW Angkatan 38, Kompetensi Wartawan Harus Tercermin dari Integritas dan Etika

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-38 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung. Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 Juli 2026 di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Bandar Lampung, dibuka secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Lampung […]

  • Unila Gelar Forum Nasional dan Internasional, Dorong Riset Pertanian Jadi Solusi Pangan dan Energi

    Unila Gelar Forum Nasional dan Internasional, Dorong Riset Pertanian Jadi Solusi Pangan dan Energi

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – UNIVERSITAS Lampung (Unila) melalui Fakultas Pertanian menggelar Lokakarya Nasional Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) 2026 dan 1st International Conference on Agriculture for Food and Energy (I-CAFFE 2026) di Hotel Grand Mercure Lampung, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi perguruan tinggi nasional dan akademisi internasional untuk mendorong hasil riset pertanian agar […]

  • MBG Jadi Motor Ekonomi Desa, Gubernur Mirza Minta Dapur Gizi Serap Produk Lokal

    MBG Jadi Motor Ekonomi Desa, Gubernur Mirza Minta Dapur Gizi Serap Produk Lokal

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi bagi anak-anak sekolah, tetapi juga harus menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan roda ekonomi hingga ke tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia […]

expand_less