Sambut Hari Sumpah Pemuda, PLN Bekali Siswa SMK Edukasi Keselamatan Listrik dan Layanan Digital
- account_circle Redaksi
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – MENYAMBUT Hari Sumpah Pemuda, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro memperkuat budaya keselamatan ketenagalistrikan di kalangan generasi muda melalui edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan pengenalan layanan digital PLN Mobile kepada siswa SMK Muhammadiyah 2 Metro, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kompetensi generasi muda, khususnya di bidang ketenagalistrikan. Melalui edukasi tersebut, para siswa diharapkan mampu memahami potensi bahaya listrik, menerapkan prinsip keselamatan, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mengakses layanan kelistrikan secara mudah dan praktis.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan pelajar, khususnya siswa Jurusan Teknik Ketenagalistrikan, mendapatkan pembekalan mengenai pengenalan bahaya listrik, penggunaan instalasi dan peralatan listrik sesuai standar, serta langkah-langkah pencegahan kecelakaan akibat listrik. Edukasi ini juga menjadi bagian dari sinergi PLN dengan dunia pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, disiplin, dan mengutamakan keselamatan kerja.
Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, mengatakan bahwa pengenalan PLN Mobile merupakan bagian dari transformasi digital PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin mudah, cepat, dan transparan.
“PLN Mobile kami hadirkan sebagai solusi layanan kelistrikan yang praktis dan mudah diakses masyarakat. Melalui satu aplikasi, pelanggan dapat menikmati berbagai layanan PLN tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Kami berharap generasi muda dapat menjadi pelopor dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus mengenalkan kemudahan layanan PLN Mobile kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar Anas.
Sementara itu, Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan PLN UP3 Metro, Susanto, menyampaikan materi mengenai pentingnya mengenali potensi bahaya listrik, menggunakan instalasi dan peralatan listrik sesuai standar, serta menerapkan prosedur keselamatan dalam setiap aktivitas kelistrikan.
“Keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi kebiasaan yang diterapkan sejak dini, terutama bagi siswa Jurusan Teknik Ketenagalistrikan yang nantinya akan berkecimpung langsung di bidang kelistrikan. Kami berharap para siswa mampu mengenali potensi bahaya listrik, memahami prosedur keselamatan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas. Dengan begitu, mereka tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” kata Susanto.
Kepala Jurusan Teknik Ketenagalistrikan SMK Muhammadiyah 2 Metro, Wahyu Ari Saputra, S.T., mengapresiasi langkah PLN UP3 Metro dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kompetensi siswa, khususnya terkait penerapan keselamatan di bidang ketenagalistrikan.
Menurut Wahyu, pembekalan langsung dari PLN memberikan wawasan tambahan yang relevan dengan kompetensi keahlian para siswa. Kemampuan teknis, kata dia, harus diimbangi dengan pemahaman dan kedisiplinan dalam menerapkan prinsip keselamatan agar siswa siap menghadapi dunia kerja.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran PLN UP3 Metro yang telah memberikan edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan kepada siswa kami. Kegiatan ini sangat relevan dengan kompetensi keahlian yang dipelajari di sekolah. Dalam bidang kelistrikan, kemampuan teknis harus disertai pemahaman dan kedisiplinan dalam menerapkan prinsip keselamatan. Melalui pembekalan langsung dari PLN, siswa mendapatkan wawasan tentang pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pekerjaan,” ungkap Wahyu.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Metro berharap generasi muda semakin memahami pentingnya budaya keselamatan ketenagalistrikan sekaligus mampu mengikuti perkembangan teknologi digital. Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, edukasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong lahirnya generasi yang unggul, adaptif, dan bertanggung jawab serta siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (Rls)
- Penulis: Redaksi



