Pelindo Panjang Perkuat Pertahanan Digital, Pekerja Dibekali Edukasi Ancaman Siber
- account_circle Redaksi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Panjang memperkuat kesadaran dan pemahaman pekerja terhadap ancaman serangan siber melalui kegiatan Awareness Bahaya Serangan Siber di lingkungan perusahaan, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko keamanan digital yang berpotensi mengganggu sistem informasi, perlindungan data, hingga keberlangsungan operasional perusahaan. Kegiatan tersebut menghadirkan Kanit 2 Subdit V Ditreskrimsus Polda Lampung, Iptu Donal Afriansyah, S.H., M.H., sebagai narasumber.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh General Manager Pelindo Regional 2 Panjang yang diwakili Manager Kepatuhan Bisnis, Weriyanto Febriyadi. Dalam sambutannya, Weriyanto menekankan pentingnya membangun kesadaran bersama terhadap ancaman siber yang terus berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas perusahaan.
“Kesadaran terhadap keamanan siber harus menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan dan membutuhkan peran aktif seluruh pekerja. Setiap individu memiliki peran penting dalam mencegah potensi kebocoran data maupun serangan siber, mulai dari menjaga kerahasiaan akun, berhati-hati terhadap pesan atau tautan mencurigakan, hingga memastikan informasi perusahaan digunakan dan disebarluaskan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Weriyanto.
Dalam pemaparan materi, Iptu Donal Afriansyah menjelaskan berbagai bentuk ancaman siber yang dapat terjadi di lingkungan kerja, di antaranya phishing, pencurian data, penyalahgunaan akses, penyebaran perangkat lunak berbahaya (malware), serta berbagai modus kejahatan digital yang memanfaatkan kelalaian pengguna.
Ia menjelaskan, keamanan siber memiliki peran strategis dalam industri kepelabuhanan, mengingat pemanfaatan teknologi informasi semakin terintegrasi dalam mendukung proses bisnis dan pelayanan jasa kepelabuhanan.
“Gangguan terhadap sistem digital tidak hanya berpotensi menimbulkan risiko terhadap data perusahaan, tetapi juga dapat memengaruhi kelancaran operasional dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa. Oleh karena itu, peningkatan literasi keamanan siber menjadi langkah penting untuk membangun lingkungan kerja yang lebih tangguh terhadap berbagai ancaman digital sekaligus mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance,” kata Donal.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai potensi ancaman siber serta langkah mitigasi yang dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 2 Panjang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya sadar keamanan informasi di lingkungan perusahaan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan seluruh pekerja dalam menghadapi perkembangan ancaman siber sekaligus mendukung transformasi digital Pelindo yang aman, andal, dan berkelanjutan. (Rls)
- Penulis: Redaksi



