Kendaraan Mahasiswa Terdampak Pohon Tumbang, Unila Beri Bantuan Perbaikan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Kendaraan terdampak pohon tumbang. Foto: Ist
PERISAILAMPUNG.COM— UNIVERSITAS Lampung (Unila) menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden pohon tumbang akibat cuaca ekstrem dan angin kencang yang menimpa sejumlah kendaraan mahasiswa di area kampus, baru-baru ini.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak rektorat berkomitmen memberikan bantuan berupa perbaikan kerusakan kendaraan, sekaligus melakukan langkah mitigasi secara menyeluruh guna mencegah kejadian serupa.
Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat (BPKHM) Unila, Budi Sutomo, menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan mahasiswa merupakan prioritas utama.
Ia menyampaikan, sejak insiden terjadi, tim Sarana dan Prasarana (Sarpras) Unila telah bergerak cepat membersihkan lokasi serta memastikan tidak ada korban jiwa.
“Kami sangat memahami kesulitan mahasiswa yang terdampak. Saat ini, Unila sedang menyiapkan mekanisme bantuan agar proses perbaikan kendaraan dapat dilakukan secara tepat sasaran sesuai koridor yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa perbaikan unit kendaraan secara langsung, bukan dalam bentuk ganti rugi tunai. Kebijakan ini disesuaikan dengan regulasi birokrasi dan aturan keuangan negara.
“Pimpinan tengah mengkaji langkah-langkah bantuan perbaikan maupun kebijakan lain yang dapat meringankan beban mahasiswa terdampak, dengan tetap mematuhi koridor hukum dan aturan birokrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum Unila, Edwin, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pendataan di lapangan, terdapat delapan unit kendaraan bermotor yang mengalami kerusakan di area parkir depan UPA Bahasa Unila.
“Delapan mahasiswa yang terdampak telah kami data, terdiri dari empat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan empat mahasiswa Fakultas Hukum (FH). Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari kategori sedang hingga berat, dan seluruhnya telah diinventarisasi untuk proses tindak lanjut,” jelasnya.
Selain penanganan dampak, Unila juga melakukan langkah strategis untuk menjamin keamanan jangka panjang di lingkungan kampus. Upaya tersebut meliputi audit lingkungan melalui Tim Taman dan Lingkungan dengan menyisir pohon-pohon tua atau rawan tumbang untuk dilakukan pemangkasan (topping).
Tak hanya itu, evaluasi fasilitas juga dilakukan dengan meningkatkan perawatan rutin terhadap seluruh fasilitas publik guna mengantisipasi dampak cuaca buruk di masa mendatang.
Pihak kampus turut mengimbau seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.
Melalui langkah responsif ini, Unila berharap mahasiswa dapat kembali merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas akademik di lingkungan kampus. Rls
- Penulis: Redaksi