Dari Mimbar ke Kemandirian Finansial, 1.000 Penyuluh Agama Lampung Jadi Agen Literasi Syariah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM – DAKWAH kini tak hanya berbicara tentang ketenteraman spiritual, tetapi juga menyentuh persoalan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi keluarga. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan sejumlah pemangku kepentingan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mendorong 1.000 Penyuluh Agama Islam menjadi garda terdepan dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan kepada Penyuluh Agama di Provinsi Lampung yang digelar di Sabah Balau, Lampung Selatan, Rabu (14/10/2026).
Dalam kegiatan ini, dilakukan pembukaan 1.000 rekening perbankan syariah yang terintegrasi sebagai Kartu Tanda Anggota (KTA), serta 1.000 rekening saham syariah bagi Penyuluh Agama Islam se-Provinsi Lampung.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkecil kesenjangan literasi dan inklusi keuangan syariah.
Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy, melalui sambutan yang disampaikan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1, mengungkapkan bahwa Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 mencatat indeks literasi keuangan nasional sebesar 69,57 persen dan inklusi 93,61 persen. Namun, capaian sektor syariah masih tertinggal, dengan indeks literasi sebesar 43,07 persen dan inklusi 13,24 persen.
Menurut OJK, kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya tantangan dalam memperkenalkan produk dan layanan keuangan syariah kepada masyarakat. Karena itu, para penyuluh agama diharapkan mampu menjadi penghubung antara nilai-nilai keagamaan dan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang aman, sesuai prinsip syariah, serta bertanggung jawab.
“Ini adalah sebuah paradoks di negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Umat kita masih lebih nyaman atau terpaksa menggunakan produk konvensional karena ketidaktahuan tentang ekosistem keuangan syariah yang aman dan menenangkan. Di sinilah letak peran krusial 1.000 Penyuluh Agama Islam sebagai garda terdepan dan Agen Literasi Keuangan Syariah OJK untuk membawa dampak perubahan nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain memperluas akses terhadap layanan keuangan resmi, pembekalan tersebut juga diarahkan untuk melindungi masyarakat dari berbagai kejahatan finansial, seperti judi online, pinjaman online ilegal, dan penipuan investasi.
OJK mendorong para penyuluh agar menyampaikan edukasi keuangan dalam kegiatan majelis taklim, khutbah, dan dakwah, termasuk mengenalkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, dalam memilih produk maupun layanan keuangan.
Pembukaan rekening bagi para penyuluh juga diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun keteladanan. Dengan mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan syariah secara langsung, para penyuluh dapat membagikan pengalaman serta pemahaman kepada masyarakat, sehingga ajakan untuk menggunakan lembaga keuangan resmi tidak sekadar menjadi materi ceramah, tetapi juga praktik nyata.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, melalui sambutan yang diwakili Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, menekankan pentingnya menjadikan dakwah lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran strategis dalam membantu umat mengambil keputusan hidup secara tepat, termasuk dalam merencanakan masa depan keuangan dan membangun kemandirian ekonomi keluarga.
“Penyuluh agama yang berdampak adalah mereka yang mampu menjembatani nilai-nilai keagamaan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Bawalah ilmu ini ke tengah umat, kembangkan metode penyuluhan yang relevan, dan pastikan kehadiran penyuluh benar-benar dirasakan manfaatnya untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi keluarga serta menjauhkan masyarakat dari kejahatan keuangan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut didukung TPAKD Provinsi Lampung, KDEKS Provinsi Lampung, POKJALUH Agama Islam, Bank Indonesia, ASBISINDO, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kanwil Lampung, dan PT KISI Sekuritas. (Rls)
- Penulis: Redaksi



