Kodim 0410/KBL Bagikan Hewan Kurban Door to Door, Libatkan Anggota dalam Proses Penyembelihan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 12 jam yang lalu
- print Cetak

Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan saat melakukan pemotongan hewan kurban.
PERISAILAMPUNG.COM – DALAM rangka memperingati Hari Raya Iduladha, jajaran Kodim 0410/KBL melaksanakan penyembelihan dan pembagian hewan kurban kepada masyarakat di lingkungan sekitar.
Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan mengatakan bahwa tahun ini Kodim 0410 melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing. “2 ekor sapi dan 2 ekor kambing di potong di Kodim, sementara 1 ekor sapi diberikan kepada masyarakat,” kata Dandim, Rabu (27/5/2026).
Tahun ini, hewan kurban yang disembelih terdiri dari tiga ekor sapi dan dua ekor kambing yang kemudian didistribusikan langsung kepada warga sekitar.
Kolonel Arm Roni Hermawan mengatakan bahwa proses pembagian daging kurban dilakukan secara door to door guna memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Metode tersebut, kata dia, juga dipilih untuk menjaga efektivitas dan ketertiban dalam proses distribusi, sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.
“Selain dibagikan dalam bentuk daging kurban, sebagian hewan kurban juga diserahkan langsung kepada warga. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara TNI dan warga di lingkungan sekitar,” kata dia, Rabu (27/5/2026).
Pihak Kodim menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Iduladha, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Seluruh proses penyembelihan dan pembagian dilakukan sesuai syariat Islam agar pelaksanaannya berjalan dengan baik dan tepat,” jelasnya.
Dalam proses penyembelihan, Kodim juga memberdayakan para anggota untuk terlibat langsung. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana pelatihan bagi anggota agar memiliki kemampuan melakukan penyembelihan hewan kurban sesuai ketentuan syariat Islam.
Menurutnya, kemampuan tersebut penting dimiliki anggota TNI karena nantinya dapat diterapkan saat bertugas di berbagai daerah. “Terlebih, anggota TNI berasal dari beragam latar belakang termasuk santri sehingga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat,” tutupnya. (Red)
- Penulis: Redaksi




