Breaking News
light_mode

Pemprov Lampung Dorong Pendidikan Inklusif dan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — PEERINTAH Provinsi Lampung terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif sekaligus memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat berkembang, mandiri, berkarya, dan berperan aktif di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menghadiri kunjungan kerja Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto di SLB Dharma Bakti Dharma Pertiwi, Rabu (12/8/2026).

Jihan mengatakan, kolaborasi menjadi fondasi penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk pemenuhan hak dan kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus.

“Fondasi utama kita dalam menggerakkan pembangunan adalah kolaborasi. Kalau kita tidak pandai-pandai berkolaborasi dan menyatukan sinergi, tentu pembangunan tidak akan bergerak sebagaimana yang kita inginkan,” ujarnya.

Menurut Jihan, kunjungan Ketua Umum Dharma Pertiwi beserta jajaran ke Provinsi Lampung memberikan semangat sekaligus stimulus untuk terus mengoptimalkan berbagai hal yang belum berjalan maksimal, khususnya dalam pengembangan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Ia menegaskan, setiap anak memiliki keistimewaan dan potensi masing-masing. Karena itu, masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas dengan memberikan akses, kesempatan, dan dukungan yang setara.

“Kami jangan dikasihani, tetapi cukup diberikan pengertian, dimengerti, diberikan akses dan kesempatan,” kata Jihan, mengutip pesan yang terpampang di lingkungan sekolah.

Jihan menilai, pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tidak boleh berhenti pada proses pembelajaran di sekolah. Harus ada keberlanjutan yang membuka ruang bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan, membangun kemandirian, hingga memasuki dunia kerja.

Ia menyambut baik rencana pengembangan Kafe Lubi sebagai wadah pembelajaran dan pelatihan keterampilan bagi lulusan SLB.

“Ini akan menjadi harapan baru bagi anak-anak bahwa pendidikan bukan tahap akhir di SLB ini. Nanti ada hilirisasinya berupa masuk ke dunia kerja,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus menyosialisasikan Peraturan Daerah tentang Disabilitas kepada dunia usaha. Langkah itu dilakukan agar pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam memperoleh kesempatan kerja dapat dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Provinsi Lampung terus berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami juga mempunyai Perda tentang Disabilitas yang terus kami sosialisasikan kepada para perusahaan dan pengusaha agar memenuhi amanat Perda dan Undang-Undang, bahwa ada satu persen hak dari teman-teman disabilitas untuk bisa masuk ke dunia kerja di perusahaan masing-masing,” tegasnya.

Jihan mengungkapkan, saat ini terdapat 34 SLB di Provinsi Lampung, baik negeri maupun swasta. Namun, jumlah tersebut dinilai masih belum ideal untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak berkebutuhan khusus di seluruh wilayah Lampung.

“Belum mencukupi, belum cukup ideal untuk kebutuhan anak-anak yang istimewa ini,” ujarnya.

Ia juga menyoroti Kabupaten Pesisir Barat yang hingga kini belum memiliki SLB. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian bersama agar akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus semakin merata.

Jihan turut memberikan apresiasi kepada para guru, tenaga pendidik, pendamping, serta orang tua yang selama ini memberikan pendampingan dan dukungan kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

“Semoga para tenaga pendidik dan guru senantiasa diberikan kesehatan dalam bertugas. Kepada para orang tua, saya berharap tetap menjadi sumber semangat bagi putra-putri tercinta. Jangan pernah merasa sendiri karena insyaallah Ibu Ketua dan kami semua akan terus membersamai,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto mengatakan, anak-anak berkebutuhan khusus merupakan amanah yang membutuhkan dukungan, kesempatan, kepercayaan, dan pendampingan secara berkelanjutan agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.

Ia mengajak para orang tua menjadi mitra bagi anak dengan memahami minat dan potensi mereka, bukan sekadar memberikan larangan.

“Kita dorong anak-anak itu dari belakang untuk sesuatu hal yang positif. Apa yang menjadi passion-nya, apa hobinya, kita dukung. Insyaallah bisa berhasil,” ujar Evi.

Menurutnya, semangat tersebut juga diwujudkan melalui Program Orang Tua Asuh yang diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, melainkan menjadi ikatan kepedulian dan tanggung jawab bersama.

“Menjadi orang tua asuh berarti hadir untuk membuka kesempatan, memberikan dukungan, serta menumbuhkan keyakinan dalam diri anak-anak bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam meraih cita-citanya,” katanya.

Evi berharap Program Orang Tua Asuh dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan program dan target yang jelas sehingga memberikan dampak nyata bagi perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pengembangan Kafe Lubi sebagai wadah pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan keterampilan bagi anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di SLB.

Evi mengatakan, pengembangan Kafe Lubi merupakan bagian dari upaya menyiapkan ruang yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengasah potensi, membangun kemandirian, serta mempersiapkan diri agar mampu berkarya dan berperan aktif di masyarakat.

Selain itu, dilakukan penandatanganan prasasti playground dan ruang belajar autis serta peluncuran Program Orang Tua Asuh. Playground tersebut diharapkan menjadi ruang bermain dan interaksi yang mendukung perkembangan kemampuan motorik, sosial, dan kepercayaan diri anak.

Ketua Daerah Dharma Pertiwi Daerah U, Asti Kristomei, melaporkan bahwa sejak kepengurusan Yayasan Dharma Bakti Daerah Lampung diaktifkan pada akhir tahun lalu, berbagai pembenahan mulai dilakukan, baik dari sisi tata kelola pendidikan dan administrasi maupun peningkatan sarana dan prasarana.

Sejumlah upaya yang telah dilakukan antara lain melengkapi fasilitas pembelajaran, menambah kipas angin dan bahan ajar, membangun dua sumur bor, merevitalisasi ruang kelas autis menjadi sentra pembelajaran, serta menambah wahana permainan.

Yayasan Dharma Bakti juga menyiapkan rencana pembangunan Kafe Lubi yang diharapkan menjadi ruang interaksi yang aman bagi anak berkebutuhan khusus dan masyarakat.

Asti menegaskan komitmen Yayasan Dharma Bakti yang terdiri dari unsur Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, serta para guru untuk terus meningkatkan kualitas SLB B, C, dan Autis Dharma Bakti Dharma Pertiwi.

“Semoga menjadi tempat belajar yang semakin baik, nyaman, aman, dan mampu memberikan ruang tumbuh bagi anak-anak berkebutuhan khusus dari berbagai kalangan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, serta Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, Dharma Pertiwi, dunia usaha, sekolah, orang tua, dan masyarakat, Pemerintah Provinsi Lampung berharap tercipta ekosistem pendidikan yang semakin inklusif, berkualitas, dan berkeadilan. Upaya tersebut sekaligus diharapkan membuka jalan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk tumbuh, mandiri, berkarya, dan memperoleh kesempatan yang setara di dunia kerja. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKIP Unila Gelar Sinapmasagi ke-5, Dorong Inovasi Interdisipliner dalam Pendidikan MIPA

    FKIP Unila Gelar Sinapmasagi ke-5, Dorong Inovasi Interdisipliner dalam Pendidikan MIPA

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) — FAKULTAS Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Seminar Nasional Pembelajaran Matematika, Sains, dan Teknologi (Sinapmasagi) ke-5, Kamis (2/10/2025). Tahun ini, seminar mengusung tema “Inovasi Interdisipliner dalam Pendidikan MIPA untuk Mewujudkan Pembelajaran yang Berdampak dan Berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FKIP Unila ini dihadiri Sekretaris Kota Bandar Lampung, […]

  • RS Jiwa Daerah Pemprov Lampung Berubah Nama Menjadi RS Alamsyah Ratu Perwiranegara

    RS Jiwa Daerah Pemprov Lampung Berubah Nama Menjadi RS Alamsyah Ratu Perwiranegara

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – GUBERNUR Lampung, Rahmat Mirzani Djausal meminta Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara tidak hanya membawa nama besar tokoh yang diabadikan, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berpihak kepada masyarakat. “Nama Alamsyah Ratu Perwiranegara tidak hanya terlihat di depan gedung, tapi juga terasa dalam pelayanan yang diberikan,” ucap Gubernur Mirza saat meresmikan […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemprov Lampung Teguhkan Komitmen Persatuan dan Perdamaian

    Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemprov Lampung Teguhkan Komitmen Persatuan dan Perdamaian

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi. Upacara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta […]

  • Temuan Kasus TBC Lampung Baru 20 Persen, Wagub Jihan Dorong Skrining Aktif

    Temuan Kasus TBC Lampung Baru 20 Persen, Wagub Jihan Dorong Skrining Aktif

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) secara daring bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (5/6/2026). Rapat yang digelar di Ruang Kerja Wakil Gubernur tersebut membahas evaluasi sekaligus langkah strategis percepatan penanggulangan TBC di tahun anggaran 2026. Dalam arahannya, Jihan menyoroti masih rendahnya angka penemuan kasus TBC di […]

  • Sekdaprov Lampung Terima Kunjungan Ombudsman, Perkuat Pelayanan Publik

    Sekdaprov Lampung Terima Kunjungan Ombudsman, Perkuat Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – SEKRETARIS Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menerima kunjungan Pimpinan Ombudsman RI, Fikri Yasin, bersama jajaran Perwakilan Ombudsman Lampung di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (29/4/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut juga dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi sektor […]

  • MBG Jadi Motor Ekonomi Desa, Gubernur Mirza Minta Dapur Gizi Serap Produk Lokal

    MBG Jadi Motor Ekonomi Desa, Gubernur Mirza Minta Dapur Gizi Serap Produk Lokal

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi bagi anak-anak sekolah, tetapi juga harus menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan roda ekonomi hingga ke tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia […]

expand_less