Breaking News
light_mode

Karantina Lampung dan KSKP Selamatkan 807 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – BADAN Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina Lampung) berkolaborasi bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan Flight Protecting Indonesia’s Birds kembali selamatkan 807 burung dari perdagangan ilegal di di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (14/6) dini hari. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas karantina.

Kronologi Kejadian

Sekitar pukul 02.30 WIB, petugas menghentikan dan memeriksa satu unit kendaraan jasa pengiriman paket yang akan menyeberang menuju pulau Jawa. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ratusan burung yang disembunyikan di dalam kabin, di atas kabin, hingga pada bagian sasis bawah kendaraan.

“Dari pemeriksaan, diketahui bahwa satwa-satwa tersebut berasal dari Palembang dan akan dikirim ke Tangerang tanpa dilaporkan ke petugas karantina, dan tidak dilengkapi dokumen karantina yang dipersyaratkan,” ungkap Donni Muksydayan, Kepala Karantina Lampung dalam keterangan tertulis (15/6).

Beberapa dokumen persyaratan lalu lintas burung tersebut diantaranya adalah sertifikat veteriner, sertifikat karantina, serta Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri (SATS-DN).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sebanyak 807 ekor burung yang dikemas menggunakan 13 keranjang plastik warna putih dan 19 kardus. Dari jumlah tersebut, 65 ekor merupakan satwa yang dilindungi, yaitu terdiri atas 22 ekor Burung Cica Daun Sayap Biru, 33 ekor Burung Cica Daun Sumatra, 4 ekor Burung Cica Daun Kecil, 1 ekor Burung Cica Daun Besar, dan 5 ekor Burung Serindit Melayu.

Sementara itu, 742 ekor lainnya merupakan jenis burung yang tidak dilindungi, yang terdiri atas 572 ekor Burung Kacamata, 65 ekor Burung Madu Pengantin, 35 ekor Burung Madu Kelapa, 17 ekor Burung Kepodang, 8 ekor Burung Pijantung, 7 ekor Burung Kutilang Emas, 9 ekor Burung Berinji Bergaris, 7 ekor Burung Tepus Kepala Hitam, 6 ekor Burung Tepus Kepala Abu, 6 ekor Burung Pelatuk Bawang, 4 ekor Burung Brinji Rambut Tunggir, 2 ekor Burung Kecambang Gadung, 2 ekor Burung Sempur Hujan Darat, serta masing-masing 1 ekor Burung Empuloh Janggut dan Burung Jingjing.

Petugas karantina juga mengamankan dua orang sopir yang berada di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya diketahui dibayar sebesar Rp1.200.000 dan akan dibayarkan setelah barang sampai di tujuan. Keduanya saat ini telah diamankan dan masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, kendaraan yang digunakan untuk mengangkut satwa juga turut ditahan sebagai barang bukti. Aparat penegak hukum masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk menelusuri pihak pemilik barang, pengirim, serta jaringan yang diduga terlibat dalam pengiriman satwa liar tersebut.

“Penindakan seperti ini penting untuk memberikan efek jera. Namun yang lebih penting adalah memastikan jaringan di baliknya dapat ditelusuri, sehingga tidak hanya pelaku di lapangan yang ditangani, tetapi juga pihak pengirim dan pemilik barang,” ujarnya.

Risiko Penyebaran Penyakit Dan Dukungan Upaya Konservasi

Donni menegaskan, bahwa ketentuan karantina bukan hanya soal administrasi, tetapi bagian dari sistem pelindungan agar lalu lintas hewan, ikan dan tumbuhan tidak menimbulkan risiko penyebaran hama dan penyakit yang berpotensi dapat menimbulkan masalah kesehatan baik bagi sesama hewan maupun bagi manusia, serta masalah bagi lingkungan. Sehingga menurutnya, setiap lalu lintas hewan wajib memenuhi persyaratan karantina yang berlaku.

Selain itu berdasarkan Undang-Undang No 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, Barantin juga menjalankan fungsi pengawasan terhadap lalu lintas satwa liar dan langka guna mendukung upaya pelesatarian keaneka ragaman hayati.

Menurutnya, angka 807 ekor burung yang diamankan tidak hanya menunjukkan besarnya upaya pengiriman ilegal, tetapi juga menjadi indikator bahwa tekanan terhadap satwa liar di alam masih terus terjadi. Seperti diketahui, bahwa burung memiliki peran penting dalam ekosistem, mulai dari penyebaran biji, penyerbukan tanaman, hingga menjaga keseimbangan rantai makanan. Ketika satwa terus diambil dari alam, dampaknya tidak hanya pada populasinya, tetapi juga pada fungsi ekologis yang mereka jalankan. Ia juga menambahkan bahwa keberadaan satwa yang dilindungi dalam pengiriman tersebut menunjukkan bahwa ancaman terhadap keanekaragaman hayati masih nyata.

“Temuan jenis yang dilindungi dalam pengiriman ini menjadi pengingat bahwa perdagangan satwa liar masih perlu menjadi perhatian serius. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dan harus kita jaga keberlanjutannya,” kata Donni.

Ia berharap pengungkapan ini dapat menjadi pengingat bahwa perdagangan satwa liar tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga pada keseimbangan alam yang lebih luas. Ketika masyarakat memilih untuk tidak membeli satwa hasil tangkapan alam dan berani melaporkan pelanggaran, maka rantai perdagangan ilegal ini dapat diputus. Itulah langkah sederhana yang menurutnya dapat berdampak besar bagi keberlanjutan lingkungan.

Pengungkapan kegiatan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang menyampaikan informasi kepada petugas karantina, yang kemudian bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni. Donni sangat mengapresiasi atas kepedulian masyarakat tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa sudah adanya kesadaran publik dalam menjaga sumber daya alam hayati, sehingga sangat membantu dalam upaya pengawasan di lapangan.

Dalam penanganan kasus ini, Karantina Lampung berkoordinasi dengan FLIGHT Protecting Indonesia’s Birds untuk melakukan identifikasi jenis burung yang diamankan. Selanjutnya, seluruh satwa diserahterimakan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan dilepasliarkan kembali ke habitat yang sesuai.

“Keberhasilan pengungkapan 807 ekor burung ini menjadi penegasan bahwa pelindungan satwa liar membutuhkan kerja bersama antara masyarakat, aparat pengawas, serta instansi terkait lainnya untuk menjaga kekayaan hayati Indonesia tetap lestari,” pungkas Donni. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpin Rakor, Bupati Ardito Dorong Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Reforma Agraria

    Pimpin Rakor, Bupati Ardito Dorong Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Reforma Agraria

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    LAMPUNG TENGAH (PERISAILMPUNG.COM) — BUPATI Lampung Tengah, Ardito Wijaya, memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan Reforma Agraria di daerah setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (1/10/2025).Rakor ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Pertanahan Lampung Tengah, Nurwanda, Sekretaris Daerah Lampung Tengah, Welly Adi Wantra, para asisten, staf […]

  • Stadium General FUSA UIN RIL Bahas Link and Match Ilmu Keislaman dengan Dunia Kerja

    Stadium General FUSA UIN RIL Bahas Link and Match Ilmu Keislaman dengan Dunia Kerja

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) – FAKULTAS Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Raden Intan Lampung menggelar Stadium General bertema “Link and Match Ilmu-ilmu Keislaman dengan Dunia Kerja Menuju Indonesia Emas 2045” di Aula FUSA, Kamis (2/10/2025). Acara ini menghadirkan narasumber Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, S.STP., M.Si.Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi […]

  • PLN Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan D3 sampai S2 di Seluruh Indonesia

    PLN Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan D3 sampai S2 di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA (PERISAILAMPUNG.COM) – PT PLN (Persero) kembali membuka kesempatan berkarir bagi putra-putri terbaik bangsa melalui Rekrutmen Umum PLN Group 2025 yang dimulai pada 1 Oktober 2025. Rekrutmen ini sebagai wujud nyata kontribusi PLN terhadap pembangunan sumber daya manusia di sektor energi. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN […]

  • Unila dan Untirta Perkuat Kerjasama Tridharma Serta Pengembangan SDM

    Unila dan Untirta Perkuat Kerjasama Tridharma Serta Pengembangan SDM

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) – UNIVERSITAS Lampung (Unila) dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa  (Untirta) menjalin kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., dan Rektor Untirta Prof. Dr. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., di Ruang […]

  • Gubernur Lampung Lantik 1.082 PPPK Tahap II, Tegaskan Tanggung Jawab Moral dan Pengabdian

    Gubernur Lampung Lantik 1.082 PPPK Tahap II, Tegaskan Tanggung Jawab Moral dan Pengabdian

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) — GUBERNUR Lampung melalui Asisten Administrasi Umum, Sulpakar, melantik sekaligus mengambil sumpah/janji jabatan 1.082 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (1/10/2025). Pelantikan tersebut berlangsung secara serentak di 10 lokasi berbeda, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 800.1.2.5/5430/VI.04/2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabatan […]

  • UBL Hadirkan Akademisi Cardiff University, Kupas Transformasi Digital dan Strategi Bisnis AI di Era Disrupsi Global

    UBL Hadirkan Akademisi Cardiff University, Kupas Transformasi Digital dan Strategi Bisnis AI di Era Disrupsi Global

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — UNIVERSITAS Bandar Lampung (UBL) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berorientasi internasional dengan menghadirkan akademisi dari Cardiff University dalam kegiatan International General Lecture bertajuk Digital Transformation and AI-Driven Business Strategy yang berlangsung di Auditorium Kampus Pascasarjana UBL pada 12–13 Mei 2026. Kuliah umum internasional tersebut menghadirkan Dr. Prabirendra Chatterjee, Dosen marketing Cardiff University, yang […]

expand_less