Breaking News
light_mode

Pemprov Lampung Antisipasi Kenaikan Harga Pangan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung melakukan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri RI dan beberapa Kementerian serta lembaga vertikal lainnya secara daring dari ruang command center Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Selasa (18/08/2026).

Selain Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik, Yanyan Ruchyansyah, Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Provinsi Lampung.

Pada rakor tersebut Pemerintah Provinsi Lampung diminta memperkuat pengawasan harga dan ketersediaan bahan pangan menyusul kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di sejumlah daerah pada minggu kedua Agustus 2026. Langkah ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menghadapi potensi El Nino dan kekeringan yang diperkirakan terjadi pada periode September hingga Desember 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Komjen Pol Tomsi Tohir mengatakan pemerintah daerah perlu bersama-sama menjaga harga bahan pokok agar tetap terjangkau dan tidak mengalami kenaikan yang berlebihan. Menurut dia, stabilitas harga pangan menjadi bagian penting dalam menjaga kesejahteraan dan daya beli masyarakat.

Dalam rakor itu, BPS memaparkan perkembangan inflasi nasional sekaligus kondisi harga pangan terkini. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebut inflasi year to date hingga Juli 2026 mencapai 1,65 persen, sedangkan inflasi year on year berada di angka 2,88 persen.

BPS juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mewaspadai dampak El Nino dan potensi kekeringan yang diperkirakan terjadi hingga awal kuartal serta fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) pada September-Desember 2026. Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan pengalaman sebelumnya ketika curah hujan rendah berdampak terhadap produksi pangan dan mendorong kenaikan harga.

Kewaspadaan tersebut relevan bagi Lampung karena pada minggu kedua Agustus 2026 provinsi ini termasuk daerah yang mengalami kenaikan IPH antara 1 hingga 2 persen. Selain Lampung, kenaikan dalam rentang tersebut juga terjadi di Bengkulu, Jambi, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Gorontalo.

Pada tingkat kabupaten/kota, Lampung Tengah menjadi salah satu daerah yang perlu mendapat perhatian karena perubahan IPH-nya berada di atas 3 persen. Secara nasional, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH pada minggu kedua Agustus mencapai 207 daerah, meningkat dibandingkan minggu sebelumnya yang berjumlah 193 daerah.

Kenaikan harga pangan terutama dipengaruhi oleh komoditas daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, dan beras. BPS mencatat harga daging ayam ras naik 4,92 persen dari Rp38.164 menjadi Rp40.041 per kilogram, atau berada sedikit di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp40.000.

Untuk beras, kenaikannya memang relatif tipis secara nasional, tetapi tetap perlu diantisipasi karena komoditas tersebut memiliki pengaruh besar terhadap inflasi. Harga beras medium pada minggu kedua Agustus meningkat 0,23 persen, sementara beras premium naik 0,20 persen dibandingkan Juli 2026.

Sementara itu, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, turut hadir dalam rakor sebagai perwakilan Kepala Bapanas. Dalam bahan rapat yang disampaikan, pemerintah juga menempatkan pengendalian ketersediaan dan harga pangan sebagai bagian penting dari upaya menjaga stabilitas inflasi daerah.

Dari sisi cadangan pangan, Perum Bulog menyampaikan bahwa stok beras nasional berada pada level yang sangat besar. Kepala Divisi Perencanaan Operasi dan Analisa Harga Pasar Perum Bulog Muhammad Wawan Hidayanto menyebut stok beras yang dikuasai Bulog mencapai sekitar 5,2 juta ton.

Kondisi tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk menggunakan penguasaan cadangan beras sebagai instrumen intervensi apabila terjadi kenaikan harga di daerah. Sekjen Kemendagri meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tidak menunggu harga melonjak sebelum melakukan intervensi, melainkan aktif memantau pasar dan segera berkoordinasi dengan Bulog ketika ditemukan kenaikan harga yang tidak wajar.

Tomsi juga meminta TPID bersama Forkopimda turun langsung ke pasar untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan pangan. Menurut dia, pemantauan lapangan diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui lebih cepat apabila terdapat persoalan distribusi, stok, maupun pembentukan harga yang tidak sesuai kondisi sebenarnya.

Bagi Lampung, langkah pengawasan tersebut menjadi penting untuk menjaga stabilitas harga di tengah potensi tekanan dari faktor cuaca dan perkembangan harga komoditas pangan. Dengan pemantauan pasar yang lebih aktif, koordinasi TPID, serta dukungan intervensi cadangan pangan melalui Bulog, pemerintah diharapkan dapat mencegah kenaikan harga yang terlalu tinggi sehingga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan daya beli masyarakat Lampung tetap terjaga. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Lampung Gelar Siger Smash Padel Tournament, Dorong Transaksi Digital dan UMKM

    BI Lampung Gelar Siger Smash Padel Tournament, Dorong Transaksi Digital dan UMKM

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PERISAI LAMPUNG – BANK Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung menggelar Siger Smash Padel Tournament 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas penggunaan transaksi digital melalui QRIS, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan gaya hidup sehat di masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di The Canopy Lampung, Bandarlampung, Minggu (19/7/2026), dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang memberikan apresiasi […]

  • Karantina Lampung dan KSKP Selamatkan 807 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

    Karantina Lampung dan KSKP Selamatkan 807 Ekor Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Bakauheni

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – BADAN Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina Lampung) berkolaborasi bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan Flight Protecting Indonesia’s Birds kembali selamatkan 807 burung dari perdagangan ilegal di di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (14/6) dini hari. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi […]

  • Rektor Unila dan Wamen Sains Teknologi Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Garuda di Lampung

    Rektor Unila dan Wamen Sains Teknologi Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Garuda di Lampung

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – REKTOR Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., bersama Wakil Menteri Pendidikan Sains dan Teknologi Prof. Stella, meninjau lokasi calon lahan pembangunan Sekolah Garuda di Provinsi Lampung, Rabu (22/10/2025). Sekolah Garuda merupakan bentuk komitmen investasi jangka panjang dalam memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Kehadiran sekolah ini diharapkan […]

  • Setelah Melahirkan Dua Anak Harimau, Kini Bayi Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau Lampung

    Setelah Melahirkan Dua Anak Harimau, Kini Bayi Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau Lampung

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – KABAR gembira kembali datang dari Taman Satwa Lembah Hijau Lampung. Setelah berhasil mencatat kelahiran dua anak Harimau Sumatera pada Februari 2026 lalu, kini Lembaga Konservasi Lembah Hijau kembali menambah koleksi satwa hasil penangkaran dengan lahirnya seekor bayi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis), Jumat (5/6/2026). Bayi gajah berjenis kelamin betina tersebut lahir dari pasangan […]

  • Sebelum Bara Menjalar, Jihan Minta Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

    Sebelum Bara Menjalar, Jihan Minta Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela meminta kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkuat dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari personel, peralatan, akses sumber air hingga sistem penanganan di wilayah rawan. Menurut Jihan, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan di Lampung selama ini relatif mampu merespons kebakaran setelah titik api muncul. […]

  • UBL Dorong Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa Terapkan Program Biopori Berbasis Partisipasi Warga

    UBL Dorong Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa Terapkan Program Biopori Berbasis Partisipasi Warga

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG — UNIVERISTAS Bandar Lampung (UBL) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pembuatan lubang resapan biopori. Program ini dilaksanakan di tujuh titik pada lima kelurahan, yakni Labuhan Ratu, Kupang Teba, Tanjung Gading, Labuhan Dalam, dan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, beberapa waktu lalu. Kegiatan […]

expand_less