Breaking News
light_mode

OJK Perkuat Kebijakan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan program prioritas nasional pembangunan tiga juta rumah melalui penguatan kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) serta sinergi lintas kementerian dan pemangku kepentingan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan komitmen tersebut dalam pertemuan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait. Ia menegaskan bahwa OJK siap mendukung penuh implementasi program tersebut melalui berbagai kebijakan strategis.

Friderica menjelaskan, OJK telah menggelar Rapat Dewan Komisioner pada pekan lalu dan menetapkan sejumlah langkah untuk mempercepat realisasi program perumahan nasional.

Kebijakan pertama, OJK menetapkan bahwa informasi yang ditampilkan dalam laporan SLIK adalah kredit atau pembiayaan dengan nominal di atas Rp1 juta, baik berdasarkan plafon maupun baki debet setiap debitur.

“Dalam Rapat Dewan Komisioner, kami memutuskan bahwa laporan SLIK hanya akan menampilkan kredit dengan nominal di atas Rp1 juta, baik berdasarkan akumulasi catatan kredit debitur maupun baki debetnya,” ujar Friderica.

Kebijakan kedua, OJK mempercepat pembaruan status pelunasan pinjaman dalam SLIK menjadi maksimal tiga hari kerja setelah pelunasan dilakukan. Kebijakan ini ditargetkan mulai berlaku paling lambat akhir Juni 2026.

Menurut Friderica, langkah tersebut akan membantu mempercepat proses pengajuan pembiayaan perumahan.

“Ketika pinjaman telah dilunasi, dalam waktu maksimal tiga hari statusnya sudah tercatat dalam SLIK. Hal ini penting untuk mendukung percepatan pembiayaan perumahan,” jelasnya.

Selain itu, OJK juga memberikan akses kepada BP Tapera terhadap data SLIK sesuai ketentuan yang berlaku guna mempercepat proses pemberian fasilitas pembiayaan perumahan.

Dalam upaya memperkuat dukungan terhadap program ini, OJK melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun akan menerbitkan penegasan bahwa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi merupakan bagian dari program prioritas pemerintah.

Tak hanya itu, OJK bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan membentuk Satuan Tugas Percepatan Program 3 Juta Rumah. Satgas ini akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari OJK, kementerian terkait, BP Tapera, asosiasi pengembang, hingga pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat koordinasi dan menyelesaikan berbagai kendala di sektor jasa keuangan.

OJK juga menegaskan bahwa data dalam SLIK tidak secara otomatis menentukan diterima atau ditolaknya pengajuan kredit atau pembiayaan. Data tersebut hanya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam analisis kredit.

Sebelumnya, OJK telah menerbitkan Surat OJK Nomor S-2/D.03/2025 tertanggal 14 Januari 2025 tentang dukungan terhadap program pengadaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta peningkatan kualitas pelaporan SLIK.

Melalui kebijakan tersebut, OJK menegaskan bahwa SLIK bersifat netral dan bukan daftar hitam. Tidak ada ketentuan yang melarang pemberian kredit kepada debitur dengan kualitas kredit selain lancar, termasuk untuk pembiayaan bernilai kecil.

Keputusan pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi MBR tetap menjadi kewenangan masing-masing bank dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mitigasi risiko.

OJK juga terus mendorong perbankan untuk meningkatkan kualitas data SLIK melalui pengkinian data secara berkala.

“OJK akan terus mendukung berbagai langkah percepatan program tiga juta rumah. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program pemerintah,” tutup Friderica. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN RIL Siapkan Kemandirian BLU Lewat Layanan Haji dan Umroh Serta Penguatan Ekonomi Umat

    UIN RIL Siapkan Kemandirian BLU Lewat Layanan Haji dan Umroh Serta Penguatan Ekonomi Umat

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – STRATEGI peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) melalui sektor haji dan umroh menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Kerja (Raker) 2026 UIN Raden Intan Lampung (RIL), Sabtu (18/04/2026), di Lamban Raden Intan. Hadir sebagai narasumber, Wardi Taufik, S.Ag., M.Si., C.A.H., Direktur Pelaksana LSP Pariwisata Syariah Indonesia. Ia menekankan pentingnya peran kampus dalam memberikan […]

  • Lampung Tancap Gas Eliminasi TBC, Wagub Jihan Siapkan Strategi Terpadu hingga Level Desa

    Lampung Tancap Gas Eliminasi TBC, Wagub Jihan Siapkan Strategi Terpadu hingga Level Desa

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – WAKIL Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC). Penegasan ini disampaikan saat menerima kunjungan Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026). Jihan menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI sebelumnya. Mengingat Lampung masuk dalam […]

  • Rektor UIN Raden Intan Lantik Tiga Pejabat Baru Eselon III, Tegaskan Komitmen Hadapi Tantangan Global

    Rektor UIN Raden Intan Lantik Tiga Pejabat Baru Eselon III, Tegaskan Komitmen Hadapi Tantangan Global

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – REKTOR Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., melantik tiga pejabat baru Eselon III di lingkungan kampus setempat. Prosesi pelantikan berlangsung di Lobby Lantai 8 Gedung Academic & Research Center, Selasa (4/11/2025). Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, […]

  • Pelindo Regional 2 Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Tambah QCC 004, Perkuat Posisi Lampung sebagai Gerbang Logistik Sumatera

    Pelindo Regional 2 Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Tambah QCC 004, Perkuat Posisi Lampung sebagai Gerbang Logistik Sumatera

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PT PELABUHAN Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang meresmikan depo petikemas sekaligus menyambut kedatangan Quay Container Crane (QCC) 004 di Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang, Selasa (19/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur kepelabuhanan untuk mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang […]

  • UIN Raden Intan Lampung Jaring Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030

    UIN Raden Intan Lampung Jaring Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG (PERISAILAMPUNG.COM) – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) memulai proses penjaringan Bakal Calon Rektor periode 2026–2030. Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Safari, M.Sos.I., mengatakan bahwa pengumuman penjaringan bakal calon rektor akan berlangsung mulai 29 September hingga 5 Oktober 2025. “Untuk tahap pendaftaran dan pengiriman […]

  • Pelindo: Arus Peti Kemas Domestik dan Internasional Sama-sama Tumbuh Positif

    Pelindo: Arus Peti Kemas Domestik dan Internasional Sama-sama Tumbuh Positif

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM— AKTIVITAS ekonomi nasional pada awal tahun 2026 menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari meningkatnya arus peti kemas di sejumlah pelabuhan utama yang menjadi indikator penting aktivitas produksi, perdagangan, konsumsi, investasi, dan distribusi nasional. Hingga April 2026, arus peti kemas yang dilayani PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencapai 6,42 juta Twenty-foot Equivalent Units […]

expand_less