Merajut Kemandirian Pangan dari Telur Lokal
- account_circle Redaksi
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak
PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung bersama Persatuan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Petelur Nasional (PPN) Lampung memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem peternakan telur yang berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan daerah serta meningkatkan peran peternak lokal dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Penguatan Ekosistem Peternak Telur dan Kemandirian Pangan bersama PPN Lampung yang digelar di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Senin (3/8/2026).
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya membangun ekosistem peternakan telur secara menyeluruh, mulai dari aspek produksi, distribusi, hingga perluasan akses pasar. Langkah tersebut diperlukan untuk menciptakan tata kelola usaha peternakan yang lebih baik sekaligus memberikan kepastian bagi keberlangsungan usaha para peternak.
Penguatan ekosistem ini juga diarahkan untuk menjamin ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat melalui pengelolaan produksi dan distribusi telur yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah optimalisasi penyerapan produksi telur peternak lokal melalui berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui upaya tersebut, UMKM peternak telur diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok penyediaan telur bagi program nasional tersebut.
Selain itu, stabilitas harga pakan dan harga telur di tingkat peternak juga menjadi perhatian penting. Kestabilan harga dinilai sebagai faktor strategis dalam menjaga produktivitas, memberikan kepastian usaha, serta meningkatkan daya saing peternak telur di Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong peningkatan konsumsi telur sebagai sumber protein hewani. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi, sekaligus memperluas penyerapan hasil produksi peternak lokal.
Dalam pengembangan sektor peternakan, peluang hilirisasi produk melalui industri pengolahan tepung telur turut menjadi pembahasan. Pengembangan industri hilir tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai tambah komoditas telur, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat daya saing produk peternakan asal Lampung.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, PPN Lampung, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat ekosistem peternakan telur yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing peternak, memperluas peluang usaha, serta memperkokoh ketahanan pangan di Provinsi Lampung. (Rls)
- Penulis: Redaksi






