Breaking News
light_mode

Modus Titip Muatan Terbongkar, Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 172 Burung Tanpa Dokumen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – BALAI Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Lampung mengamankan 172 ekor burung yang dilalulintaskan tanpa dokumen karantina saat melakukan pengawasan rutin di Pelabuhan Bakauheni, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 04.16 WIB.

Pengungkapan tersebut bermula saat petugas mencurigai sebuah truk yang diduga mengangkut satwa tanpa dokumen resmi. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan enam keranjang plastik berisi burung yang diletakkan di atas kabin kendaraan serta lima kardus berisi burung lainnya yang disimpan di dalam kabin pengemudi.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan 172 ekor burung yang terdiri dari 16 ekor kepodang, tiga ekor poksay mandarin, tiga ekor srigunting kelabu, 100 ekor jalak kebo, dan 50 ekor ciblek.

Kepala Balai Karantina Lampung, Donni Muksydayan, mengatakan pengawasan lalu lintas hewan merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan hayati Indonesia.

“Temuan ini menunjukkan masih adanya praktik pengiriman satwa yang tidak sesuai aturan. Padahal, prosedur karantina menjadi faktor penting untuk memastikan kesehatan hewan serta mencegah penyebaran hama dan penyakit,” kata Donni.

Sementara itu, Penanggung Jawab Satpel Pelabuhan Bakauheni Karantina Lampung, Ahmad Setianegara, menjelaskan pengamanan dilakukan setelah petugas menemukan indikasi ketidaksesuaian antara muatan dan manifest kendaraan.

“Seluruh satwa diketahui tidak dilengkapi dokumen karantina dan tidak pernah dilaporkan kepada petugas karantina sebagaimana ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Kepada petugas, pengemudi mengaku burung-burung tersebut diangkut dari Palembang dan rencananya akan diturunkan di sekitar Gerbang Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang. Selanjutnya, satwa itu akan diambil oleh pihak penerima yang tidak mereka kenal secara langsung.

Dari keterangan yang diperoleh, kedua pengemudi mengaku baru pertama kali membawa muatan satwa tersebut. Mereka menerima tawaran untuk mengangkut barang tambahan di luar muatan resmi dengan imbalan Rp400 ribu yang akan dibayarkan setelah barang tiba di tujuan.

“Kami hanya diminta mengantar sampai titik tertentu dan upah akan dibayar setelah barang sampai. Kami tidak tahu kalau harus ada dokumen karantina,” ujar salah seorang pengemudi.

Menurut Donni, modus menggunakan jasa pengemudi atau kurir sebagai pihak ketiga merupakan pola yang kerap digunakan pelaku utama untuk menghindari pengawasan petugas.

“Pelaku utama biasanya tidak terlibat langsung. Mereka memanfaatkan pengemudi atau kurir yang sedang mencari tambahan penghasilan. Modus seperti ini cukup sering kami temukan di lapangan,” ungkapnya.

Donni menegaskan, pengawasan karantina merupakan amanat negara untuk menjaga keamanan hayati dan mencegah penyebaran hama maupun penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan. Ketentuan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan yang mewajibkan setiap media pembawa dilengkapi dokumen karantina serta dilaporkan kepada pejabat karantina sebelum dilalulintaskan.

“Setiap pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara paling lama dua tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 miliar,” tegasnya.

Saat ini seluruh satwa, pengemudi, dan kendaraan pengangkut telah diamankan di Kantor Satpel Bakauheni untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga masih menelusuri pihak pengirim dan penerima yang diduga menjadi bagian dari jaringan distribusi satwa tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tawaran penghasilan tambahan yang terlihat menguntungkan dapat berujung pada konsekuensi hukum yang serius apabila tidak disertai pemahaman terhadap aturan yang berlaku. Selain berpotensi melanggar hukum, praktik tersebut juga dapat mengancam kelestarian satwa dan keamanan hayati yang menjadi tanggung jawab bersama. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agrowisata Kaligua PTPN I Reg. 3: Menyatu dengan Alam, Menyegarkan Jiwa lewat “The Healing Power of Tea”

    Agrowisata Kaligua PTPN I Reg. 3: Menyatu dengan Alam, Menyegarkan Jiwa lewat “The Healing Power of Tea”

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BREBES (PERISAILAMPUNG.COM) – HAMPARAN kebun teh di lereng Gunung Slamet, Kawasan Agrowisata Kaligua, Brebes, Jawa Tengah, membentang indah bagaikan permadani hijau yang memeluk kontur perbukitan. Berada di ketinggian 1.500–2.000 meter di atas permukaan laut, kawasan milik PTPN I Regional 3 (dulu PTPN IX) ini memiliki udara sejuk hingga dingin. Tak heran, para pekerja maupun warga […]

  • Unila Perkuat Pengakuan Prestasi Mahasiswa Melalui Buku Rubrik Tahun 2026

    Unila Perkuat Pengakuan Prestasi Mahasiswa Melalui Buku Rubrik Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM– UNIVERSITAS Lampung (Unila) mensosialisasikan Buku Rubrik Pengakuan Prestasi Mahasiswa Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat mekanisme pengakuan, penilaian, dan pelaporan prestasi mahasiswa secara terukur, objektif, dan terintegrasi. Kegiatan sosialisasi berlangsung di Ruang Sidang Utama Rektorat Lantai 2 Unila, Rabu (3/6/2026), dan dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Rektor Unila yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. […]

  • Peringati Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 2 Panjang Dorong Budaya Kerja Aman dan Produktif

    Peringati Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 2 Panjang Dorong Budaya Kerja Aman dan Produktif

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – KAMIS, 12 Februari 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Panjang menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Kegiatan rutin tahunan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan kerja sebagai fondasi utama operasional pelabuhan.Peringatan diawali dengan apel Bulan K3 Nasional yang […]

  • Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pembangunan

    Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Program Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus berupaya mempercepat pembangunan yang terintegrasi antara program Pemerintah Pusat dan program prioritas daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, seusai memimpin rapat terkait Kolaborasi dan Sinergi Pelaksanaan Program Pembangunan Nasional dan Daerah di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, […]

  • Dukung Konservasi Satwa Liar, Gubernur Mirzani Kenalkan Anak Harimau Puspa dan Muli Sikop

    Dukung Konservasi Satwa Liar, Gubernur Mirzani Kenalkan Anak Harimau Puspa dan Muli Sikop

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Foto : Dok Adpim PERISAILAMPUNG.COM – GUBERNUR Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung konservasi satwa liar saat memperkenalkan dua anak Harimau Sumatera di Taman Satwa Lembah Hijau, Bandarlampung, Jumat (22/5/2026). Dua anak harimau betina tersebut diberi nama Puspa dan Muli Sikop. Keduanya lahir pada 14 Februari 2026 dari pasangan Harimau Sumatera […]

  • Hadiri Yudisium Teknik Unila, Sekdaprov Marindo Dorong Lulusan Teknik Unila Jadi Motor Inovasi di Era Bonus Demografi

    Hadiri Yudisium Teknik Unila, Sekdaprov Marindo Dorong Lulusan Teknik Unila Jadi Motor Inovasi di Era Bonus Demografi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — SEKRETARIS Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mendorong para lulusan Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila) untuk meningkatkan keterampilan, daya saing, serta semangat inovasi dalam menghadapi tantangan masa depan, khususnya di tengah momentum bonus demografi. Hal tersebut disampaikan Marindo saat menghadiri Rapat Luar Biasa Senat Fakultas Teknik Unila dalam rangka Yudisium Program Magister, Profesi, Sarjana, […]

expand_less