Breaking News
light_mode

Lampung Raih Mandaya Award 2026, Diakui Berhasil Tekan Kemiskinan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung meraih Mandaya Award 2026 kategori Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan. Penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) tersebut diterima langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Mandaya Award merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pesantren, badan usaha, komunitas, dan individu yang dinilai berhasil menghadirkan dampak nyata dalam pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan.

Penyerahan penghargaan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, bersama sejumlah kepala daerah, pimpinan lembaga, akademisi, pelaku usaha, dan penggerak pemberdayaan masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Penyelenggaraan Mandaya Award sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Melalui penghargaan ini, pemerintah mendorong penanganan kemiskinan yang tidak hanya mengandalkan bantuan sosial, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu meningkatkan taraf hidup secara mandiri.

Dalam sambutannya, Muhaimin menegaskan bahwa keberhasilan pengentasan kemiskinan harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya lembaga atau anggaran, melainkan oleh manfaat yang benar-benar dihasilkan.

“Bukan yang paling besar lembaganya, juga bukan yang paling mahal anggarannya, tetapi yang paling kita harapkan adalah siapa yang dampaknya nyata dan dibuktikan,” ujar Muhaimin.

Ia menjelaskan, pemberdayaan masyarakat harus mampu mendorong perubahan dari ketergantungan terhadap bantuan menuju kemandirian. Bantuan sosial tetap dibutuhkan untuk melindungi kelompok rentan, tetapi harus diiringi program yang membuka akses terhadap pendidikan, keterampilan, pembiayaan, pekerjaan, dan peluang usaha.

Muhaimin juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pemerintah desa, perguruan tinggi, dunia usaha, pesantren, serta lembaga sosial. Kolaborasi tersebut diperlukan agar program pengentasan kemiskinan berjalan terpadu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Pemberdayaan dapat diwujudkan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelatihan keterampilan kerja, pendampingan usaha, serta penguatan ekonomi perdesaan. Selain itu, pendidikan dan peningkatan kapasitas keluarga menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Program Sekolah Rakyat, misalnya, menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Di sisi lain, penguatan ekonomi masyarakat dilakukan melalui perluasan akses pembiayaan, pendampingan usaha, dan keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok program pemerintah.

Ketepatan sasaran juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Penggunaan data sosial ekonomi yang terpadu serta koordinasi antarlembaga diperlukan agar bantuan dan program pemberdayaan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bagi Provinsi Lampung, penghargaan Mandaya Award 2026 menjadi pengakuan sekaligus dorongan untuk memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan melalui pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Tantangannya tidak hanya menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga memperluas kesempatan kerja, meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan memperbaiki akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Penguatan ekonomi perdesaan turut menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Potensi ekonomi lokal perlu didukung dengan pendampingan, perluasan akses pasar, pengembangan usaha produktif, serta keterlibatan berbagai pihak agar masyarakat dapat memperoleh manfaat lebih besar dari kegiatan ekonomi di lingkungannya.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, upaya pengentasan kemiskinan di Lampung diharapkan semakin mampu menciptakan kesempatan yang merata bagi masyarakat. Dengan demikian, penanganan kemiskinan tidak hanya membantu keluarga memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengantar Mimpi dari Pelabuhan, PT Pelindo Regional 2 Panjang Berikan Beasiswa kepada 40 Anak Berprestasi

    Mengantar Mimpi dari Pelabuhan, PT Pelindo Regional 2 Panjang Berikan Beasiswa kepada 40 Anak Berprestasi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – DI BALIK aktivitas pelabuhan yang tak pernah berhenti, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang terus menanamkan kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Melalui program Beasiswa Pelindo Juara, perusahaan memberikan beasiswa kepada 40 anak pekerja berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penerima beasiswa berasal dari berbagai kelompok pekerja di […]

  • Perkebunan Lampung Berkontribusi Besar bagi Ekonomi, Hilirisasi Terus Diperkuat

    Perkebunan Lampung Berkontribusi Besar bagi Ekonomi, Hilirisasi Terus Diperkuat

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung terus memperkuat sektor perkebunan melalui peningkatan produksi, produktivitas, kualitas hasil, hingga percepatan hilirisasi. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Lukman Pura, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung pada Apel Mingguan di Lingkungan Sekretariat […]

  • 1.689 Ekor Burung Tanpa Dokumen Diamankan di Bakauheni, 57 Ekor Satwa Dilindungi

    1.689 Ekor Burung Tanpa Dokumen Diamankan di Bakauheni, 57 Ekor Satwa Dilindungi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PETUGAS gabungan mengamankan 1.689 ekor burung berbagai jenis tanpa dokumen persyaratan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (9/10/2026). Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 ekor teridentifikasi sebagai satwa dilindungi. Ribuan burung tersebut ditemukan di dalam bagasi sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang diperiksa petugas sekitar pukul 19.15 WIB. Seluruhnya dikemas dalam 27 keranjang plastik […]

  • Kampus Didorong Jadi Motor Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

    Kampus Didorong Jadi Motor Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mempercepat hilirisasi komoditas unggulan serta mencetak sumber daya manusia (SDM) yang inovatif dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat memberikan kuliah umum pada kegiatan Harmoni Akademik Nagamandala untuk Anak Tunggal Negeri (HANUANG) 2026 bertema […]

  • Tekan Karhutla dan Kekeringan, Pemprov Lampung Mulai Operasi Modifikasi Cuaca

    Tekan Karhutla dan Kekeringan, Pemprov Lampung Mulai Operasi Modifikasi Cuaca

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PEMERINTAH Provinsi Lampung mulai mengerahkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus mengatasi dampak kekeringan yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk pada waduk dan lahan pertanian. Kick off OMC dilakukan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung dan Badan Meteorologi, Klimatologi, […]

  • Belum Memenuhi Standar Kesehatan, Wagub Jihan Tinjau Rumah Penyintas TBC di Tulang Bawang

    Belum Memenuhi Standar Kesehatan, Wagub Jihan Tinjau Rumah Penyintas TBC di Tulang Bawang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM- WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau langsung rumah penyintas Tuberculosis (TBC) calon penerima bantuan renovasi rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kampung Sumber Makmur, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (20/5/2026). Dalam peninjauan itu, Jihan melihat kondisi rumah penyintas TBC yang dinilai belum memenuhi standar kesehatan dan memerlukan perbaikan agar […]

expand_less