Breaking News
light_mode

Kredit Produktif, UMKM, dan Investasi Masyarakat Lampung Terus Menguat, Sektor Jasa Keuangan Tetap Tangguh

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • print Cetak

PERISAILAMPUNG.COM – OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mencatat kinerja sektor jasa keuangan di Provinsi Lampung tetap tumbuh positif hingga Mei 2026.

Di tengah dinamika ekonomi global, penyaluran kredit perbankan mencapai Rp114,57 triliun atau tumbuh 5,35 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara penghimpunan dana masyarakat meningkat 8,77 persen menjadi Rp75,20 triliun.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengatakan kondisi sektor jasa keuangan di Lampung sepanjang Semester I 2026 tetap sehat, resilien, dan mampu menjalankan fungsi intermediasi secara optimal.

“Kondisi sektor jasa keuangan Lampung hingga Semester I 2026 tetap sehat, resilien, dan mampu menjaga fungsi intermediasi. Ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Fokus kami bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi memastikan sektor jasa keuangan benar-benar hadir mendukung masyarakat, UMKM, dan pembangunan daerah,” ujar Otto, Jumat (10/7/2026).

Jaringan Lembaga Keuangan Semakin Kuat

OJK mencatat jaringan lembaga jasa keuangan (LJK) di Lampung terus berkembang dan siap melayani kebutuhan masyarakat.

Di sektor perbankan terdapat 1 Bank Pembangunan Daerah (BPD Lampung), 23 Bank Perekonomian Rakyat (BPR), 11 BPR Syariah (BPRS), 52 kantor cabang bank umum konvensional, serta 11 kantor cabang bank umum syariah.

Sementara sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) didukung oleh 1 perusahaan modal ventura, 1 dana pensiun, 3 perusahaan gadai swasta, 1 penyelenggara P2P Lending, 9 Lembaga Keuangan Mikro (LKM), dan 162 kantor cabang perusahaan pembiayaan.

Di sektor pasar modal, Lampung memiliki 1 Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia, 7 perusahaan efek, 8 emiten lokal, 1 manajer investasi, 34 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta 18 galeri investasi.

Kredit Tumbuh, Kualitas Tetap Terjaga

Penyaluran kredit perbankan di Lampung mencapai Rp114,57 triliun, meningkat sekitar Rp5,81 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh:

✓Kredit Modal Kerja sebesar Rp54,64 triliun atau tumbuh 2,17 persen.

✓Kredit Investasi sebesar Rp18,93 triliun atau tumbuh 9 persen, menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi.

✓Kredit Konsumsi sebesar Rp40,99 triliun atau tumbuh 8,15 persen.

Di sisi lain, kualitas kredit tetap berada pada level yang sehat. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat 2,73 persen dengan nilai Rp3,13 triliun, sedangkan NPL net berada di level 1,31 persen.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga menunjukkan tren positif, mencapai Rp75,20 triliun atau tumbuh 8,77 persen. DPK tersebut terdiri atas tabungan Rp43,35 triliun, deposito Rp19,77 triliun, dan giro Rp12,08 triliun.

UMKM dan KUR Terus Bertumbuh

OJK menegaskan sektor produktif, khususnya UMKM, tetap menjadi prioritas pembiayaan perbankan di Lampung. Selain memperluas akses pembiayaan, OJK juga mendorong pendekatan berbasis ekosistem agar pelaku UMKM memperoleh pendampingan serta akses pasar.

Hingga Mei 2026, realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp4,35 triliun, meningkat 6,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan telah dimanfaatkan oleh 73.787 debitur.

Wilayah dengan penyaluran KUR terbesar berada di Kabupaten Lampung Tengah, disusul Lampung Timur dan Lampung Selatan, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi pedesaan di Provinsi Lampung.

Industri Pengolahan Dominasi Penyaluran Kredit Berdasarkan lokasi proyek, total kredit bank umum mencapai Rp95,34 triliun.

Lima sektor ekonomi dengan penyaluran kredit terbesar meliputi:

1. Industri Pengolahan sebesar Rp22,47 triliun (23,6 persen).

2. Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp21,18 triliun (22,2 persen).

3. Rumah Tangga sebesar Rp18,52 triliun (19,4 persen).

4. Bukan Lapangan Usaha Lainnya sebesar Rp17,57 triliun (18,44 persen).

5. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar Rp14,73 triliun (15,5 persen).

Secara wilayah, total kredit berdasarkan lokasi kantor bank mencapai Rp88,70 triliun. Kota Bandar Lampung masih menjadi pusat penyaluran kredit dengan kontribusi 57,86 persen atau Rp51,31 triliun, diikuti Kota Metro sebesar 10,43 persen atau Rp9,26 triliun. Lima daerah terbesar menyumbang hampir 90 persen dari total portofolio kredit perbankan di Lampung.

Kinerja IKNB dan Pasar Modal Menguat

Kinerja Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) juga menunjukkan pertumbuhan yang stabil hingga Maret 2026.

Outstanding pembiayaan P2P Lending mencapai Rp1,55 triliun. Sementara itu, total aset Dana Pensiun tercatat Rp199,05 miliar, Lembaga Keuangan Mikro sebesar Rp43,39 miliar, Modal Ventura sebesar Rp37,29 miliar, dan Pegadaian sebesar Rp14,03 miliar.

Di sektor pasar modal, minat masyarakat Lampung untuk berinvestasi terus meningkat. Jumlah investor yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) telah mencapai 203.565 investor, dengan akumulasi nilai transaksi saham dan efek sebesar Rp3,22 triliun hingga Maret 2026.

Edukasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen Terus Diperkuat

Sepanjang Semester I 2026, OJK Lampung menggelar 35 kegiatan literasi keuangan yang menjangkau 8.315 peserta, terdiri atas pelajar, mahasiswa, petani, perempuan, kelompok PKK, hingga pelaku UMKM.

Selain itu, OJK memberikan 4.660 layanan konsumen serta memproses 11.620 layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), yang terdiri dari 7.422 layanan tatap muka dan 4.198 layanan secara daring.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), OJK juga menjalankan sejumlah program strategis, antara lain:

Pembentukan KNMP Desa Perkasa, untuk memperkuat digitalisasi dan inklusi keuangan di Kampung Nelayan Merah Putih Desa Margasari dan Sukorahayu, Lampung Timur.

Program Bank Sampah Sekolah, yang diterapkan di lima SMA/SMK percontohan di Bandar Lampung dan berhasil mendorong pembukaan ribuan rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren Al-Ghifari Lampung Timur dan Al-Muhsin Kota Metro melalui edukasi keuangan syariah serta pembukaan rekening tabungan dan rekening efek bagi para santri.

OJK optimistis sektor jasa keuangan di Provinsi Lampung akan terus tumbuh secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, pelaku usaha, dan media massa, sektor keuangan diharapkan semakin berperan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung. (**)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Memenuhi Standar Kesehatan, Wagub Jihan Tinjau Rumah Penyintas TBC di Tulang Bawang

    Belum Memenuhi Standar Kesehatan, Wagub Jihan Tinjau Rumah Penyintas TBC di Tulang Bawang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM- WAKIL Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau langsung rumah penyintas Tuberculosis (TBC) calon penerima bantuan renovasi rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kampung Sumber Makmur, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (20/5/2026). Dalam peninjauan itu, Jihan melihat kondisi rumah penyintas TBC yang dinilai belum memenuhi standar kesehatan dan memerlukan perbaikan agar […]

  • Semester I 2026, Aset Bank Lampung Capai Rp11,5 Triliun

    Semester I 2026, Aset Bank Lampung Capai Rp11,5 Triliun

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM– BANK Lampung terus mempercepat transformasi digital dan penguatan tata kelola perusahaan sebagai strategi meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Langkah tersebut berdampak pada kinerja positif perusahaan sepanjang Semester I 2026, dengan total aset mencapai Rp11,5 triliun atau tumbuh 6,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Direktur Utama Bank […]

  • Kenali Potensi, Tentukan Arah Karier: UBL Mulai Career Discovery Program 1 Juli 2026

    Kenali Potensi, Tentukan Arah Karier: UBL Mulai Career Discovery Program 1 Juli 2026

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – UNIVERISTAS Bandar Lampung (UBL) akan memulai Career Discovery Program (CDP) pada 1 Juli 2026 bagi mahasiswa baru yang telah menyelesaikan heregistrasi. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa mengenali potensi diri, memahami arah karier, dan menyusun rencana pengembangan diri sejak dini, sebelum perkuliahan resmi dimulai pada September 2026. Rektor UBL, Prof. M. Yusuf S. […]

  • PLN UID Lampung Tegaskan Komitmen K3 Lewat Apel Bulan K3 Nasional 2026

    PLN UID Lampung Tegaskan Komitmen K3 Lewat Apel Bulan K3 Nasional 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang profesional, andal, dan kolaboratif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan gelar peralatan kerja guna memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung operasional. Apel Bulan K3 Nasional […]

  • PWI Gelar UKW Angkatan 38, Kompetensi Wartawan Harus Tercermin dari Integritas dan Etika

    PWI Gelar UKW Angkatan 38, Kompetensi Wartawan Harus Tercermin dari Integritas dan Etika

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – PEMERINTAH Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-38 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung. Kegiatan yang berlangsung pada 9–10 Juli 2026 di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Bandar Lampung, dibuka secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Lampung […]

  • Prof. Elfahmi Resmi Jabat Rektor Itera, Prioritaskan Penguatan Riset, Inovasi, dan Pendidikan Unggul

    Prof. Elfahmi Resmi Jabat Rektor Itera, Prioritaskan Penguatan Riset, Inovasi, dan Pendidikan Unggul

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PERISAILAMPUNG.COM – INSTITUT Teknologi Sumatera (Itera) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., dilantik sebagai Rektor Itera periode 2026–2030 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Brian Yuliarto, di Graha Diktisaintek, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Guru Besar Sekolah Farmasi ITB tersebut menggantikan Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha. […]

expand_less